
...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...
...𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵 ...
...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...
“Aakh, … Bodo amat dengan hasilnya! Sudah terlanjur seperti ini juga,” batin Will lagi yang sudah hampir mendekati putus asa dengan perasaannya pada Alea.
“Ada hal penting yang ingin aku sampaikan padamu, _....”
Namun, perkataan Alea terhenti saat dering ponsel Will memecah suasana hening di antara mereka.
Will segera mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan masuk itu, apalagi terlihat bahwa anak buahnya yang tengah berada di markas yang menelponnya.
“Hmm, Ada apa?” ujar Will begitu menerima panggilan teleponnya.
“Tuan kami sudah mengobati luka-luka mereka dan sekarang tinggal menunggu perintah selanjutnya dari anda.” Anak buah Will melaporkan mengenai keadaan para tawanan.
“Bawa mereka ke ruang biasanya, aku akan tiba dalam beberapa menit lagi,” ujar Will yang akan melakukan interogasi sendiri sesuai perintah dari Rayden.
“Baik, Tuan! “ sahut anak buah itu.
Setelah mendapatkan jawaban dari anak buahnya, Will pun segera mengakhiri penggilan teleponnya. Sekilas Will menatap Alea yang tadi belum sempat menyelesaikan perkataan.
Will sebenarnya tidak terbiasa bersikap dingin seperti itu, apalagi pada Alea tapi di satu sisi Will ingin Alea sedikit menyadari keberadaan dirinya di sana.
“Maaf, aku haru pergi sekarang. Kita kan bicara lain waktu saja,” ujar Will pada Alea.
“Emm, … Baiklah,” sahut Alea lirih.
Dengan berat hati, Will pun meninggalkan Alea begitu saja. Tanpa mendengarkan apa yang ingin di bicarakan oleh Alea tadi.
Sedangkan Alea menatap sedih kepergian Will, baru saja dia ingin memulai tapi sikap Will sudah berbeda kepadanya.
Sejujurnya, Will merasa sangat penasaran dengan apa yang ingin di bicarakan wanita yang berhasil menaklukkan hatinya itu, tetapi masalah Levi harus menjadi prioritasnya sekarang.
Karena menyangkut nyawa Levi yang selama ini sudah Will anggap seperti adik kandungnya sendiri. Will langsung mengendarai mobilnya menuju ke markas besar.
...****************...
Sementara Itu, Rayden dan Levi masih berada di ruangan yang tadi dengan Rayden yang sengaja diam menunggu Levi mengatakannya sendiri.
Hingga cukup lama Rayden dan Levi saling terdiam tanpa kata di sana. Rayden membiarkan Levi tetap berdiri di tempatnya tanpa berniat untuk menyuruhnya duduk sebelum anak itu mau bicara.
“Sampai kapan kau akan diam dan menyimpan rahasiamu sendiri, Zaen Levi?” ujar Rayden yang seketika membuat Levi langsung membulatkan kedua matanya.
Levi sangat terkejut mendengar perkataan Rayden yang sepertinya telah mengetahui bahwa dirinya selama ini menyembunyikan identitasnya.
Sebab selama ini, Levi merasa sudah menyembunyikan mengenai identitasnya yang sebenarnya dengan sangat sempurna.
“Kenapa kau terkejut? Aah, … Kau pikir aku tidak akan mengetahui tentangmu, karena sikap diamku selama ini ‘yah!” ujar Rayden lagi yang membuat Levi semakin merasa terpojok.
“Bagaimana Tuan mengetahuinya? Tidak, sejak kapan anda mengetahuinya?”
Levi yang sudah tidak bisa berbohong lagi, akhirnya secara tidak langsung membenarkan perkataan dari Tuan mudanya itu.
Levi pun pasrah jika pun Tuan mudanya itu akan mengusirnya, setelah mengetahui identitasnya yang sebenarnya. Mendengar Levi yang akhirnya mengakuinya, Rayden pun memberikan senyuman tipisnya.
“Bisa di katakan sejak awal aku mengetahuinya. Akan tetapi, sekarang itu tidak penting. Benar, bukan?” ujar Rayden masih dengan sikap santainya, sementara Levi merasa sangat tegang sekaligus cemas di saat yang bersamaan.
“Tuan, _....”
“Kau tenang saja! Aku sama sekali tidak akan memarahimu, sesuai janjiku pada Lucia! Jadi jelaskan padamu semuanya, tanpa tersisa satu pun?” ujar Rayden yang memotong Levi yang ingin mengatakan sesuatu.
“Ma-maksud, Tuan?” ujar Levi terbata-bata.
“Jelaskan siapa wanita itu? Apakah dia putri seorang mafia, ketua Gangster atau bahkan Yakuza? Sudah berapa kali itu terjadi? Apakah yang sekarang wanita itu meminta pertanggung jawabanmu, hingga mereka nekad ingin membunuh bocah psikopat seperti dirimu?” lanjut Rayden.
Levi pun semakin tercengang, dia yang tadinya merasa sangat tegang dan cemas akhirnya bisa bernafas sedikit lega.
Ternyata percobaan pembunuhan tadi mengingatkan pada Rayden dengan kejadian beberapa tahun silam.
Di mana sekelompok Gangster dan Yakuza datang dengan tujuan untuk membunuh Levi, karena adik perempuan atau anak perempuan mereka di permainkan oleh Levi.
Sementara Levi yang sangat mengenal Tuan mudanya itu mengira bahwa Rayden selama ini telah mengetahui mengenai identitas aslinya.
Sebab Rayden tipe orang yang sangat teliti dalam menempatkan orang yang akan menjadi kepercayaannya. Apalagi menjadi tangan kanannya seperti Levi
Kasusnya sama seperti sekarang, dimana mereka mencoba membunuh Levi dengan berbagai cara yang lazim di gunakan dalam duania mafia. Dan seperti tadi, Will dan anak buahnya yang akan turun tangan untuk mengatasinya seperti sebelumnya.
“Syukurlah, Tuan muda tidak menyadarinya! Tapi, akan benar Tuan muda akan semudah ini menerima kebohonganku tadi,” batin Levi yang masih meradsa ragu.
“Zaen Der Levi! Sebenarnya aku tahu persis alasan di balik semua kekacauan sekarang, tapi aku akan selalu mendukung apapun keputusanmu, Levi! Sampai kau siap mengatakan yang sejujurnya padaku. Aku akan menunggu hingga kau datang sendiri dan mengatakan semuanya tentang dirimu, Levi! Selama itu juga, aku akan tetap melindungi secara diam-diam,” batin Rayden yang sepertinya telah mengetahui sesuatu tentang Levi sejak lama.
“Kenapa kau masih diam! Jawablah, kita akan diskusikan jalan keluarnya sekarang.”
Rayden kembali menyuruh Levi untuk segera menjawab pertanyaannya yang tadi.
“Saya akan mengurusnya sendiri, Tuan! Maafkan saya, karena telah melibatkan yang lainnya karena masalah pribadi saya ini,” ujar Levi yang membenarkan saja apa yang di katakan Rayden sekarang.
“Okay, Baiklah! Toh, sebentar lagi Felix akan menemukan identitas orang yang sedang terkena luka tembak itu. Sedangkan Will pasti akan mendapat pengakuan dari orang-orang yang masih hidup dan menjadi tawanan kita itu. Jika mau, aku bisa saja mengurusnya sendiri tanpa perlu berdiskusi denganmu seperti ini.”
Tampak jelas Rayden sedikit merasa kecewa, karena Levi masih saja membohonginya sampai akhir. Namun, Rayden juga tidak bisa memaksa Levi untuk menceritakan semuanya. Sementara Levi sendiri belum siap untuk menerima status dirinya yang sebenarnya.
Yang tadinya merasa cukup lega, Levi kembali dibuat cemas mengenai hasil penyelidikan Will dan yang lainnya. Levi hanya bisa diam, didalam otaknya berpikir keras untuk bisa menghindari identitasnya terbongkar.
“Karena kau yang kan mengurusnya sendiri, maka mulai besok kau tidak boleh dekat keluargaku terutama Luca dan Lucia. Kau fokus saja menyelesaikan masalahmu dnegan orang-orang itu. Sebelum semuanya beres, kau di larang mendekati mereka. Kau mengerti?” ujar Rayden yang memberi perintah dan larangan keras sekaligus pada Levi.
“Tapi Tuan, _....”
“Aku tidak mau keluargaku berada dalam bahaya! Sekarang kau mengerti maksud perintahku, bukan?” seru Rayden menegaskan yang membuat Levi terpaksa menerimanya.
“Iya, Tuan! Saya sangat mengerti sekarang. Saya akan melaksanakan sesuai perintah anda,” sahut Levi terdengar lirih.
“Kau boleh pergi sekarang!” ujar Rayden lagi yang membiarkan Levi pergi.
Bersambung,.......
...****************...
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍...
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...
Note : Maaf 'yah dari beberapa hari yang lalu Author lagi enggak enak badan dan puncaknya dua hari lalu sampai sekarang pun masih lemes. Jadi maaf 'yah kalau tulisannya agak ngebleng🙏🙏🙏🤧🤧🤧
Ouh yah, sambil nunggu Willea up. Silahkan bisa kunjungi novel ini. Jangan Lupa dukungannya yah!😍😍🤩🥰😘😘