
...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...
...𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...
...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...
Hari yang ditentukan pun tiba, Will beserta keluarga lengkap Xavier pun bersiap untuk mengunjungi kediaman kedua orang tua Alea.
Malam ini adalah di mana malam mereka akan membahas tentang pesta pertunangan Will dan Alea akan di laksanakan.
Will terlihat sangat gugup sekaligus sangat tampan dan menawan dengan setelan jas berwarna navi.
Rayden dan Noland pun tidak mau kalah menawannya dengan Will, mereka mengenakan setelan jas berwarna hitam. Namun, pesona Luca mampu mengalahkan kharisma semuanya.
Berbeda dengan Julia dan Zhia yang malah sibuk sendiri mempersiapkan penampilan. Beberapa kali Julia dan Zhia bahkan berganti gaun untuk memastikan gaun yang mana yang lebih cocok untuk acara pertemuan perdana mereka dengan keluarga dari Alea.
Tidak dengan Lucia yang sedari tadi sudah sibuk bermain dengan Levi sembari menunggu semua orang siap untuk pergi.
Meskipun Luca telah memberikan peringatan secara langsung, tetapi sebagai seorang kakak dia tidak ingin terlalu membatasi adiknya dalam bergaul.
“Sayang, sudah siap!” seru Noland dan Rayden bersamaan.
“Iya, sayang! Sebentar lagi kami akan turun.” Julia langsung menyahut.
Tak lama kemudian muncul lah dua sosok bidadari yang tampak sangat cantik, hingga membuat Noland dan Rayden tak mampu mengedipkan matanya.
Namun adegan terpesona itu harus segera berakhir ketika Will mengingatkan mereka bahwa waktunya sudah sangat mepet.
“Tuan, cepatlah kita hampir terlambat ke sana!” seru Will yang terus memeriksa jam tangannya dengan gelisah.
“Iya, kita berangkat sekarang! Enggak sabaran banget ‘sih,” sahut Noland dengan sedikit kesal.
Dengan menggunakan tiga mobil mewah milik Rayaden, mereka pun akhirnya berangkat menuju ke rumah keluarga Alea. Dan ternyata semua anggota keluarga, Alea dan sahabatnya Karina sudah menunggu kedatangan Will sejak tadi.
Balutan gaun malam berwarna navi dengan butiran kristal yang berkilau indah membuat sosok Alea tampak cantik luar biasa. Begitu turun dari mobil, orang tua Alea segera menyambut mereka dengan sangat hangat dan ramah.
“Selamat datang di rumah sederhana kami, Tuan dan Nyonya!”
Sapaan lembut dan penuh dengan keramahan Ibu Alea ucapkan dengan senyuman indah tak pernah memudar di wajahnya.
“Kami harap anda semua berkenan mengunjungi rumah sederhana kami ini,” ujar Ayah Alea menimpali.
“Meskipun sederhana, tapi rumah kalian penuh dengan cinta dan kehangatan. Sehingga bisa membesarkan putri yang begitu menawan dan berbakat, bahkan Will sampai mabuk kepayang. Lihatlah dia!”
Mendengar perkataan Noland dan melihat ekspresi Will yang memang sedang terpesona dengan Alea membuat tawa semua orang pun pecah.
Beruntung Felix dan Jaydon tidak dapat hadir pada acara itu, kalau tidak Will akan semakin di goda oleh mereka. Tidak ada mereka berdua juga masih ada Noland, Rayden dan Levi yang akan siap menggodanya.
“Mari silahkan masuk ke dalam! Kami sudah menyiapkan makan malam dan kami harap makanan kami cocok dengan selera anda.”
Ayah Alea lalu mempersilahkan para tamu kehormatannya untuk masuk, karena mereka sudah menyiapkan jamuan yang sangat special untuk keluarga Xavier yang di segani banyak orang.
Setelah itu, mereka langsung makan malam bersama sembari membicarakan tentang pertunangan Alea dan Will.
“Ahemm, … Mengingat Will yang sudah sangat jatuh hati pada putri kalian ini. Baiknya apa yang harus kita lakukan terkait hubungan yang lebih serius yaitu pertunangan mereka. Bagaimana menurut anda selaku orang tua dari Alea?” ujar Noland yang meminta pendapat kepada Ayah dan Ibu Alea.
“Kami hanya ingin yang terbaik untuk putri kami. Jadi, kami hanya akan mengikuti keinginan dari Alea saja.”
Inilah sikap terbaik sebagai orang tua dari anak-anaknya, tidak memaksakan kehendak dan selalu mendukung apapun keputusan yang di ambil oleh anaknya. Melihat betapa harmonisnya hubungan Alea dengan orang tuanya, sesaat Zhia merasakan cemburu.
Tapi dia juga merasa bahagia, karena Will juga akan mendaptkan orang tua lengkap seperti yang terjadi padanya yaitu memiliki Noland dan Julia sebagai orang tuanya juga.
“Bagaimana menurut kalian berdua, Will dan Alea! sebaiknya kapan kita mengadakan pesta pertunangan untuk kalian berdua?”
Noland pun meminta pendapat pada orang yang akan melaksanakan perta tersebut.
“Kami akan mengikuti pendapat anda saja, Tuan besar!” sahut Alea dan Will pun setuju dengan keputusan itu.
“Baiklah, kalau begitu kita akan mengadakan pesta pertunangannya minggu depan saja!” ujar Rayden yang malah memutuskannya sendiri.
“Kalau begitu kami yang akan mengurus semua keperluannya. Kami juga akan mengirimkan gaun dan setelan jas kepada anda, kalian berdua cukup datang saja menemani putri kalian ini,” imbuh Julia yang sangat ingin menyiapkan acara pertunangan itu.
“Saya juga akan ikut membantu,” sahut Zhia yang merasakan hal yang sama dengan Julia.
“Jangan terlalu di paksakan, Zhi! Ingatlah, sekarang kau sedang hamil anak kembar lagi.”
Rayden yang merasa khawatir mencoba untuk mengingatkan. Rayden tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada istri dan calon anaknya.
Dan karena ini memang pertama kalinya Rayden menjaga istrinya yang sedang mengandung. Jadi, sikap posesifnya lebih besar di bandingkan dengan Zhia yang mengandung.
“Tidak, sayang! Aku hanya akan bantu-bantu sedikit ‘kok, Mamah dan Papah pasti juga tidak akan membiarkan aku mengurus yang berat-berat. Iya ‘kan, Mah? Pah?” jelas Zhia yang tidak ingin Rayden terlalu mengkhawatirkan dirinya.
“Iya, Cano! Kami tidak sepicik itu sebagai orang tua,” sahut Julia dengan tatapan sinis pada putranya.
“Okay, … Tapi jaga Zhia dengan baik, jangan sampai terluka sedikitpu. Mamah dan Papah harus selalu mengingat pesan Cano ini.” Rayden menekankan.
“Iya, Dasar kamu kolot sekali ‘sih jadi orang,” ledek Noland yang ikut kesal dengan tingkah putranya.
“Hahaaa, … Kami tidak menyangka bahwa putri kami sungguh beruntung. Mendapat calon suami yang tampan dan hebat seperti Tuan Will dan bekerja pada orang-orang baik dan terhormat seperti keluarga Xavier,” ucap sang Ayah yang merasa bangga sekaligus terharu dengan nasib baik yang di dapat oleh Alea.
“Di dunia tidak ada yang tidak mungkin. Orang baik pasti akan selalu bertemu dengan orang yang baik pula, kami juga bahagia Will memilih Alea sebagai pendamping hidupnya. Di bandingkan dengan wanita lain yang belum kami kenal di luar sana,” ujar Noland yang tidak ingin meremehkan derajat orang lain yang lebih rendah darinya.
“Tuan muda, tidak bisakah kita mengadakan acara pertunangan yang biasa saja. kalau bisa yang sederhana yang hanya di hadiri oleh keluarga seperti ini misalnya?” Will tiba-tiba menyuarakan pendapatnya atau mungkin lebih tepatnya unek-uneknya.
“Aish, … Kau ini menyela saja kalau orang tua sedang berbicara. Memangnya kenapa kau tidak mau di adakan dengan mewah? Jangan bilang kau berencana selingkuh dari Alea ‘yah?”
Levi pun ikut menyahut setelah sekian lama dia hanya diam memperhatikan dan menyimak pembicaraan.
Tapi sekali dia buka suara, kata-kata yang keluar dari mulutnya bagaikan ranjau untuk Will. Sementara Luca dan Lucia sibuk mencicipi berbagai kue lezat yang tersaji di sana.
Bersambung,.......
...****************...
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 16.00 WIB ‘yah!😍😍...
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...