1+1: New

1+1: New
Chapter 6 : Arc Masa Depan Sudah Dimulai, Mungkinkah?



Masa depan adalah masa sekarang yang masih berjalan dan akan semakin menanjak bagaikan jalanan yang berada dalam area Mountain Hitsdown.


Mountain Hitsdown tuh apa? Bukan apa apa hanya sebagian skema pertukaran kata kata agar bisa mengkombinasikan kata terakhir yang akan disebut last end...


Awalan chapter sudah dimulai dengan tidak jelas dan mungkinkah arc ini akan gajelas karena setiap skema dan penulisan seorang amatir akan tetap melahirkan populasi nol viewers begitulah cerita ini bekerja.


Mengkombinasikan parodi dan hal-hal menarik adalah sebuah seni namun pada akhirnya cerita ini akan hancur karena ini berada dalam area yang tidak diketahui..


"Seperti sebuah kapas dan cattenbad. Telinga memiliki hak untuk dibersihkan dan beberapa barang memiliki hak untuk digunakan. Jika mereka tidak ingin digunakan maka apa guna sebuah benda?"


Pria abal abal hadir mengawali chapter ini dengan tidak jelas. Arc woy arc mana arcnya.


Ini kenapa masih bagian dari narasi ini bagaikan akuma no z yang kalah dalam balapan.


"Tinggalkan semua rasa sakit dan ragu.. hidup berawal dari mimpi jika ingin kaya maka tidurlah karena hidup berawal dari mimpi.."


"Sangat hebat kakakku kamu adalah motivator sejati dalam cerita gajelas ini apakah arc ini mengikuti Katekyo Hitman Reborn?" Tanya Nicko.


"Hmmm.. tunggu kupikirkan dulu..."


Dalam pikiran Nicki..


"Meskipun begitu meskipun begini meskipun berakhir.. soredemo ningen nanoka soredemo tatakai ni nanoka.. soredemo hajime no ippo da soredemo Ashita no Joe da.."


Nicki tengah bertanding tinju dengan seorang musuh..


"The end the last game and rule of the game my eyes is eagle and my punch gonna to your breakheart.. Crosshair Lock You Down.. Death Kisses in the forrehead.."


"Musuh apaan ini kenapa kilasbalik ku malah gini arc masa depan bakalan tidak sesusai ekspentasi woy ini hanya bagian dari skema memikirkan ide.. terlalu dangkal author-kun.." ucap Nicki dalam hayalan Nicki.


"My name is Redhawk Spiegel.. my weapon gonna lock you.."


"Ini tinju tadi udah ada soredemo udah ada hajime no ippo udah ada ashita no joe ngapain malah merujuk ke hal Cowboy Beboop astaga ide apaan ini kenapa ideku begini woy hayalanku the end lah please.." ucap Nicki dalam hayalan dirinya.


"Masa depan itu future harusnya arcnya lebih keren lagi niisan ngapain malah ngayalin orang gajelas seperti Redhawk Spiegel.." ucap Nicko yang tiba tiba muncul dalam khayalan Nicki.


"Kisamak ngapain dimari mau masuk dalam filemkah kamera kah atau soredemo anata kimi wa sudah bosan karena di chapter ini aku lebih banyak beraksi..?" ucap Nicki seperti bertanya.


"Aku punya ide untuk masa depan yang lebih baik kak. Ini demi kenyamanan para viewers dalam membaca cerita ini.." ucap Nicko.


Nicko mulai melakukan aksinya dengan cemerlang...


Dalam kilas balik dunia kakak-beradik.. mereka menghadapi masalah sehari hari dengan santai hingga kemudian...


Disuatu hari nanti saat kubertemu denganmu... kau yang saat ini terdiam...


"?????"


Nicko sudah berada dalam narasi dan ide cerita arc masa depan dia mulai bergaya..


"Posatuman the best king my best partner detektif Nicki-kun..." ucap Nicko dalam telepon, dia menelepon kakaknya dengan gaya macem detektif.


"Nicki-kun ndasmu niisan woy niisan aku tuaan bodoh..!!" Jawab Nicki di telepon sembari membentak.


"Sorry brother aku lupa wkwkwk..." Nicko ngakak kemudian..


"Begini Nicki-niisan bagaimana tentang pengamatan anda soal pelaku kejahatan ini.."


"Kenapa bagian dari rencana?"


"Lah ini kan kita ditoilet mana ada pelaku pembunuhan bodoh ini sebagian dari rencana kita untuk eek.." ucap Nicki.


"Eh kenapa mana ini harusnya aksi detektif kenapa ideku malah ke hal hal berak.. woy astaga lupakan ini lupakan ide buruk ini.. ini hanyalah sampah mohon berakhir dan the end.." ucap Nicko..


"Sipgan.." ucap Author.


Karena sang Author-kun sangat bingung dengan ide mereka berdua akhirnya sesi arc pencarian ide dua bersaudara ini berakhir dengan membawa nol possesion futebol the end...


"Ideku lebih baik darimu peak ngapain jadi detektif ujung-ujungnya malah cuma mau melihat eek kita.." ucap Nicki


"Idemu juga ga jelas ngapain ada Redhawk Spiegel.. jika namanya plagiat Cowboy Beboop cerita kita akan dilaporkan keranah hukum bodoh!!"


"Kau yang bodoh!!"


"Kau woy!!"


"Kau...!!"


Dari kejauhan dua pria tengah menyaksikan kekonyolan mereka..


"Jadi mereka adalah dua orang gajelas kah.."


"Entahlah Zandewnsky-san.."


Pria itu bernama Roberto Zandewnsky atau orang orang dikalangan bawah tanah menjulukinya... King Futebol Attack.


"Kurasa ini akan menarik jika mereka menjadi musuh kita bukankah itu benar Wimbledownsky-kun..." ucap Zandewnsky kepada Wimbledownsky.


Wimbledownsky Alexanders si Tangan Kiri dia dijuluki oleh orang orang dikalangan selebriti dengan sebutan "The King of Tennis..."


"The perfect combination... Football and Tennis..."


B


E


R+


S


A


M


B


U


N


G


NB : Next Chapter : Hitungan Mundur Menuju Countdown