1+1: New

1+1: New
Chapter 138 - Social Media.



Parodi, kekerenan, kehebatan, komedi, ecchi, aktion, dan lain-lain jika kalian mencari hal itu disini maka disini hanyalah sebuah fiktif dengan tulisan serba absburd dan sulit dimengerti..


Sebuah tempat online.. Onternetan mungkin..


"Bisa buka peshbuk, twitter, bisa main game.."


"Hungkue? Donat?"


"Past Past Past.."


"Woy ini masa kau nebaknya hungkue donat.. masa ga tau.. bisa buka peshbuk, twitter, bisa main game.. yah smartphone dong ah.."


"Masa iya jawabannya cuma smartphone.. makanya kujawab hungkue donat dan lain lain terus kupast karena bingung jawabannya gimana.. Laptop ajah bisa gitu.. hape nokia juga.. masa iya jawabannya cuma smartphone.."


Dua peserta dari siaran televisi nasional itu tengah berdebat, kebetulan mereka mengikuti show EatOneplusoneBulaga...


Yaitu shownya sangat banyak mulai dari tebak tebakan gambar dan joget joget ga jelas..


"Ini acara apa sih.. lama benar abisnya durasinya sampai empat jam.. padahal aku mau melihat berita yang ada Pandemonican-chan.." ucap Nicki.


Dia selalu menonton televisi disetiap kemunculannya.. dan selalu dengan gaya khas..


"Satu satu aku mencari upilku.. dua dua gali sampai dapat dan akhirnya ketemu.. satu dua tiga.. aku buang upilku.." Nicki menyanyi gajelas dan lalu membuang upilnya yang berikutnya fokoknya entahlah dia lemparnya dimana..


Dan bahkan saking banyaknya "nya" diakhiran kata akhirnya authornya mengetahui hal itu..


"Anjay Niisan kau selalu dibuat oleh penulis selalu muncul dengan menonton televisi dengan gaya khas mengupil.." ucap Nicko yang datang dengan segelas teh hangat.


"Ini konspirasi untuk menjatuhkan popularitasku.. karena aku terlalu keren makanya penulisnya ngebuat kemunculanku selalu begini.." ucap Nicki.


"Sabar niisan.. semua masalah akan bisa diatasi dengan mudah jika kamu selalu bersabar.." ucap Nicko dengan bijak.


Hal ini membuktikan bahwa sang adik lebih dewasa daripada sang kakak dalam memikirkan masalah yang terjadi.


Apalagi sejak dahulu kala mereka selalu bersama.. melakukan kebodohan yang sama dan bersama-sama melakukan kekocakan yang setara.


"Media sosial ini.. koitsumo koitsumo.." ucap Nicki dengan tiba-tiba..


"Koitsumo koitsumo itu apaan niisan..?" Tanya Nicko.


"Artinya selalu selalu.. aku terlalu malas nyebut "selalu" karena kadang "selalu" itu selalu membosankan karena selalu disebut.. selalu selalu dan selalu.. begitulah seterusnya dan selalu selalu seperti itu.." ucap Nicki.


"Selalu selalu selalu seperti itu bagaimana niisan??" Tanya Nicko dengan penasaran.


Kemudian Nicki sang kakak memperlihatkan Smartphonenya yang dia pegang..


Dia melakukan login ke internet dan masuk ke media sosial yaitu peshbuk..


"Inilah kenapa aku nyebutnya selalu dan selalu.." ucap Nicki yang mulai mengeluh..


"Wadoo.. ini mah sudah selalu ada.. jangan ditanya karena era ini banyak wibu ngakunya psikopat abis nonton tokyo ghoul.." ucap Nicko.


Yah benar saja banyak setatus di grup grup anime lover mengaku-ngaku psikopat.


"Watashi psicopat abis nonton tokyu ghul.. jan cem cem sama watashi.."


Dan kemudian lainnya lagi


"Setelah watashi kesana kemari dan melakukan meditasi akhirnya watashi sadar kalau sebenarnya watashi psicopat.."


"Ya sosial media kadang sudah aneh-aneh karena banyak orang sinting diera ini sekarang.." ucap Nicki.


"Jadi kakak kapan kau mulai memainkan peshbuk sejak tahun berapa?" Tanya Nicko yang mulai keppo.


"Aku mainnya sejak kamu masih abal abal dalam menggoda cewek.. ini kan dah tahun 2020.. aku mainnya sejak 2010.. dan memang di era itu juga banyak kecebong tapi ga ada ngaku ngaku watashi psikopat.." ucap Nicki.


"Ya iyalah baka aniki.. jelas jelas ga ada. Tokyo Ghoul ajah animeknya rilis tahun 2014.." ucap Nicko.


"Oh iya lupa.." sambung Nicki.


Kemudian dia mulai login via instagram lagi..


"Dan disini lebih sinting lagi anjay.." ucap Nicki tiba-tiba..


"Woy woy jangan selalu begini woy ini namanya Social Media.. musuhnya mana masa iya daritadi cuma soal sosial media sosial media..!!" Teriak Nicko.


"Tau nih sebenarnya aku ga bakalan bicara begitu tapi ini tulisan cenderung dipaksakan oleh author.. dia bahkan ga bisa buat pertarungan yang bagus." ucap Nicki


"Selalu selalu seperti ini.. parodi membosankan dan awalan seperti ini sangat sangat ga greget.." ucap Nicko.


Televisi tampak tengah menayangkan ending lagu dari Show EatOnePluOneBulaga..


"Tanam tanam ubi tak perlu dibajak.."


"Itu bukan lagunya.. salah woy itu lagu upin dan ipin kenapa nyasar disini!!" Teriak Nicko


"Wadooo.. ini ga bakalan dapat hal yang bagus.. bakalan kena tuntut nih cerita... Kurasa.. kurasa.." ucap Nicki..


Beberapa menit kemudian televisi itu mulai menayangkan sesuatu yang dia tunggu..


"Mohon maaf aku takkan kalah dengan angin.. takkan menyerah dari badai.. takkan lari dalam membawakan berita.." Televisi menayangkan Pandemonican Nicole yang tengah berlari..


"Meskipun aku takkan lari membawakan berita tapi aku sedang berlari mohon maaf.."


"Spiker jangan mengejarnya jangan woy itu lagi syuting berita..!!"


Yah Pandemonican tengah dikejar Anjing yang diberi nama Spiker.


"Yadaa...." Pandemonican masih berlari


"Kuberlari dengan langkah pasti tak berhenti meski banyak rintangan.. hari ini esok atau nanti.. tak menyerah.. kutakkan kalah.. sepatu super..." Pandemonican berlari dan lalu kemudian melakukan jump yang sangat tinggi...


"Eh.." Nicki bahkan nggak ngerti apa ini dan Pandemonican mau beritain hal apa..


"Sepatu Super Ichiban! Selalu lewati harimu dengan lompatan yang menyenangkan.." ucap Pandemonican berikutnya dengan pose memamerkan sepatu tersebut.


Oh ternyata ini lagi promosikan iklan sepatu super Ichiban..


"Keren.. sepatu supernya aku harus beli.." sambung Nicki.


Dicredit iklan menjelaskan hal menarik..


PS : Jika membeli dua paket bakalan dapat tanda tangan Pandemonican-chan.


"Hadduh iklan apaan ini cuma mau menggoda kakakku kayaknya inimah.." sambung Nicko.


Nicki mulai merogoh kantungnya dan mencari sebuah hal yang dinamakan dompet..


"Ikuzoo duit-kun.. come on join me to the shop.." ucap Nicki..


Namun krik krik krik..


"Kan ini tengah dibuat dalam situasi miskin kak.. jelas jelas kita kaya tergantung penulisnya ngetiknya bagaimana.." sambung Nicko. Nicko melanjutkan tradisi meminum teh-nya..


"Teh Olong dipagi hari adalah hal terindah.." sambung Nicko.


"Hmmmm..." Nicki tersenyum licik tanda dia memiliki sebuah rencana terhebat terunik terkeren terimpossible dan tergajelas karena banyak "Ter" nya hanya untuk berusaha semaksimal mungkin mencapai seribu kata lebih.


"Aku adalah Nicki dengan status anti hero namun bisa jadi hero dan melakukan parodi yang ga guna.. aku akan terkenal dan mendapatkan duit dengan cara gampang.." Nicki kemudian mengambil Smartphone-nya..


"T-tidak.. Kak Nicki akan menuju kejalan yang penuh kegalapan dia akan melakukan tipu menipu.." ucap Nicko dengan situasi sepertinya gawat darurat, mungkin.


Nicki tersenyum licik dan menyelam di internet.. senyuman licik yang ga terlalu khas karena terkesan cenderung dipaksakan. Seperti cerita ini cenderung dipaksakan agar mencapai banyak kata-kata.


"Hi gan.. yang jones atau yang ga punya pacar kenalkan aku Nicki.. ps : ini untuk cewek.. bagi yang jones dan cantik saya menerima jasa menyebut anda sayang.. mengingatkan makan.. membangunkan anda tidur.. fokoknya serba media sosial.. harganya cuma murah lah.. 50k persatu kali melakukannya.." Nicki membuat statusnya dengan bersungguh sungguh demi mendapatkan sesuap duit.


"Ini.. selalu selalu dan selalu statusnya di sosial media begitu.. peshbuk atau apapun.. pasti banyak yang spksok open jasa gituan.." ucap Nicko dia tampak memakan dua porsi malabar.


"Enaknya.." sambung Nicko yang menghabiskan dua porsi tersebut tanpa membagikan kepada sang kakak.


"Ini hidup kawan.. serba keras tak punya pikiran tak bisa dapat duit.. kalau terlalu bodoh auto the end in the world.." sambung Nicki.


Nicki sudah beberapa jam menunggu.. sejam.. dua jam.. tiga jam.. empat jam..


"Woy woy temanku ada 5.000 kenapa yang ngelike cuma 18 dan yang koment ga ada!!!" Teriak Nicki dalam mode mengeluh dan lalu kemudian dia melakukan ketikan yang bisa membumihanguskan teman teman peshbuknya..


"Yang feshbuknya masih aktif koment kalau ga mau di undfriend.."


Krik krik.. satu menit.. dua menit.. tiga menit..


Hanya beberapa saat..


"Mampir gan.."


"Numpang koment.."


"Jangan undfriend aku Nicki-kun.."


"Maaf sebelumnya postinganmu ga mampir di berandaku.."


"Kurang ajar giliran buat status begini banyak yang koment.. ku unfriend kalian semua!!" Teriak Nicki yang kesalnya sudah maksimal.


"Ini mode ngeluh di peshbuk sebelumnya ngeluh apalah.. komik sudah terlalu apalah.. klise lah apalah lah.. gitu ajah terus.." ucap Nicko.. kali ini Nicko dia sambil baca To Love Ru volume ke 8..


"Yappari.. To Love Ru omoshiroi da.." sambung Nicko yang mimisan karena melihat hal hal ecchi.


"Koitsumo koitsumo.. selalu selalu.. mereka selalu menanyakan bagaimana apalah hal hal yang tidak penting di sosial media.." ucap Nicki dalam mode bijak kayaknya.. kata kata nya masih berlanjut mungkin kayaknya.


"Seperti berapa umurmu.. berapa ukuran sepatumu.. tinggimu berapa sudah punya pacar belum.. udah makan belum.. hal hal ini sudah terlalu klise dalam permainan sosial media.. selalu dengan hal itu. Seperti saat pagi mereka sok iya-iya.. "Ohayou Minnasan." Atau blablabla hinga.. "kyaa.." "anata.." selalu selalu serba klise selalu selalu serba jepang.." sambung Nicki dengan sangat panjang.


"This is chapter not fighting? Or this is chapter for kimi wa mengeluh segala keburukan sosial media-kah?" Tanya Nicko.


"Bukan soal hal ini.. tapi pada zaman dahulu aku peshbukan.. banyak setatus menyakitkan mata.. dan blablabla.. seperti status pacaran dan kemudian mengejek-ngejek.." ucap Nicki dalam mode serius..


"Puncak pertempuran sosial media adalah menghadapi kenyataan dan ilusi. Banyak wibu bermimpi ke isekai.. banyak ingin ke jepang ataupun memiliki cita-cita setinggi langit.. namun pas ada giliran anti-sosial cem Ayanokouji, Hachiman.. dan blablabla.. bakalan ada status "gue banget" nah kalau situ anti sosial jadi mimpinya kesana itu jadi mission impossible.." ucap Nicki.


"Jadi Nicki niisan bagaimana projek ini.. jadi isi movie ini cuma mengeluh.. musuhnya mana.." tanya Nicko.


Nicki kemudian berdiri..


"Tatakai.. joe.. berdiri.. untuk hari esok ashita no tameni.."


"Ike ike Makunouchi.. ike ike Makunouchi.."


"Dempusey Rollu..."


Gaya bawah-atas.. tubuh berputar bagaikan roll pukulan pukulan kiri-kanan kemudian melesat..


"Ippon.. one point one match.." Nicki malah menghit Ippo dengan sliding tackle... dalam khayalan..


"Jangan bercanda.. ini ga ada aktionnya.. komedi juga ga ada.. intinya ini cuma nyindir.. cerita ini seri paling menyedihkan.." ucap Nicko.


"Sudah sudah.." Nicki kembali kemode serius lagi dan lalu dia berdiri dan berjalan perlahan-lahan..


"Link... start..."


"Ini dia.. game terkenal seperti seterkenalnya Tenkaichi Budokai.. Never Gear yang sangat real da dengan grafik yang mengagumkan.." ucap Nicki..


"Udah Link start tapi masih bisa menjelaskan gamenya cem mana.. woy astaga.." teriak Nicko.


Dua kakak beradik ini selalu dalam cerita yang gajelas dan komedi yang cenderung dipaksakan. Sosial Media adalah seri movie tergagal tanpa ada villains..


Namun..


"Dont worry.. jangan khawatir temanku.. jangan berburuk sangka.. musuh tetap bakalan ada disetiap cerita..." sambung Nicki.


Dia menjadi sang solo player yang terkenal...


"Opening animenya.. cepat nyalakan.."


Kimi dake ga....


"Lupa liriknya.. aku lupa.. aku ga berbakat dalam voice char..!!" Teriak Nicko..


"Dulu.. dulu dulu sekali.. pahlawan dengan julukan terkuat didunia.. berjuluk sang penghancur pedang.. namun.."


"Dia berlari.. ga sengaja terpeleset.. karena pedangnya.."


"Dan akhirnya.. dia modar tertusuk pedangnya sendiri.. namun, dia tidak mati.." ucap Nicko.


"Macamana dia tak mati.. immortal kah.. ide terlalu mainstream.." ucap para penonton.


"Ya bisalah. Kan di edo tensei.." sambung Nicko..


"Anjir.. gajelas woy gajelas.." dan theather berakhir terlempar batu dan kertas plus gunting...


"Sudah kuduga kawanku.. ternyata chapter ini memang diwajibkan ga ada aktionnya.." ucap Nicki di dalam game..


"Woy kenapa kau bisa balas membalas kata.. Kaukan tengah main game di virtual realiti. Macamana bisa suara kau terdengar kesini..??" tanya Nicko.


"Minjem Telepati gan.. ga sengaja nyangkut di hendset."


"Lah.. headseat bluetooth.. waduh serba canggih.." ucap Nicko.


Nicki di dalam game.. melawan satu pria dengan kemampuan NPC.


"Watashi psicopat abis nonton tokyu ghul.."


"Oh jadi namamu psicopat??" Tanya Nicki.


"Watashi psicopat. Berarti aku psikopat woy namaku belum kusebutin.." Teriak si Psicopat.


"Lah.."


Si Psicopat mengeluarkan gergaji-nya dan sebuah gunting..


"Dead or Alive?"


"Milih Kasumi ajah kalau aku mau main game itu.." jawab Nicki.


"Bukan game ini.. lu gue tanya nak mati atau hidupkah!!" Bentak Psikopat.


"Wadoo. Ampun gan.." Nicki kemudian mulai berpose bagaikan Guille. Dan mengatur rambutnya agar seperti Guille..


"Watashi Kaneki Ken.." Psicopat tuh kemudian berdandan alah Kaneki.. dan kemudian mereka melesat bersamaan..


"Punch ku kah.. my kick kah.. my knife kah lock in your heart.. or you punch in me.. my speed misete ageru yo.." Psicopat dalam keseriusan setara dengan sang tokoh utama Nicki.


"Punch daroka.. kick daroka.. your komik hentai daroka.. filem porno daroka.. my favorite artis Victorie Summers daroka.. watashi zettai lose!!" Teriak Nicki..


Mereka mendekat semakin mendekat diantara satu sisi. Semakin akan bakuhantam.. semakin akan saling balas membalas..


Perdetik semakin jelas.. pukulan dan tangan siapa yang akan dimulai.. dalam beberapa senti...


.


.


.


.


.


.


"Kok gelap.. eh?" Nicki ter log out dari game-nya..


"Kenapa ini padahal watashi no punch.." Psikopat juga ikutan keluar..


"Mati lampu woy.. jaringan wifinya terputus mana bisa main kalau ndak ada jaringannya.." ucap Nicko.


"Sialan padahal itu aktion paling mendebarkan di cerita ini.." ucap Nicki yang mengupil..


Dia kemudian mengambil smartphone-nya untuk serba update..


"I-ini.."


Status peshbuk banyak yang menyatakan memulai berpacaran via peshbuk. Mungkin LDR..


"Mereka pamer kepadaku.." Nicki gigit jari..


"Jones jangan ngiri. Ini malam minggu juga yang jones ga bisa jalan jalan bareng pacar.." status baru dari orang berpacaran tersebut tanpak baru lagi dan mengejek para jones.."


"Sialan dia mengejekku.." ucap Nicki..


Nicki kemudian melakukan pengetikan berskala..


"Selalu selalu status serba bego selalu selalu serba ngejek jones.. selalu selalu seperti itu.." Komentar Nicki..


Beberapa menit kemudian..


Heirstyle Stuart membalas komentar anda..


"Joned ngiri awokwokwok.."


"Ngiri ndasmu.. pacaran kok onlen.." balas Komentar Nicki.


"Joned ya joned ajah.." balas Heirstyle Stuart.


"Wah ayo kita perlihatkan hissatsu epic komeback.. Kid Kaito-kun.." ucap Nicki.


"Tentu saja." Kombinasi mematikan.. ketika kakak beradik menkombinasikan ketikan mematikan terciptalah hissatsu attack yang menyakitkan..


"Selalu selalu komentar serba gitu selalu selalu joned ngiri ajah.. selalu selalu begitu.. hingga ini cocoknya ciptakan lagu dengan judulnya selalu.."


"Komentar akan mencapai maks dan yang menggunakan peshbuk lite ga modal.. gambarlu selalu selalu burik. Lu selalu selalu sok sok iya.."


"Selalu dan selalu ngejek joned. Gitu ajah terus.. selalu selalu dan selalu.."


"Kamu bergerak bagaikan kobayakawa sena.. aku melakukan hissatsu attack bagaikan Endou Mamoru.. kau membanggakan jalur serangan karena punya pacar.. tapi kukomentari sekali lagi.."


"Onlen itu membosankan karena hanya akan ngirim chat nantinya "hai apa kabar.." balasnya "baik" kemudian "Udah makan belum" balasnya "udah kok.." lalu "semangat ya sayang" balasnya "Oke.."


"Nanti ada lanjutannya kayak "Sayang aku sakit.." balasnya "Cepat sembuh ya.." balasnya "okeh sayangku.." gitu ajah terus sampai kosakatalu habis.."


Komentar serba panjang di status Heirstyle Stuart masih berlanjut karena kombinasi hissatsu attack Nicki dan Nicko.


"Pffft." Balas Heistyle Stuart dengan pendek..


Namuns sekali lagi komentar ini masih berlanjut...


"Selalu gitu ajah terus.." komentar Nicki.


Dan kemudian ada akun peshbuk baru yang join di status Stuart.


"Pacaran online itu menandakan sebuah Long Distance Relationship dan serba jauh kawanku.. jadi gini situ sok ngejek joned.. karena situ punya pacar online.. namun.. online itu berarti serba jauh.. dan elu bangga pamer pamer di peshbuk dan lain-lain.." komentar Nicko.


"Onlen serba jauh.. serba jauh itu susah ketemuan. Dan susah ketemuan itu berarti sendiri.. dan sendiri itu berarti situ nolife.. dan karena situ nolife akhirnya situ main peshbuk. Karena situ main peshbuk akhirnya dapat kenalan. Kenalan cewek dan akhirnya situ nembak.. tapi.." komentar akun baru.. Herkulers.


"Tapi.. meskipun situ punya pacar onlen.. tapi percayalah.. kau bagaikan joned.. karena ga bisa malam mingguan secara ketemuan.." komentar akun Ginosuke.


"Ippon.. hajimeyouka.. suduh three in wan.. disudut merah.. mengalahkan sudut biru.." teriak wasit..


"Come on.. countdown with me.."


"Ten, nine, eight, seven, six, five, four, three, two, Ichi, Zero..."


"K.O... sudah tidak ada balasan.. sudah tidak ada balasan.."


"Come on.. Stuart-san Reply my commentar.." komentar sang Nicki lagi..


Namun tiba-tiba komentarnya ga bisa..


"Status sudah kadaluarsa.. atau sudah tidak ada dan blablabla.."


"Ini.."


Status terbaru dari Stuart dari pantauan mata-mata sang Reporter Pandemonican..


"Saya Pandemonican akan melakukan penyelidikan kerusuhan disosial media.." Pandemonican memberitakan hal yang ga penting ini di teelevisi.


"Aku akan masuk di sosial media gan.." sambung Pandemonican.


Dia login di peshbuk dan mencari peshbuk si Stuart..


"Ternyata Stuart akunnya ga angus... sekarang dia memiliki satu status baru kawan.."


"Aku sudah memblokir orang-orang tukang nyinyir.. haha rasain makanya jangan asal asal komentar" status Stuart begitulah..


"Pelajaran hari ini kawan.. kalau dulu cinta ditolak dukun bertindak.. nah sekarang ada istilah.. kalah debat blokir bertindak.." ucap Pandemonican. Dia mengakhiri berita yang ndak penting ini dengan senyuman keindahan...


"Wkwkwk kalah debat main blokiran.. asal asal buat status.. giliran dikomentari sesuai kenyataan malah ngeblokir." Nicki tersenyum karena chapter ini mencapai akhir..


"Jangan mengejek seseorang jomblo di sosial media.. kalau situ bahkan pacarannya online dan serba jauh.. ingat serba jauh berarti ga bisa bersama dimalam minggu.." ucap Nicko.


Chapter ini berakhir dan mulai menampilkan Credit.


Pemeran.


Nicki


Nicko


Ippo


Stuart


Ginosuke


Herkules


Pandemonican


Supporting


Piotr.


Original Story


Piotr.


PS : "Aku Jones... namaku Nicki bukan Jones.. Jones itu nama orang.."


SOCIAL MEDIA (BERAKHIR)


B E R S A M B U N G