
...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...
...𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...
...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...
Benar, bagaimana dengan situasi Will dan yang lainnya. Kita akan kembali pada pertarungan Jaydon dan Thunder terlebih dahulu.
Pertarungan keduanya tidak berhenti hanya karena Jaydon berhasil melukai salah satu kaki Thunder saja. bahkan itu hanya sebagai permulaan sebelum pertarungan yang sebenarnya.
“Baiklah, tidak usah banyak bicara lagi. Bagaimana kalau kau mulai membayarnya saja mulai sekarang. Tidak perlu khawatir, aku akan mengambilnya sendiri dengan kedua tanganku.”
Selesai mengatakan itu, seketika raut wajah Jaydon berubah sangat serius. Matanya di penuhi tatapan ingin membunuh, sementara tangannya terus memainkan pisau yang dia temukan sambil menatap fokus pada Thunder. Jaydon, si iblis neraka menggila maka tidak ada hari esok untuk musuhnya.
Pertarungan yang sebenarnya di mulai, bahkan terasa lebih senngit dan menegangkan dari pertarungan Rayden dan Fernand.
Baik Jaydon maupun Thunder sama-sama menggunakan senjata tajam untuk saling menyerang. Meskipun salah satu kakinya terluka, kekuatan Thunder tidak bisa di sepelekan.
“Aku harus mengakui bahwa tenagamu sungguh luar biasa, sepertinya tidak sia-sia tubuhmu bongsor seperti itu,” ujar Jaydon yang belum bisa melukai Thunder lagi.
“Hahahaa, … Sepertinya kau tidak bisa mendapatkan apa yang kau mau hari ini,” sahut Thunder dengan angkuhnya.
“Hahahaa, … Benarkah? Lalu apakah kau bisa mengehentikan ini?”
Baru saja Jaydon selesai mengatakan sesuatu, dari tangan kirinya dia langsung melemparkan sebuah belati ke arah Thunder.
Dan kali ini sasaran Jaydon bukan lagi salah satu kakinya melainkan langsung kepalanya. Tapi sayangnya, Thunder bisa menghindari serangan dadakan tersebut.
Thunder sudah sangat terkejut dengan aksi Jaydon barusan, tapi dengan santainya Jaydon malah berkata, “Oops, … Maaf, tanganku sedikit licik. Sayang sekali, kau bisa menghindarinya.”
“Bangsat! Beraninya kau, _....” Thunder mengumpati Jaydon dengan penuh amarah.
“Hay, tenanglah! Bukankah aku sudah minta maaf, lagian kau bisa menghindarinya dengan baik. Kalau kena baru kau boleh marah-marah,” ujar Jaydon masih dnegan sikap santainya.
“Mati kau, sialan!”
Tanpa banyak kata, Thunder kembali menyerang Jaydon secaa membabi buta. Karena di kuasai oleh kemarahan, Thunder tidak dapat melakukan serangan dengan tepat. Situasi itu di manfaatkan oleh Jaydon dengan sangat baik.
Apa yang di lakukan Jaydon adalah menyayat pergelangan, sehingga pisau senjata tajam yang berada di tangan Thunder berhasil di jatuhkan. Dan yang selanjutnya yang terjadi, Jaydon melukai Thunder secara membabi buta.
Berkali-kali Jaydon menusukan pisaunya di tubuh Thunder. Kemudian dia berbisik, “Matilah secara perlahan dan nikmati rasa sakit yang aku berikan ini. Anggaplah rasa sakit ini sebagai bayaran atas utang mu padaku.”
“Ughhh, …”
Akibat banyaknya luka tusukan di tubuhnya, Thunder akhirnya terkapar tak berdaya dengan mulut yang mengeluarkan darah segar.
Jaydon hanya menatapnya dingin, bahkan terlihat dia tersenyum puas karena berhasil membalaskan dendamnya.
“Sudah selesai!” ucap Jaydon.
“Kalian bereskan sisanya, aku akan mencari keberadaan Tuan muda untuk melapor,” lanjutnya memberikan perintah kepada anak buahnya yang lain.
“Baik, Tuan Jaydon!” sahut anak buahnya.
...****************...
Sementara itu, di sisi lain Will masih melawan Sania. Harus di akui oleh Will bahwa kemampuan bela diri Sania cukup tinggi dan hampir setara dengannya.
Gerakannya sangat lincah dan serangannya sangat sulit di tebak sehingga Wil beberapa kali hampir terkena serangannya itu.
“Sial, bagaimana bisa seorang wanita bisa memiliki tenaga sebesar ini bahkan kemampuan bela dirinya cukup luar biasa,” batin Will yang harus mengakui kehebatan Sania.
“Ada apa? Apa kau terkejut bahwa aku lebih hebat darimu?” ujar Sania dengan angkuhnya.
“Sedikit, tapi kau harus tahu ini bahwa kemampuan kita itu setara. Jadi, ayo kita buktikan siapa yang terbaik di antara kita berdua?” tantang Will dengan penuh percaya diri.
“Sialan, kau terus saja meremehkan aku! Apakah kau sudah lupa saat kau tidak pedaya sama sekali waktu itu?” ejek Sania merendahkan Will dengan senyumannya.
“Ayolah, itu hanya sebuah masa lalu yang tidak ingin aku ingat sama sekali! Apakah kau tidak malu bisa mengalahkan aku dengan cara licikmu itu,” ujar Will yang tidak terpenmgaru sama sekali dengan kata-kata Sania, dia bahkan dengan santainya membalas perkataan Sania hingga tak dapat berkata-kata lagi.
“Kali ini kau pasti akan mati di tanganku!” seru Sania yang bersiap kembali menyerang.
“Ayo, kita lihat hasil akhirnya!” gumam Will yang juga membalas menyerang.
Baik Will maupun Sania sama-sama menggunakan sebilah pedang sebagai senjatanya untuk bertarung. Terlihat Will sempat kewalahan menghadapi setiap trick yang di gunakan Sania dalam berpedang.
Hingga akhirnya setelah cukup lama mengamati dan bertahan, Will pun menemukan kesempatan dan kelemahan Sania.
Dengan satu gerakan cepat, Will langsung memotong tangan Sania. Tak hanya berhenti di situ saja, Will kemudian langsung menembuskan pedangnya pada tubuh Sania. Seketika tubuh Sania ambruk saat Will menarik pedangnya dan dia muntah darah.
“Kau kalah! Dan ini bayaran yang harus kau terima, karena telah berani menargetkan Nona kecil kami!” ujar Will sembari mengayunkan pedangnya lagi dan memotong tangan Sania yang sebelahnya.
“Arghh, … Ughh, …” Sania hanya bisa merintih sembari kembali memuntahkan darah segar.
“Dan ini atas pperbuatanmu yang mencelakai Nyonya muda dan calon anaknya dan karena kau juga menyakiti Alea-ku!”
Will kembali mengayunkan pedangnya, sebenarnya dia ingin memenggal kepala Sania tapi dia tidak tega untuk melakukan itu. Dia akhirnya hanya menyayat leher Sania tepat di nadinya.
Jangan di bayangkan apa yang akan selanjutnya terjadi setelah itu, sudah pasti Sania dalam keadaan sekarat dengan darah yang terus meluncur keluar dari lukanya.
Will hanya menatap Sania dengan dingin sambil bergumam, “Akhirnya semuanya selesai, tapi kenapa aku tidak merasa senang!”
“Seluruh bagian Xavier menyambut kedatanganmu dengan penuh harapan, tapi perbuatanmu membuat kami belajar bahwa menilai seseorang tidak boleh hanya melihat luarnya saja. Kau yang terlihat paling patuh dan pendiam, ternyata memiliki keinginan yang tidak bisa di bayangkan oleh semua orang,” sambung Will.
Tiba-tiba Will teringat dengan Levi dan Nona kecilnya, dia berseru, “Ouhya, … Bagaimana dengan Levi dan Nona kecil! Aku harus segera menyusulnya!”
Tanpa pikir panjang lagi Will pun segera meninggalkan Sania yang sekaratuntuk mencari keberadaan Levi dan Lucia. Hingga akhirnya Will mendengar sebuah pertarungan sengit, dia pun segera mendekati area pertarungan itu.
Begitu Will semakin mendekatinya, dia melihat Levi, Lucia dan Alice tengah bertarung dnegan pembunuh bayaran lainnya.
Di saat Will ingin membantu, matanya tiba-tiba menangkap seseorang yang mengarahkan senjata api laras panjang dan menjadi targetnya adalah Lucia.
Melihat itu Will seketika panik, dia mencoba melindungi Nona kecilnya tapi sayangnya jaraknya terlalu jauh.
Hingga Will hanya bisa memberi peringatan dengan berteriak, “NONA KECIL, AWASSS!!”
Dor, … Dorr, … Dorrr, ….
Tiga suara tembakan kemudian terdengar, seketika semuanya terasa sepi dan hening. Baik Will dan Levi hanya bisa terpaku menatap Nona kecilnya yang juga ikut terdiam, tapi ekspresi terlihat sangat terkejut.
“Nona kecil, _....” Suara Levi tercekat.
Bersambung,.......
...****************...
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...