Willea

Willea
80. Nasib serupa, Beda genre!



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


Selesai membereskan para serangga yang mengganggu pemandangannya, Levi pun segera kembali mendatangi Alice dan Sania. Dan tidak lama setelah Levi kembali, Luca dan Lucia telah meyelesaikan kelas mereka dan berlari menghampiri Levi.


“Kak Levi, Ayo cepat pulang! Grandpa dan Grandma membelikan Luci banyak hadiah!” seru Lucia yang menarik paksa Levi untuk masuk ke dalam mobil bersamanya.


“Hah? Ta-tapi Nona, mobilku ada di sana,” ujar Levi yang berusaha menolaknya, tapi percuma saja.


“Tinggalkan saja, kalau hilang nanti Luci belikan yang baru dan yang sama persis!” balas Lucia dengan santainya.


Dengan terpaksa Levi harus meninggalkan mobil kesayangannya dan duduk diantara Luca dan Lucia. Sedangkan Alice dan Sania menggunakan mobil yang sama yang mereka gunakan yaitu mobil untuk pekerja milik keluarga Xavier.


Dan benar saja, seharian Levi hanya menemani Luca dan Lucia membuka banyaknya kado yang di berikan oleh Noland dan Julia.


Namun, hadiah yang paling membuat Luca dan Lucia bersemangat adalah melihat untuk calon adik mereka yang terlihat mungil dan menggemaskan.


...****************...


Hingga malam pun tiba dan tiba pula waktunya para pengawal setelah menyelesaikan tugas mereka. Namun, saat Levi baru saja keluar dari kediaman Xavier.


Perhatiannya tiba-tiba teralihkan dengan keberadaan seorang pria yang sedang bersembunyi di balik salah satu pilar utama di sana.


Karena terlihat sangat mencurigakan Levi pun tidak bisa tinggal diam dan perlahan mulai mendekati pria tersebut. Bahkan Levi menyiapkan pisau belatinya untuk berjaga, jikalau pria itu tiba-tiba menyerang dirinya dnegan senjata tajam.


“Aaakhhhh, ….”


Baik Levi maupun pria tersebut sama-sama berteriak ketika saling berhadapan. Bahkan mereka sampai terjungkal saking terkejutnya melihat wajah masing-masing. Dan yang lebih mengejutkannya lagi, pria yang tengah bersembunyi itu ternyata adalah Will.


“Will!” seru Levi sembari menunjuk ke arah Will.


“Tuan muda Zaen!” seru Will melakukan hal yang sama dengan Levi.


“Aish, … Sialan! Kau mengejutkanku saja!” umpat Will dan Levi bersamaan.


“Sedang apa kau bersembunyi di sini?” tanya Levi yang penasaran.


“Hustt, … Diamlah, aku sedang bersembunyi dari seseorang,” jawab Will dengan lirih.


Will langsung saja menutup mulut Levi dengan tangannya saat melihat orang yang sedang dia hindari berada di sekitar tempat persembunyiannya. Dan ternyata orang yang tengah di hindari oleh Will adalah Alice.


“Tuan Will! Tuan Will!”


Alice terus memanggil-manggil nama Will sembari melihat ke sekelilingnya.


“Dimana dia? Sepertinya aku tadi melihatnya pergi ke arah sini. Apa aku salah lihat ‘yah? Mungkin saja, Tuan Will memang sudah pulang dari tadi,” gumam Alice yang mulai menyerah mencari keberadaan Will di sana.


“Sudahlah, lebih baik aku juga pulang sekarang,” sambungnya lagi, lalu Alice pun memutuskan untuk pergi.


Setelah benar-benar memastikan Alice sudah menjauh dari tempat persembunyiannya. Will akhirnya bisa bernafas dengan lega dan segera melepaskan tangannya dari mulut Levi.


Melihat betapa ketakutannya Will dengan Alice, Levi pun berencana ntuk kembali menggodanya. Akan tetapi, dia malah kena sendiri dan Will lebih parah menggodanya di banding apa yang dia pikirkan.


“Hahahaa, … Ternyata dia yang membuatmu ketakutan setengah mati,” kelakar Levi yang langsung saja menertawakan Will sepuasnya.


“Aish, … Kau tidak tahu ‘yah betapa gilanya wanita itu? Bagaimana bisa Nyonya muda merekrut wanita gila seperti dia ‘sih?” gerundel Will yang sangat tidak nyaman dengan keberadaan Alice yang selalu berusaha menempel padanya setiap ada kesempatan.


“Bisa saja, sebab keinginan Nyonya muda adalah perintah. Terima saja kisah cinta segitiga-mu ini, Will! Bukankah ini sangat menaraik mengingat selama ini kau jomblo sejati, Hahahaaa, ….”


Levi terus saja menggoda Will dengan selalu menertawakan ekspresi saat ini.


“Will, semangat! Aku tetap akan mendukungmu dengan Alea ‘kok!” lanjut Levi dengan sengaja mengatakan hal itu.


“Haah, … Semangat juga untuk kisah cinta beda usiamu, Lev! Semoga berhasil, aku juga akan mendukungmu seperti yang kau lakukan padaku.”


“Aaah, ... Benar juga! Aku diam sekarang,” lirih Levi yang tidak ingin memperpanjang perdebatan yang membuat mereka semakin sadar posisi.


“Setidaknya kau sudah mendapat lamaran, sedangkan aku masih dalam tahap perencanaan!”


Lagi-lagi Will menggerundel sendiri dan berjalan pergi dengan raut wajah yang terlihat terpuruk.


“Ayolah, kau tahu sendiri ‘kan itu hanya omong kosong seorang anak kecil saja. Tapi apa maksudmu dalam tahap perencanaan? Jangan bilang akau akan melamar Alea dalam waktu dekat ini ‘yah?” Levi mencoba menebak maksud perkataan Will.


“Ehmm, … Aku sudah membicarakan ini dengan Tuan muda.” Will membenarkan.


“Lalu?” Dan alhasil membuat Levi semakin penasaran akan jawaban yang di berikan Tuan mudanya.


“Tuan bilang akan membicarakan dengan Tuan dan Nyonya besar terlebih dulu, lalu pendapat Nyonya muda juga,” jelas Will yang terlihat tidak bersemangat.


“Yooo, … Selamat, Will! Sudah pasti mereka akan dengan senang hati membantumu. Kau tidak perlu khawatir lagi, Nyonya besar dan Nyonya muda pasti akan menyiapkan segala sesuatu yang akan di butuhkan. Kau hanya tinggal menyiapkan dirimu saja.”


Respon Levi tidak jauh berbeda dengan Rayden. Dia turut bahagia dengan kabar yang di berikan Will, tapi melihat reaksi Will sekarang. Levi pun menyadari sesuatu bahwa ada yang tengah mengganggu pikiran Will saat ini.


“Ada apa? Kau tidak terlihat senang, apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?” tanya Levi kembali di buat penasaran.


“Hmmm, … Kau yang mengganggu pikiranku terus,” jawab Will.


“Aku?” pekik Levi yang tidak mempercayai Will akan memikirkan dirinya sampai seperti itu.


“Kau sungguh bersikap seperti ini, karena memikirkan tentangku? Aku? Kau yakin tidak salah orang? Seorang Will memikirkanku? Sungguh tidak dapat di percaya,” cecar Levi yang sama sekali tidak habis pikir, meskipun dia sudah memikirkannya dengan sangat keras.


“Ouh, … Aku mengkhawatirkan dirimu. Dan aku selalu bertanya-tanya, apakah kau akan berada di sisiku pada saat pernikahanku berlangsung nanti? Dan apakah kau akan baik-baik saja di sana? Itu yang selalu aku pikirkan akhir-akhir ini,” jelas Will yang membuat Levi seketika terdiam.


“Aku pasti akan datang di pernikahan kakakku sendiri. Dan aku pastikan akan selalu baik-baik saja di mana pun aku berada. Jadi, jangan khawatirkan aku!”


Setelah cukup lama terdiam dan hanya menatap Will dalam-dalam, Levi lalu mengatakan sesuatu yang membuat Will merasa sedikit lebih tenang. Will tersenyum dan langsung menarik Levi ke dalam pelukannya.


“Aku tahu itu! Karena kau adik satu-satunya yang aku miliki dan adik terhebat yang pernah aku temui. Aku sangat percaya padamu, Levi!”


Ucapan dan perbuatan Will seketika membuat Levi merasa malu, karena Will bersikap tidak seperti biasanya.


“Haish, … Sudahlah jangan membahas ini lagi. Bagaimana kalau kita pergi untuk mendapat tangkapan yang besar,” ujar Levi mengalihkan topik.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 16.00 WIB ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


Maaf yah hari ini cuma up 2 Bab, soalnya aku lagi pergi cari baju buat lebaran dan lupa pindah file🙏🙏🙏🙏🙀🙀🙀 Sorry guys😹