Willea

Willea
140. Donor darah?



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


Zhia dan Julia seketika tercengang saat mendengar perkataan Rayden, pikiran kedua langsung tertuju pada Lucia.


Namun, tiba-tiba sebuah suara menyela mereka. Suara itu bertanya, “Apa yang terjadi dengan cucuku?”


“Tuan Roman?”


Rayden semakin terpaku, dia tidak tahu apa yang dia katakan kepada atas kejadian yang menimpa cucu satu-satunya itu. Tuan Roman dan Bastian menghampiri Rayden untuk meminta penjelasannya.


“Apa yang terjadi dengan cucuku? Kenapa kau hanya diam, Hah?” bentak Tuan Roman sembari menarik keras kerah baju Rayden yang di penuhi darah.


“Levi, … Dia saat ini sedang berada di ruang operasi, karena lukanya yang cukup parah,” ujar Rayden sembari menundukkan kepalanya.


“APA?!” Hampir saja Tuan Roman terkena serangan jantung ketika mendengar cucu satu-satunya sedang berjuang untuk hidup di ruang operasi.


“Apa? Lalu, bagaimana dengan keadaan Luci? Bagaimana dengan keadaan putri kita, Ray?”


Zhia kembali mencecar Rayden dengan raut wajah paniknya, apalagi dia tidak melihat keberadaan Lucia di sana.


“Dimana Lucia, Cano?” Julia pun ikut menimpali.


“Mamah! Grandma. Lucia baik-baik saja. Luci berada di dalam ruangan ini,” ujar Luca memberitahu keberadaan adik kembarnya agar mamah dan Grandmanya tidak merasa khawatir lagi.


Tanpa membuang waktu, Zhia pun segera masuk ke dalam ruangan yang di tunjuk oleh Luca agar bisa memastikan secara langsung keadaan putrinya.


Julia pun membawa Luca untuk masuk ke dalam, meninggalkan Rayden bersama dengan Tuan Roman dan Bastian agar mereka juga bisa saling bicara.


“Lucia!” seru Zhia dengan raut wajah khawatir.


Begitu masuk, Zhia melihat putrinya sedang di ganti bajunya dengan baju pasien rumah sakit tersebut oleh seorang perawat.


Sementara, Lucia sendiri masih belum sadarkan diri dengan selang infus di tangannya. Terlihat, Lucia mendapatkan luka goresan di lehernya yang saat ini sedang di obati oleh perawat tesebut setelah selesai mengganti bajunya.


“Bagaimana keadaan putriku?” tanya Zhia dengan nada sendunya sembari membelai tangan mungil putrinya itu.


“Keadaan Nona Lucia sudah mulai stabil! Dr. Ian mengatakan kalau Nona hanya kelelahan dan sedikit syok saja. Ada juga beberapa luka goresan di bagian leher dan lenganya, tapi tidak membahayakan baginya dan kelak tidak akan berbekas,” jelas sang perawat dengan senyuman ramahnya.


“Syukurlah, putriku baik-baik saja!” lirih Zhia sembari menciumi tangan mungil putrinya.


“Semua berkat Kak Levi! Sampai akhir Kak Levi melindungi Luci dengan mengorbankan tubuhnya sendiri,” ujar Luca tiba-tiba.


“Benar, Levi tidak akan membiarkan Luci terluka sedikitpun.” Julia membenarkan perkataan Luca yang membuat Zhia seketika terdiam.


Sementara, orang yang sedang di bicarakan tengah menjalini operasi pada luka-lukanya yang ternyata cukup dalam. Dan tenyata selama pertarungan berlangsung Levi sudah berusaha bertahan meskipun tubuhnya sudah kehilangan banyak darah.


...****************...


Disisi lain, Rayden masih berusaha menjelaskan apa yang terjadi pada Levi saat dalam pertarungan. Namun, sikap Tuan Roman malah terkesan menyalahkan Rayden dan seluruh keluarga Xavier dengan apa yang menimpa Levi saat ini.


Sontak saja hal itu semakin menyulut kemarahan Rayden yang juga mengalami lebih banyak hal buruk semenjak kedatang Fernand dan yang lainnya.


Rayden memang bersalah kerena tidak bisa melindungi Levi dengan baik, tapi itu juga sudah menjadi konsekuensi yang harus Levi terima sebagai salah satu anggota mafia.


“Bagaimana Cucuku bisa terluka parah seperti itu, sedangkan dirimu tidak terluka sama sekali? Apa ini caramu bersikap sebagai seorang pemimpin, Hah?" bentak Tuan Roman yang tidak terima dengan keadaan cucunya.


Tampak Rayden langsung menghela napas dengan berat setelah mendengar perkataan Tuan Roman padanya.


Sembari menahan amarahnya, Rayden berkata, “Anda mempertanyakan kepemimpinan saya dan cara saya melindungi anak buah saya begitu?”


“Atau anda hanya ingin bersikap seolah menjadi Kakek yang sangat baik bagi Levi dengan menyalahkan saya seperti ini?” lanjut Rayden penuh penekanan.


Sejenak Rayden terdiam untuk sedikit meredam kemarahannya.


Baik Tuan Roman maupun Bastian tidak bisa menyanggah perkataan Rayden lagi. Sebab apa yang Rayden katakan barusan adalah kebenaran yang tidak bisa mereka pungkiri.


Mereka juga menjadi bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling menyalahkan. Seharusnya mereka berdoa demi keselamatan Levi, bukannya malah berdebat hal tidak perlu.


“Cano, apa yang sedang terjadi?”


Di saat itu juga, Noland dan Will tiba di sana. Noland dan Will pun menetap ketiganya dnegan bingung, Rayden yang raut wajahnya tampak sangat marah. Sementara Tuan Roman dan Bastian tampak merasa bersalah maupun menyesal di saat yang bersamaan.


“Hallo, Tuan Roman! Senang bisa bertemu anda lagi di sini,” sapa Will sembari memberi hormat saat melihat kehadiran Tuan Roman di sana.


“Hmmm, … Apa kau juga terluka seperti cucuku?” tanya Tuan Roman dengan sengaja sedikit menyindir Rayden.


“Iya, beginilah resiko menjadi salah satu anggota mafia. Terluka itu menjadi hal biasa dan kematian menjadi hal yang tidak terduga,” jawab Will yang mengerti alasan Tuan Roman bertanya seperti itu padanya.


“Cano, lebih baik kau bersihkan saja dirimu terlebih dahulu. Biar aku yang akan menjelaskan hal ini pada Tuan Roman,” ujar Noland yang menyadari apa yang telah terjadi antara Tuan Roman dan Putranya itu.


“Baiklah,” sahut Rayden yang tanpa menunggu lama lagi langsung saja meninggalkan tempat itu dan menuju ke ruangan Zhia di rawat selama ini.


“Will, kau juga bersihkan dirimu.”


Kini Noland pun beralih menyuruh Will untuk melakukan hal yang sama dengan Rayden.


“Baik, Tuan besar! Kalau begitu saya pamit undur diri sekarang,” pamit Will sembari memberi salam hormat.


Setelah kepergian Will dan Rayden, Noland pun mulai menjelaskan semua yang terjadi sejak awal. Begitu mengetahui semuanya, Tuan Roman pun langsung merasa bersalah kerena mengatakan sesuatu yang sangat buruk terhadap Rayden yang ternyata telah banyak membantu cucunya selama ini.


Di sela pembicaraan Noland dan Tuan Roman, tiba-tiba Dr. Ian datang menghampiri mereka dengan wajah tergesa-gesa dan juga terlihat panik. Bahkan Dr. Ian masih mengenakan seragam operasinya untuk menemui mereka.


Dengan panik, Dr. Ian bertanya “Cano! Dimana Cano sekarang?”


“Dia sedang membersihkan dirinya di ruang rawat Zhia! Apa terjadi sesuatu yang buruk pada Levi?” Noland pun ikutan panik.


“Levi dalam kondisi kritis saat ini. Ternyata lukanya lebih parah dari yang kita kita dan bahkan dia sudah kehilangan banyak dari sebelum tiba di rumah sakit. Saat ini dia membutuhkan transfusi darah dan hanya Cano yang bisa melakukannya.”


Dr. Ian menjelaskan secara singkat, sehingga membuat Noland dan Tuan Roman bingung mendengar hanya Rayden yang bisa melakukan transfusi darah tersebut.


“Levi memiliki golongan darah yang cukup langka dan kebetulan putramu memiliki golongan darah langka yang sama sepertinya. Karena itulah, tolong beritahu Cano untuk segera melakukan pengambilan darahnya,” ujar Dr. Ian memperjelas semuanya.


“Maaf, saya belum bisa menjelaskan semuanya sekarang! Karena saya harus segera kembali ke ruang operasi secepatnya,” pamit Dr. Ian yang langsung meninggalkan Noland dan Roman.


“Aku akan segera memberitahu Cano. Anda tetaplah berada di sini untuk menemani Levi,” ujar Noland yang ikut beranjak untuk mencari keberadaan putra.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...