
"Akhirnya.. dia kalah, dia ternyata sangat lemah tanpa mematikan cahaya.." ucap Mana.
Hanya dengan seorang Mana yang menghidupkan lampu LED yang konon katanya bisa menerangi semua dunia. Naràsiūman akhirnya harus melihat bagaimana ekspresi wajah orang menang.
Cohnan yang melakukan finished dengan cara membabak-belurkan mas Naràsiūman biar perhantaman ini menjadi Mana feat Cohnan vs Naràsiūman.
"Buk Mana, Mas Naràsiūman sudah pingsan, dia tak mengatakan kapan dia akan pensiun.." ucap Cohnan.
"Hah? Pensiun dalam hal apaan?"
"Eh, bukan, si Naràsiūman sudah pingsan tapi dia lupa memberitahu kapan dia akan siuman.." balas Cohnan lagi.
"Soūka, Naràsiūman sudah pingsan, baiklah aku akan mencoba melakukan parody biar genre ini berjalan seperti semestinya.." ucap Mana, dia tersenyum, kemudian mulai bergaya bak karakter-karakter di anime Noragami.
"Namamu berseru pada seruanku, nama aslimu tersimpan dalam ingatanku, rahasiamu menjadi rahasiaku, mulai sekarang, namamu adalah!!!"
"Yukine..." balas si Naràsiūman, mendadak dia jadi pedang.
~ Szmanowszky yang melihat adegan itu begitu aneh dan harusnya tidak masuk kriteria alur, akhirnya dia mulai melakukan penulisan ulang dengan kemampuannya.
~
"Orang pingsan memang seharusnya tidur saja, Naràsiūman tidak cocok menjadi Yukine.." ucap Mana.
"Sempat-sempatnya bergaya..." ucap Cohnan.
Mansion milik mas Nijiiro sudah terang-menderang, pertempuran mereka dimulai siang hari, dan sekarang tak terasa saat kemampuan mas Naràsiūman digunakan ternyata itu sudah malam. Jadi wajar saja jika lampunya mati dimalam hari.
Pertempuran ini sudah mencapai akhir, dan sekarang sang Mana mulai menggunakan Zone Anti-Negatifnya kepada Nicki dan kawan-kawan.
Dia mentransfer Anti-Negatif agar membuat mereka sadar kembali dari mimpi indahnya.
~
"Jakku!!!"
"Jakku!!!"
"Jakku!!"
"Apaan sih risih tau, orang lagi enak-enak tiduran juga.." si Jack langsung siuman, dia menatap sang Mana dengan tatapan datar, "Namaku Jack Christoforus!!" Kemudian dia membentak Mana, "Jangan ikuti lidahmu mengucapkan 'Jakku!!' ucapkanlah Jack!! Jika lidahmu suka salah menyebut, maka lidahmu itu tidak berguna!!"
"Souka..." Mana santai, yang lainnya juga terlihat sudah bangun.
"Mana, kau man of the match.." ucap Nicki.
"Girls of the match harusnya, dia kan perempuan!!" Seru Nicko.
"Nikki!!!" Rainbow terlihat tetap terjaga, sedaritadi dia tidak bergerak dalam dunia gelap, karena itu hanya akan buang-buang waktu, "Lain kali, kita akan bertarung kembali!!" Seru Rainbow.
"Kau harusnya tidak mengajak aku untuk bertarung, ajaklah Mana, dia adalah MVP di Arc ini, aku adalah beban.." Nicki kemudian memikirkan kata-kata berikutnya, "Perempuan bertarung melawan Perempuan, itulah keseimbangan yang mantap, dan memperlihatkan tontonan menarik saat ada guncangan.." Nicki mulai mimisan.
"Cukup Niisan, mulai sekarang bagian ini adalah giliranku.." sambung Nicko, "Guncangan gunung kalian yang menari-nari, dan kaki indah kalian bergerak layaknya body mantap, dan jambak-menjambak, adalah gaya dari seorang wanita.." Nicko mulai mimisan, lebih parah dari Nicki.
"Wanita cocoknya melawan wanita, kecantikan, keindahan, ukuran, dan bau wangy-wangy-wangy-wangy..." Nicko semakin gajelas.
"Wangy wangy wangy wangy wangy wangy wangy Elaina wangy wangy wangy huha huha huha huha huha.."
"Stress.." Komentar Rainbow.
"Mana masih muda lagi.." sambung Mana.
"Terminal, kau melihatnya, gadis itu, Mana... dia sangat kuat.."
"Aku melihatnya, Airplane-kun.." balas Terminal.
"Tak kusangka, seorang gadis bisa melawan banyak kroconya Paman Nijiro.." seorang gadis berucap, dia menghisap cerutu dengan begitu dedikasi yang tinggi, Birdsu Skydiving.
"Papahku itu hebat, mereka hoki ajah ngalahin fraksi itu..." Gadis manis ikutan masuk dalam obrolan, "Rainbow-oneechan saja kalahnya tidak jelas, dia hanya kalah dengan pasal dan pelanggaran yang dikatakan oleh detektif..." Gadis ini adalah anak kedua dari Nijiiro. Skiye Skydiving.
"Ara-ara-ara... kalian menonton pertempuran yang menyakitkan mata itu? Nijiiro terlalu bodoh, anakbuah dengan power gajelas dia tampung, itu alasan mengapa aku meninggalkan mansion itu.." Obaasan ini umurnya sekitaran 44, dia lebih tua dari Nijiiro, tepatnya dia adalah istri Nijiro. Niji Skydiving, nama aslinya adalah Niji èn~Cièl.
Skydiving memiliki dua kubu berbenturan, di kubu sang Nijiiro adalah kubu orang-orang dengan kemampuan unik, sedangkan dikubu yang dipimpin oleh Niji, adalah kubu dimana orang-orang yang memiliki kemampuan berbahaya.
"Semua yang telah berakhir, kekalahanku sudah masuk dalam nominasi sebagai kekalahan terburuk melawan cecenguk.." ucap Nijiiro, "Tapi, Nicki-kun, dalam manipulasi penyerangan sepuluh tahun lalu, yang menyerang keluarga Hafnarfjardarsson memanglah Gabbiani.."
"Lalu?"
"Gabbiani dalam pengaruh 'Zone' Batas Maksimal.. Dimana Zone ini adalah Zone yang bisa membuat seseorang melampaui kekuatan aslinya dan membuat mereka tidak bisa mengendalikannya..." Nijiiro menjelaskan, "Singkatnya, kemampuan ini adalah kemampuan milik Istriku, Niji èn~Cièl, Zone berbahaya yang bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran dan mengeluarkan kemampuannya lebih dari yang dikeluarkan pada umumnya..."
"Gabbiani melewati batas normal Manusia super pada umumnya, dan karena itu, akhirnya fraksi Skydiving terpecah menjadi dua kubu.."
Gabbiani nampak sadarkan diri, dan lalu dia berjalan kearah mereka yang sedang mengobrol, saat semakin mendekat, akhirnya dia mengeluarkan suara untuk masuk dalam obrolan.
"Kubu Nyonya Niji sangat kuat, bahkan mungkin kartu-as terkuat kami seperti Asep-san tidak ada apa-apanya, Asep-san mungkin bisa mengalahkan dua orang, tapi dia tidak bisa mengalahkan lainnya.." ucap Gabbiani.
"Yang paling aku takuti adalah seorang Guru TK yang baru direkrut oleh mereka.." ucap Seigino.
"G-guru TK?!!"
Rainbow kemudian memperlihatkan gambar seorang wanita cantik, "Umurnya 37 tahunan, dia adalah Guru TK di sekolah TK Sansone.." ucap Rainbow.
~
"Wow, Seinseih Teacher-san, kau sedang menjadi objek pembicaraan mereka.." ucap Skiye santai.
"Bagaimana, Sensei, tertarik untuk bertamasya?" Niji berucap, dia tersenyum dengan senyuman yang mantap, seperti memancarkan intimidasi.
"Apakah mereka kuat? Aku tidak melihat monitor sedaritadi.." balas Senseih-chan.
"Kurasa, kemampuan Zona Anak-Anakmu bisa mengalahkan mereka, tapi ada satu gadis yang menjadi MVP disana, kemampuannya adalah memanipulasi umur dan zona-nya adalah anti-negatif.. Singkat-...."
"Counter-Attack dari kemampuanku, Kan?" Guru TK ini langsung menghentikan ucapan sang Niji-san, karena dia sudah tahu apa maksud dari Boss-nya tersebut.
"Jadi.. Kau tertarik kan?"
"Pertempuran yang sebenarnya sudah dimulai..." Shiori tersenyum, "Aku mengetahui semua unsur rahasia dari detektif Shunichi Kidou..." sambung Shiori.
Benar saja, dia melihat ponsel, sebuah pesan datang dari kontak bernama 'Shunichi Kidou' "Jadi, Kidou-san, kau akan ikut event pertempuran sebagai siapa? Cohnan kah? atau Kidou?"
Keluarga Hafnarfjardarsson mulai tersenyum sumringah.
"Baiklah, waktunya beraksi.." Irene tersenyum.
"Kita akan mengalahkan fraksi Niji, karena kita adalah sekutu Nijiiro!!"
Akan seperti apa event ini berjalan?
Biarkan rahasia menjadi rahasia.
B E R S A M B U N G