
...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...
...𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...
...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...
“Ouh, … Itu, maksudku si Levi! Dia sudah seperti adik kandungku sendiri,” jelas Will yang dibuat salah tingkah hanya karena tatapan penasaran dari Alea saja.
“Kau pasti sudah sangat dekat dengannya, hingga sampai menganggapnya seperti adik sendiri,” ujar Alea yang tampak sangat ramah kepada Will tidak seperti biasanya.
“Yah, … Bisa di bilang begitu,” sahut Will lirih.
“Perjalanan kita masih cukup panjang, sebaiknya kita istirahat saja!” lanjut Will yang seakan ingin secepatnya menutup percakapan di antara mereka.
“Iya, saya belum mengantuk. Silahkan anda istirahat duluan saja,” ujar Alea masih dengan sikap ramahnya, meskipun di dalam hatinya merasa sangat kecewa.
“Baiklah,” sahut Will singkat.
Dia pun langsung menutup kedua matanya, tetapi dia dapat mendengar dengan jelas bahwa Alea sedang menggerutu dan mendengus kesal menatapnya.
...****************...
Sedangkan di dalam ruang kerja Rayden, Levi dan yang lainnya tengah menunggu kedatangan pemilik ruangan itu dengan sedikit perasaan takut.
Karena mereka bertiga telah gagal dalam menjalankan misi menangkap Kenzo yang sudah berada tepat di depan matanya.
“Bagaimana ini?” ujar Felix yang terlihat mulai panik.
“Apanya?” sahut Levi singkat masih dengan sikap santainya.
“Tentu saja reaksinya ketika tahu kita gagal manjalankan misi,” sahut Jaydon yang sepemikiran dengan Felix.
Sebab mereka berdua baru bergabung di dalam klan, belajar dari pengalaman saat bersama Evan dulu. Mereka mendapatkan hukuman yang sangat berat, jika gagal dalam menjalankan misi.
“Ouh, ….” sahut Levi yang tampak tak peduli sama sekali.
“Hay, kau tidak takut?” seru Jaydon yang melihat Levi tampak tidak peduli itu.
“Takut apa?”
Orang yang di bicarakan tiba-tiba muncul dari balik pintu, hingga membuat Felix dan Jaydon terkejut tapi tidak untuk Levi.
“Tuan, ….” Levi segera memberi hormat, kemudian di ikuti oleh Felix dan Jaydon.
“Melihat kalian bertiga menghadapku secara bersama-sama sepertinya tugas kalian untuk menangkapnya gagal ‘yah?” ujar Raden yang menebaknya dengan sangat tepat.
“Benar, Tuan! Maaf, semua ini karena kesalahanku,” jelas Levi yang langsung membenarkan dan mengakui sebagai kesalahannya.
“Ouh, … Apakah luka di kepalamu itu, alasan mengapa misi ini gagal dan menjadi kesalahanmu?” ujar Rayden lagi yang sekali lagi menebaknya dengan tepat.
“Maaf, _….”
“Lupakan saja kalau kau mau minta maaf lagi, karena itu tidak mengubah apapun. Lain kali, jangan muncul di depan putriku kalau kau terluka. Aku tidak suka melihat dia mengkhawatir dirimu seperti tadi.”
Belum sempat Levi menyelesaikan ucapannya. Rayden langsung memotong ucapannya, dia pun kembali mengingat tentang kejadian di depan tadi. Semakin Rayden memikirkannya, semakin membuatnya merasa kesal saja.
“Kenapa kau diam? Apa kau ingin selalu membuat putriku merasa khawatir, begitu?” seru Rayden yang semakin dibuat kesal, karena Levi tidak langsung menjawabnya.
“Tidak, Tuan! Saya tidak akan muncul di depan Nona kecil lagi, seperti yang anda perintahkan.”
Levi segera menjawabnya, meskipun hatinya terasa sangat berat tapi demi kebaikan Nona kecilnya dia bersedia melakukan apapun termasuk menjauhinya.
“Aku tidak menyuruhmu agar tidak menemuinya lagi! Aku hanya memintamu tidak menemui, jika kau sedang terluka saja. Dengan kata lain atau singkatnya saja, jangan sampai kau terluka saat menjalankan misi. Begitu juga untuk yang lainnya, mengerti?”
Entah kenapa Rayden harus menjelaskan maksud perkataannya tadi kepada Levi. Apalagi ketika melihat perubahan raut wajah Levi yang seketika terlihat tampak murung saat dirinya di minta untuk menjauhi putrinya.
“Baik, Tuan! Kami mengerti,” sahut Levi, Felix dan Jaydon bersamaan.
“Lalu kenapa kalian masih di sini?” seru Rayden yang melihat Levi yang lainnya malah senyum-senyum sendiri sambil menatapnya.
“Menunggu tugas berikutnya dari anda, Tuan!” ujar Felix yang merasa sangat bangga mendapat pemimpin seperti Rayden.
“Selesaikan tugas yang gagal itu dulu. Dan jaga diri kalian masing-masin, terutama kamu Levi. Ingat pesanku tadi!”
Meskipun tidak mengatakannya secara langsung, jelas sekali melalui kata-katanya bahwa dia sangat mengkhawatirkan Levi di bandingkan dengan yang lainnya.
Karena saat ini yang tengah dalam bahaya adalah Levi dan bahakan sekarang entah kenapa perasaannya semakin buruk saja.
“Baik, Tuan!” sahut mereka bersamaan.
“Kalian boleh pergi sekarang!” usir Rayden.
Levi, Felix dan Jaydon pun segera keluar dari ruangan itu. Tak lama kemudian, Rayden juga keluar dari sana dan langsung menuju ke kamarnya untuk beristirahat dan menepati janjinya kepada Zhia yaitu menceritakan tentang apa yang sedang terjadi didalam klan. Sehingga dia harus terlibat langsung lagi dengan dunia mafia itu.
...****************...
Pada sisi lain, dugaan Will memang benar dan sangat tepat. Kedatangan orang-orang yang dilihat Will saat dibandara merupakan kumpulan mafia dan ganster yang di sewa oleh Richo untuk membantu Kenzo membunuh Levi.
“Aku dengar dari Richo kalau kau kesulitan karena ada mantan ketua klan Tiger Dark dan orang kepercayaannya di sisi anak itu. Apakah itu benar?” ujar Fernand.
Ketua mafia Darkness yang terkenal sangat kejam dan juga bengis dalam menghabisi musuh-musuhnya.
Dan ada satu pria lagi yang merupakan ketua gangster Naga merah yang bernama Thunder. Dia juga di kenal menggunakan berbagai cara licik dan menakutkan untuk menghancurkan musuhnya.
“Apakah kau akan terus diam dan tidak mau berbagi informasi dengan kami?” bentak Thunder yang kesal melihat sikap diam Kenzo.
“Ini! Seperti yang kau katakan tadi, anak itu memang di lindungi oleh dua orang yang bernama Jaydon dan Felix. Ada beberapa anak buah Tuan Rayden yang juga melindunginya.”
Kenzo pun akhirnya menunjukan informasi tentang Jaydon dan Felix yang berhasil dia dapatkan dengan susah payah itu.
Fernand yang sudah lama berada di dunia mafia, tentu saja langsung mengenali sosok Jaydon dan juga Rayden.
“Apa kau tahu siapa Rayden sebenarnya?”
Tiba-tiba Fernand menanyakan tentang identitas Rayden pada semua orang yang berada di sana. Namun, melihat reaksinya Thunder sepertinya tidak mengenali Rayden sama sekali.
Sementara, Kenzo hanya mengetahui sebatas Rayden seorang Ceo perusahaan terbessar BLOUSHZE Group saja.
“Bukankah dia seorang Ceo BLOUSHZE Group, perusahaan ternama di negara ini dan bahkan di dunia?” Kenzo sedikit ragu saat melihat Fernand yang terlihat menertawakan jawabannya.
“Kau benar! Tapi bukan sekedar itu saja, dia juga seorang ketua mafia yang bernama BlackSky. Thunder, apa kau pernah mendengarnya?” ujar Fernand sekadar untuk memastikan saja.
“Tentu saja aku pernah mendengar tentang klan BlackSky, tetapi untuk nama Rayden aku tidak pernah mendengarnya sama sekali,” jelas Thunder.
“Bagus! Ayo, kita bekerjasama merebut klan BlackSky?” Fernand tanpa pikir panjang lagi mengajak Thunder untuk bersekutu.
Bersambung,.......
...****************...
...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...
...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍...
...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...
...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...
...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....
...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...
...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...
...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...
...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...
Note : Sambil Menunggu update Willea. Silahkan kunjungi dan baca juga karya temanku Kak Erma Roviko, dia salah satu penulis paling Badas dan keren menurutku🤭. Cuzz, ... Jangan Lupa beri dukungan kalian juga 'yah!😉🥰🥰