Willea

Willea
48. Will Kesambet!



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


“Baik, Tuan!” sahut Will langsung menerima perintahnya.


“Bagus, kalian bisa berangkat malam ini juga! Kalian akan menjadi perwakilan langsung dariku. Will, gunakan segala cara untuk mendapatkan hasil yang aku mau. Kau mengerti, bukan yang aku maksud?” jelas Rayden yang menekankan Will pada akhir kalimatnya.


“Iya, Tuan! Saya mengerti,” ujar Will.


“Jangan kembali sebelum mendapatkan hasil yang aku inginkan!” ancam Rayden yang sepertinya mengarah pada hasil yang lain.


“Sayang, apa maksudmu mereka tidak boleh kembali sebelum berpacaran di sana?” bisik Zhia yang dapat menangkap maksud lain dari Rayden.


“Seharusnya begitu, aku sudah membuat rencana yang begitu sempurna. Jadi, Will harus menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Awas saja, kalau tidak membuahkan hasil apapun!” bisik Rayden dengan lirikan tajam ke arah Will.


“Tuan, bukankah pekerjaan saya hanya sebagai pengawal pribadi Nyonya muda saja. namun, kenapa anda sekarang memberikan tugas seperti ini kepada saya?”


Pertanyaan Alea membuat perhatian semua orang tertuju padanya. Rayden dan Zhia saling lempar pandangan, mereka mulai menyadari bahwa sesuatu yang serius telah terjadi di antara Will dan Alea yang tida mereka ketahui.


“Bukankah dari awal Tuan merekrut dirimu sudah tertulis di dalam kontrak kerja. Pekerjaan utamamu adalah sebagai pengawal Nyonya muda, tetapi kau juga harus siap dengan adanya tugas lain yang diberikan bila dalam keadaan mendesak. Saya juga sudah menekankan hal itu pada waktu penanda tangan kontrak kerja.”


Will kembali mengingatkan Alea dengan raut wajah yang terlihat sangat serius dan nada bicaranya pun terdengar sangat dingin.


Rayden dan Zhia pun sedikit terkejut dengan perubahan sikap Will yang begitu drastis itu, mereka tidak menyangka sisi Will yang satu ini cukup mengesankan juga.


“Tuan, lebih baik aku melaksanakan tugas ini sendiri saja. Daripada harus bekerjasama denggan orang tidak mengerti akan tanggung jawab pekerjaan yang telah di pilihnya,” lanjut Will yang meminta untuk bekerja sendiri saja.


“Ouh, … Baiklah, lakukan sesuka hatimu saja! Aku yang hanya membutuhkan hasil akhirnya saja, kau mengerti ‘kan?” ujar Rayden yang terkejut akan sikap Will.


“Kalau begitu saya pamit undur di sekarang. Ada beberapa hal yang harus saya siapkan sebelum berangkat,” pamit Will yang segera memberi hormat pada Rayden dan juga Zhia sebelum pergi.


Alea hanya terdiam menatap Will dengan sedih, dia tidak pernah berpikir bahwa perubahan sikap Will begitu menyakiti hatinya.


Namun, ini belum berakhir Alea masih mempunyai banyak kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.


“Tuan, ijinkan saya untuk ikut dalam tugas kali ini. Saya ingin membuktikan bahwa saya juga seorang yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang telah saja pilih ini,” ujar Alea yang membuat langkah Will langsung terhenti begitu mendengarnya.


“Tentu saja, tapi Will yang memimpin. Jadi, aku akan meyerahkan keputusan kepadanya. Apalagi tadi kau seperti ingin sekali menolak tugas ini.”


Rayden tidak mau ikut campur lagi dengan urusan percintaan Will, dia suda berbaik hati memberi Will banyak peluang tapi dia malah bertingkah aneh.


“Maaf, soal tadi saya benar-benar tidak bermaksud untuk menolaknya. Saya hanya sedikit terbawa perasaan pribadi, tetapi sekarang saya sudah bissa mengontrolnya. Berkat perkataan seseorang,” jelas Alea yang secara tidak langsung menyindir Will.


“Tak apa. Aku juga pernah begitu dulu. Iya ‘kan, sayang!” sahut Zhia agar suasananya tidak terlalu canggung.


“Benar sekali! Aku bahkan sampai sekarang masih mengingat bagaimana kau memukul wajah Will dengan sangat kuat,” ujar Rayden yang menjadi ingin menggoda istrinya lagi.


“Sayang, kau ini!” Zhia menjadi tersipu malu bila mengingat kenangan itu.


“Bagaimana, Will? Mau memberi Alea kesempatan atau tidak?” ujar Rayden yang memastikan keputusan yang akan di ambil oleh Will.


“Baiklah, Tuan! Aku akan memberinya satu kesempatan,” sahut Will pada akhirnya memang itu yang dia inginkan agar bisa pergi bersama dengan Alea.


“Bersiaplah, kita akan berangkat jam 7 malam ini. Aku akan menunggumu di bandara!” lanjut Will, perkataan itu jelas sekali di tunjukan untuk Alea.


Setelah mengatakan itu, Will langsung pergi meninggalkan ruangan itu. Karena banyak hal yang perlu Will persiapkan dalam misinya kali ini.


Sebab tugasnya kali ini cukup berbahaya, jika dia ceroboh sedikit saja maka nyawanya dan juga Alea akan menjadi taruhannya di sana.


“Terima kasih, Tuan! Kalau begitu saya mohon pamit undur diri,” ucap Alea yang langsung memberi hormat, setelah itu segera meninggalkan ruangan.


Kini hanya tersisa Rayden, Zhia dan si kembar saja yang berada di dalam ruangan itu. Melihat Will dan Alea yang sudah tidak berada di ruangan itu, Luca dan Lucia pun segera mengahmpiri papah mamahnya yang sudah duduk di sofa.


“Papah! Mamah, apakah paman Will dan kak Alea sedang bertengkar?” tanya Lucia dengan wajah polosnya, tetapi anak sekecil itu sangat peka terhadap perasaan orang lain.


“Kayaknya memang begitu, apalagi paman Will terlihat sangatt marah dan ada harapan juga di matanya,” imbuh Luca yang benar-benar memiliki mata yang sangat Jeli dalam menilai seseorang.


“Mamah tidak tahu, sayang! Biarkan saja, itu urusan orang dewasa. Kalian tidak perlu memikirkannya, mengerti?” ujar Zhia yang menasehati kedua anak kembarnya itu.


“Iya, Mah! Kami mengerti,” sahut Luca dan Lucia bersamaan.


Setelah itu, Luca dan Lucia peun kembali bermain dengan bermanja-manja pada mamah dan papahnya.


“Sayang, apa yang terjadi dengan mereka?”


Zhia yang menjadi ikut penasaran pun akhirnya menanyakan hal sama kepada Rayden.


“Mana aku tahu, sayang! Mungkin Will sedang kesambet setan kali, makanya dia bersikap seperti itu!” ujar Rayden yang sama bodo dengan Will yang tidak tahu terima kasih itu.


“Benarkah? Pantas saja, sikapnya sangat jauh berbeda dengan biasanya. Padahal mereka pasangan yang sangat serasi, tapi kenapa mereka malah bertengkar ‘yah!” gumam Zhia yang terus memikirkan tentang hubungan Will dan Alea.


“Sayang, apa kau tidak berniat ingin membantu hubungan Will dan Alea lagi?” tanya Zhia dengan tatapan mata yang penuh harap.


“Sayang, biarkan hubungan mereka berkembang dengan caranya sendiri. Jika memang mereka berdua berjodoh, maka tanpa perlu kita ikut campur mereka pasti nantinya akan tetap Bersatu. Seperti kita!” jelas Rayden yang mengibaratkan seperti hubungannya dengan Zhia.


Karena mereka berjodoh, meskipun awalnya mereka berppisah tapi setelah tujuh tahun kemudian mereka di pertemukan kembali ddan di satukan dalam ikatan pernikahan yang suci.


“Tapi gemes sendiri melihat mereka berdua! Padahal sudah jelas sekali kalau mereka saling menyukai, tapi kenapa tidak mau mengutarakan secara langsung?” ujar Zhia yang masih saja memikirkannya, hingga membuat Rayden sendiri yang gemas kepadanya.


“Ishh, … Malah aku yang gemas sendiri sama kamu. Karena terlalu ikut campur dengan urusan Will. Kenapa kau tidak bisa fokus mencintaiku dan memperhatikan diriku saja ‘sih?”


Rayden dengan gemasnya mencubit kedua pipi Zhia dan berkali-kali mengecup bibir Zhia.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


Note : Sambil Menunggu update Willea. Silahkan kunjungi dan baca juga karya temanku, udah orangnya baik ditambah cantik lagi. Cuzz, ... Jangan Lupa beri dukungan kalian juga 'yah!😉🥰🥰😘