Willea

Willea
163. Hari Pernikahan



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


“Ide yang bagus! Nanti aku akan memberikan keduanya saja sebagai hadiah pernikahan dariku,” sahut Levi yang sebenarnya tidak terlalu memikirkan soal hadiahnya.


“Baiklah, itu hadiah pernikahan yang cukup bagus juga,” ujar Kakek Roman yang juga setuju mengenai hadiah itu.


“Lalu kapan kita akan berangkat ke sana? Sehari sebelum acara pernikahan berlangsung atau, _….”


“Aku masih banyak pekerjaan di kantor, jadi kita akan datang pada hari pernikahannya berlangsung saja. Aku akan menyuruh Theo untuk menyiapkan semua persiapan mengenai keberangkatan kita, termasuk untuk hadiahnya,” ujar Levi.


Dia langsung memotong ucapan sang kakek sebelum dia berubah pikiran. Sebab Levi sendiri tidak bisa menebak reaksi seperti apa yang akan Nona kecilnya tunjukan saat mereka berdua nanti.


Sesungguhnya Levi sangat takut bahwa Lucia akan sangat membencinya atau bahkan mengabaikan keberadaan di sana. Hal yang sama saat Levi mengabaikan tangisan Lucia dan pergi tanpa menatap ke arahnya sedikitpun.


...****************...


Hari pernikahan pun akhirnya tiba. Acara pernikahan akan di mulai pada sore hari, sehingga Levi dan Kakeknya sudah bersiap untuk berangkat pada dini harinya agar tiba tepat waktu.


Mereka menggunakan jet pribadi untuk melakukan perjalanan kali ini. Levi membawa Theo sebagai asistentnya, sementara Kakek Roman sudah pasti bersama dengan Bastian.


“Kakek harap gadis kecil itu tidak akan menangis lagi kali ini saat melihatmu,” ujar Kakek Roman secara tiba-tiba yang membuat pikiran Levi semakin kalut.


“Perjalanan kita masih lama, sebaiknya Kakek juga istirahat agar bisa menghemat energi saat kita di sana nanti,” balas Levi dengan sengaja mengalihkan pembicaraan dan berpura-pura menutup matanya.


“Anak ini! Sudah pasti dia akan menangis lagi, tapi lihatlah sekarang! Dia pura-pura kuat dan seolah tidak merasakan apapun, padahal di dalam hatinya pasti sangat berkecamuk,” gumam Kakek Roman yang dengan sengaja menyindir Levi.


“Sial! Kenapa Kakek harus ikut-ikutan menggodaku seperi Felix dan Jaydon ‘sih!” umpat Levi di dalam hatinya.


...****************...


Beralih pada tempat pernikahan. Tampak aula pernikahan di desain dengan sangat indah, mewah dan sangat menakjubkan bernuansa serba biru. Dengan di padu pencahayaan dan bunga berwarna warni semakin memberikan kesan glamournya pada acara pernikahan tersebut.


Ilustrasi aula pernikahan, ....



Semua tamu undangan mulai berdatangan. Rayden dan Noland menemani Will menyambut para tamu yang hadir. Terlihat ketiga pria beristri itu pesonanya tidak terkalahkan dengan para jomblo, sehingga menarik perhatian banyak tamu yang melihatnya terutama kaum wanita.





“Tuan besar! Tuan muda, apakah penampilanku sudah terlihat bagus? Aku sungguh merasa sangat gugup dengan semua tatapan semua orang,” ujar Will yang tampak gugup dnegan penampilannya sendiri.


“Hay, hari kau yang terlihat paling tampan di antara semua pria yang ada di sini. Jadi, tenang saja Alea tidak akan berpaling padamu, tapi sedikit melirik saja!” goda Rayden yang tersenyum puas melihat Will yang terlihat tidak tenang hanya karena tatapan orang-orang padanya.


“Cano, tidak boleh menggodanya seperti itu!” ujar Noland memperingatkan putranya.


“Will, di bawa santai saja! Anggaplah seperti kau sedang melakukan presentasi bisnis untuk mendapatkan tender yang besar. Mengerti?” lanjut Noland yang terlihat sangat serius saat mengatakannya.


“Ayolah, Pah! Will akan menikah sekarang, bukan mau berbisnis. Bagaimana bisa Papah menyamakan pernikahan dengan berbisnis, keduanya sangat bertentang tahu,” protes Rayden dengan perkataan Papahnya tidak masuk akal.


“Kalian berdua sungguh tidak membantu sama sekali,” cibir Will yang lebih memilih meninggalkan ayah dan anak itu.


“Hay, Will! Kau mau kemana?” seru Rayden yang melihat Will meninggalkan dirinya bersama Noland begitu saja.


...****************...


Sementara Julia, Zhia dan Karina menemani Alea yang sedang menunggu di ruangan terpisah sampai waktunya acara pernikahan di mulai. Semua orang menggunakan pakaian serba putih.


Alea tampak sangat cantik dengan gaun pengantin yang dia kenakan. Begitu juga dengan Julia dan Karina yang tak kalah cantiknya dengan sang pengantin wanitanya. Terutama Zhia yang tampak sangat seksi dengan perut buncitnya.






“Terima kasih, Nyonya besar! Anda juga terlihat semakin cantik hari ini,” balas Alea dengan senyuman manisnya.


“Lihatlah, betapa beruntungnya Will mendapatkan pengawal kesayanganku ini yang begitu cantik, baik paras maupun hatinya.” Begitu juga dengan Zhia yang turut bahagia.


“Anda terlalu memuji saya, Nyonya muda!” ucap Alea malu-malu.


“Nyonya, adakah pria yang seperti Tuan Will untukku?” ujar Karina yang sungguh mengharapkan ada pria seperti Will muncul di hidupnya.


“Masih ada dua JoKer yang tak kalah dengan Will. Iya ‘kan, Zhi?” sahut Julia dengan penuh percaya diri.


“Siapa?” tanya Zhia dan Karina serentak yang merasa penasaran siapa dua orang yang di maksuk oleh Julia itu.


“Mungkin maksud Nyonya besar adalah Tuan Felix dan Tuan Jaydon. Bukan begitu, Nyonya?” jawab Alea yang mencoba menebaknya.


“Benar sekali!”


Julia dengan cepat membenarkan. Terlihat Karina langsung merasa kecewa, sedangkan Zhia hanya tersenyum melihat respon dari wajah Karina. Kemudian, mereka pun tertawa bersamaan kerena mereka tahu bahwa barusan hanya sebuah candaan biasa saja.


Kali ini yang bertugas sebagai MC adalah Felix dan juga Jaydon, kedua JoKer itu sedang sibuk berlatih menjadi MC yang profesional agar tidak mempermalukan diri sendiri. Mereka berdua benar-benar sangat serius mempelajari pekerjaan barunya sebagai MC satu hari di acara pernikahan Will dan Alea itu.




“Haaachuuu, ….” Felix dan Jaydon bersin secara bersamaan.


“Ada yang sedang menggosipkan diriku,” gumam Felix sembari menggosokkan hidungnya yang terasa masih gatal.


“Sama, aku juga!” sahu Jaydon yang merasakan hal yang sama, tapi mereka masih tetap fokus untuk latihan sebagai MC yang profesional.


...****************...


Sementara Luca dan Lucia sibuk berkeliling menikmati pesta yang begitu mewah dan meriah. Luca dan Lucia menyapa semua orang yang mereka kenal sembari memperlihatkan gaun dan setelan jas yang di pakainya.


Tingkah Luca dan Lucia malah terlihat menggemaskan di mata semua orang yang melihatnya. Hingga mereka menghampiri Grandma, Papah dan Paman Will yang sedang sibuk menyambut para tamu undangan.



“Papah! Grandpa! Paman Will, lihat ‘deh! Luci terlihat cantik sekali mengenakan gaun ini, bukan?” ujar Lucia yang tiba-tiba muncul entah dari mana sembari berputar memperlihatkan gaunnya.


“Benar! Anda selalu terlihat cantik dengan apapun yang anda kenakan, Nona kecil!”


Tapi sebuah suara yang tidak asing seketika mengalihkan perhatian semua orang,, terutama Lucia.


Gadis kecil itu langsung membalikkan badannya untuk memastikan apakah orang yang baru saja memuji dirinya adalah orang yang sedang terlintas di dalam pikirannya.


Note : Bocoran penampilan Levi?🤭



Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...