Willea

Willea
82. Saatnya Menggila lagi



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


Kemudian Levi pun membuka ikatan pada tubuh Kenzo. Melihat Levi dan Will yang terlihat santai menghadapinya yang sudah terbebas, Kenzo akhirnya menyadari bahwa kemampuan kedua orang yang sekarang di depannya sudah tidak di ragukan lagi.


“Melihat betapa santainya kalian berdua, sepertinya kalian sangat yakin untuk menang,” ujar Kenzo menatap Will dan Levi secara bergantian.


“Yah, begitulah,” sahut Will tak peduli.


“Kau sudah boleh pergi sekarang,” ujar Levi yang sama tidak pedulinya dengan Will.


Kenzo terlihat bingung dengan sikap Will dan Levi yang terkesan sangat santai, tetapi di sisi lain membuatnya merasa tertekan.


Dan benar saja firasatnya, begitu Kenzo baru saja melangkahkan kakinya. Tangan Levi saat itu juga memegangi bahunya seolah tidak membiarkannya pergi begitu saja.


“Ingatlah, aku bisa melepas mudahnya untuk sekarang. Jadi, aku juga bisa membereskan dirimu dengan mudah nanti. Jika sampai kau berkhianat padaku, maka bukan hanya kematian saja yang menunggumu tapi neraka!”


Bukan Levi namanya kalau tidak memberikan ancaman mengerikan yang pastinya akan menjadi kenyataan. Jika perkataannya itu di abaikan, karena Levi ahlinya menciptakan neraka bagi para musuhnya.


“A-a-aku mengerti,” sahut Kenzo tergagap, lidahnya terasa kelu ketika matanya bertemu dengan mata seorang Levi.


“Bagus! Kalau begitu kita bisa pergi sekarang, Will?” ajak Levi pada Will.


Namun, baru beberapa langkah Levi dan Will berjalan. Tiba-tiba Kenzo berkata, “Berhati-hatilah pada salah satu pengawal yang baru kalian rekrut. Hanya itu yang bisa aku beritahukan pada kalian saat ini.”


“Apa maksudmu?” tanya Levi penuh menyelidik meminta penjelasan.


“Fernand mengatakan bahwa adiknya telah di terima menjadi salah satu pengawal keluarga Xavier. Dan dia berencana untuk memanfaatkan posisi adiknya itu. Namun, terakhir kali sebelum aku di culik oleh kalian. Fernand tidak berhasil membujuk adiknya itu bekerja sama, tapi aku tidak tahu lagi setelah itu,” jelas Kenzo agar Will dan Levi dapat berhati-hati.


“Apakah kau tahu siapa nama adiknya itu?” tanya Will yang terlihat sangat serius.


“Tidak, Fernand tidak pernah membahas soal adiknya lebih lagi,” jawab Kenzo sejujurnya.


“Baiklah, kalau ada informasi baru lagi cepat beritahukan pada kami,” ujar Will.


“Satu hal lagi, gunakan ini agar kami bisa selalu melacak keberadaan mu.”


Levi melemparkan sebuah cincin yang sudah dia pasangi alat pelacak dan menyuruh Kenzo untuk mengenakannya setiap saat.


“Okay,” sahut Kenzo.


“Kami pergi dulu,” ujar Levi dan Will yang langsung saja meninggalkan tempat itu dengan tergesa-gesa.


...****************...


Ternyata Will dan Levi langsung menuju ke markas besar untuk menginterogasi mata-mata yang sebelumnya berhasil di tangkap. Tanpa di sangka, mereka malah bertemu dengan Felix dan Jaydon yang sedang menginterogasi mereka.


“Apa kalian mendapatkan sesuatu?” tanya Levi yang tiba-tiba bicara tepat di telinga Felix yang sedang serius menginterogasi salah satu mata-mata itu.


“Aish, … Bisakah kau tidak mengagetkanku!” seru Felix yang terkejut hampir setengah mati.


“Hay, Tuan muda! Ada perlu apa kau kemari?” goda Jaydon begitu melihat kedatangan Levi dan Will.


“Sialan kau! Bisakah berhenti memanggilku seperti itu,” ujar Levi yang sangat tidak menyukai panggilan tersebut.


“Maaf untuk saat ini tidak bisa kami lakukan. Iya ‘kan, Felix?” tolak Jaydon dengan tegas, karena dia dan Felix masih merasa dikhianati.


“Ouh, … Kita berdua akan selalu memanggilmu Tuan muda Zaen mulai sekarang.” Felix menimpali.


“Jangan menggoda Levi terus. Bagaimana hasil interogasi kalian? Apakah mendapat informasi yang penting?”


Will yang merasa kasihan melihat adik kesayangannya menjadi bulan-bulanan Felix dan Jaydon. Akhirnya angkat bicara dan menengahi ketiganya, lalu mencoba mengalihkan topik pada para tahanan yang berada di hadapan mereka.


“Tidak sama sekali! Aku dan Jaydon bahkan tidak dapat melacak tempat persembunyian mereka. Jadi, kami tidak dapat melaksanakan tugas dari Tuan muda karena dari pihak musuh juga tidak ada pergerakan seperti sebelumnya,” jelas Felix.


Terlihat Levi mulai memainkan ponselnya dan mengirimkan sesuatu pada Felix. Kemudian berkata, “Itu lokasi persembunyian mereka saat ini!”


“Dari mana kau mendapatkan informasi sepenting ini?” tanya Felix tidak percaya.


Ternyata Levi dengan mudahnya mendapatkan lokasi rahasia musuh bersembunyi dan mengirimkannya pada Felix. Hal itu membuat Felix merasa semakin curiga dan mulai menganggap Levi mungkin bisa saja mengkhianatinya lagi.


“Anggaplah dari seseorang yang beralih memihak pada seorang pemenang,” jawab Levi dengan santainya.


Jawaban Levi semakin membuat Felix dan Jaydon tidak mempercayainya, mereka berdua pun beralih menatap Will untuk meminta pendapatnya. Will yang mengetahui semua yang sedang Levi lakukan sekarang, tentu saja membelanya dengan keyakinan penuh.


“Percayalah padanya, Levi tidak akan pernah menempatkan kita semua dalam bahaya. Sebisa mungkin dia malah ingin melindungi kita.”


Ucapan Will sudah cukup untuk membuat mereka berdua mempercayai Levi lagi. Sebenarnya Felix dan Jaydon juga tidak ingin berprasangka buruk pada Levi, tetapi setelah mengetahui bahwa Levi menyembunyikan identitas aslinya.


Baik Felix maupun Jaydon merasa sangat kecewa, sebab adik yang selama ini mereka percayai ternyata berbohong seperti itu. Sehingga membuatnya merasa bahwa kedekatan mereka selama ini juga hanya sebuah kebohongan belaka.


“Baiklah, kalau begitu! Jay, ayo kita pergi sekarang,” ajak Felix yang mulai bersiap.


“Okay, aku akan menyuruh yang lain bersiap juga,” sahut Jaydon.


Dia pun segera meninggalkan ruangan untuk memberitahukan anak buahnya yang lain untuk bersiap-siap bertarung. Kini tersisa Will, Levi dan Felix di dalam ruangan itu yang saling terdiam.


“Kalian akan melakukan apa dengan mereka?” tanya Levi mencoba mencairkan suasana hening.


“Tentu saja saatnya untuk kami menggila. Kenapa? Kau mau ikut?” jawab Felix. Lalu, dia malah menawarkan Levi untuk ikut bergabung dengannya menggila.


“Bolehkah?” sahut Levi dengan mata berbinar.


“Tidak boleh! Kau mengurus yang ini saja.”


Will segera menyela keduanya sebelum Levi benar-benar ikut menggila dengan Felix dan Jaydon. Sebab mereka harus mencari tahu lebih dulu pengawal yang menjadi mata-mata yang di maksudkan oleh Kenzo sebelumnya.


“Tidak bisakah kau mengurus yang di sini seorang diri, Will? Aku sungguh ingin ikut bersama mereka,” pinta Levi dengan wajah memelas nya.


“Tidak bisa! Kalau mau menggila di sini saja, ada cukup banyak mangsa untuk di jadikan pelampiasan kegilaan mu.” Will lagi-lagi menolaknya dengan tegas.


“Felix, pergilah sekarang! Semakin cepat kau menyelesaikannya, maka sebaik baik juga keuntungannya untuk kita,” ujar Will lagi, secara tidak langsung mengusir Felix agar cepat pergi dari sana.


“Okay, aku pergi sekarang! Selamat bersenang-senang, Lev!”


Setelah mengatakan itu, Felix segera meninggalkan ruangan. Levi terlihat cemberut, karena tidak di perbolehkan ikut menggila.


Will hanya bisa menghela nafas panjang sembari menggelengkan kepala melihat kelakuan Levi yang satu ini tidak pernah berubah.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 16.00 WIB ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...