Willea

Willea
135. Selesai!



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


Rayden yang menyadari ketakutan Fernand, dia pun berkata, “Kenapa kau diam? Apakah kau takut akan menghadapi semua anak buahku ini?”


“Kau tenang saja! Karena aku sendiri sudah cukup untuk melenyapkan dirimu, terlebih lagi kau harus membayar semua utangmu padaku. Bukankah begitu?” lanjut Rayden menekankan.


Untuk menutupi rasa takutnya, Fernand pun tersenyum sembari berkata, “Aku tidak akan pernah membayarnya, tapi kalau kau tetap memaksa cobalah ambil sendiri. dan itu pun kalau kau bisa!”


“Jangan menantangku! Atau kau akan menyesalinya,” ujar Rayden memperingatkan.


“Sialan, cepat serang mereka!” seru Fernand mengumandangkan waktunya untuk bertarung.


Pertarungan kembali di mulai, Rayden tak menghiraukan satu pun anak buah Fernand yang berniat menahannya.


Rayden percayakan semua cecunguk itu kepada Felix dan yang lainnya, karena terget utamanya hanya Fernand dan dia tidak ingin memberikan kesempatan lagi bagi Fernand untuk kabur.


“Sudah aku katakan, kau tidak bisa lari lagi sekarang,” ujar Rayden sambil menyeringai dengan tatapan tajam pada Fernand.


Seperti yang di katakan Rayden, Fernand memang tidak bisa lari lagi. Karena tidak ada pilihan lain lagi, Fernand pun langsung saja menyerang Rayden. Pertarungan sengit antara Rayden dan Fernand di mulai.


Berkali-kali Rayden malayangkan pukulannya dengan sangat keras pada Fernand. Dan Fernand tentu saja tidak bisa tinggal diam, dia berusaha untuk membalas tapi tidak ada satu pun pukulannya yang mengenai Rayden.


“Hahahaa, … Melihatmu yang sangat payah ini, aku sekarang mulai mempertanyakan dirimu! Apakah kau menjadi ketua mafia dengan cara yang pengecut juga?” ujar Rayden yang menertawakan Fernand yang seperti tidak ada apa-apanya di hadapannya.


“Sialan kau, Cano!” seru Fernand mengumpat sembari melakukan serangan dadakan pada Rayden.


Namun, lagi-lagi Rayden menghindarinya dengan mudah. Kemudian Rayden berkata, “Kau tahu Evan Joseph? Tidak, lebih tepatnya kau pasti mengenal Revan Sam Joseph. Dia adalah anak pemilik tempat ini yang aku bunuh di tempat ini juga.”


“Apa kau tahu bagaimana dia mati waktu itu?” lanjutnya menyeringai.


“Kau pikir aku peduli! Karena kau ‘lah yang akan mati di tempat.”


Fernand balik menyeringai sembari mengeluarkan sebuah pisau panjang dari balik jaketnya. Meskipun sudah memperkirakannya sejak awal, Rayden masih saja merasa sedikit terkejut karena sampai akhir Fernand tetap bersikap layaknya seorang pengecut.


“Benarkah? Kalau begitu aku akan menunjukan bagaimana dia mati di sini atau aku akan mempraktekannya langsung padamu,” ujar Rayden yang mulai menyerang Fernand tanpa rasa takut, walaupun Fernand bertarung menggunakan senjata.


Rayden terus melayangkan pukulannya sembari menghindari serangan dari pisau di tangan Fernand.


Di sela pertarungan Rayden tiba-tiba merebut pisaunya dari tangan Fernand, kemudian berkata, “Pisau ini tidak cocok untukmu, maka dari itu aku yang akan memegangnya.”


Detik berikutnya, Rayden langsung mengayunkan pisau yang sudah berada di tangannya dan berhasil melukai dada Fernand hanya dengan sekali tebas.


Tidak berhenti di sana, Rayden semakin memanfaatkan pisau itu untuk melukai kaki kanan dan lengan kiri Fernand.


“Aku beritahu padamu! Evan mati kerena terkena tembakan tepat di kepalanya oleh putraku, Luca. Bukankah dia mati terlalu mudah?” ujar Rayden yang terus menyeringai dengan tatapan membunuh pada Fernand.


“Arghh, … Sialan kau,” umpat Fernand sembari merintih kesakitan pada luka-lukanya.


Rayden tersenyum saat mendengar umpatan dari Fernand. Sambil menyeringai Rayden berkata, “Tapi menurutku kematian seperti itu tidak terlalu buruk untuknya. Mengingat aku memiliki banyak utang kepadanya, karena telah melindungi istri dan anakku.”


“Lalu kematian seperti apa yang harus aku berikan padamu? Kau telah melukai istri dan calon anakku. Kemudian, kau juga mengincar Levi sekaligus putriku. Kau menghancurkan Mansion milikku dan menyakiti orang-orangku. Dan kesalahan terbesarmu adalah kau bersikap pengecut sampai akhir.”


Rayden mengurai satu persatu kesalahan yang telah di lakukan Fernand sembari berjalan mendekati Fernand. Inilah puncak kemarahan sang raja iblis, bahkan Felix sendiri tidak berani ikut campur dalam pertarungan Fernand dan Rayden.


“Hahahaa, … Percuma saja kau membunuhku, karena saat ini putrimu itu pasti sudah mati oleh Sania,” ujar Fernand yang mencoba mengalihkan kemarahan Rayden pada adiknya.


“Bwahahahaaa, … Aku sangat yakin bahwa kau juga tahu kalau putriku tidak akan mudah untuk mati, terlebih lagi jika ada Levi di sisinya. Mungkin saat ini adikmu itulah yang sedang meregang nyawa di pojok suatu ruangan. Bukankah kau setuju dengan ucapanku barusan.”


Felix yang sedang membereskan mayat yang berjatuhan hanya bisa menggeleng kepala melihat kegilaan dari Tuannya itu.


“Woaah, … Dia lebih gila dari sebelumnya. Aku ingin tahu bagaimana akhir dari orang itu,” gumam Felix yang menyaksikan pertarungan itu dari tempat yang tidak terlalu jauh.


“Tuan, bisakah kita ikut menyaksikan pertarungan Tuan muda?” pinta salah satu anak buah Felix yang mewakili yang lainnya.


“Aish, …Diamlah, kalian bereskan saja semua kekacaun ini dengan baik,” ujar Felix menolaknya dengan tegas.


Puas tertawa, Rayden kembali menyeringai dengan tatapan mata tajamnya sembari berkata, “Sudah saatnya untukmu membayar utang kepadaku satu persatu.”


Kemudian, Rayden langsung memainkan pisaunya sejenak. Tiba-tiba dia berhenti dan langsung menyerang Fernand, Rayden mengayunkan pisaunya dan menancapkan nya di perut Fernand.


Lalu berbisik, “Tusukan ini sebagai bayaran karena kau telah menghancurkan Mansion kesayanganku.”


“Arghhh, ….” Fernand hanya bisa merintih.


Tanpa berperasaan Rayden semakin memperdalam tusukan pada perutnya dan kemudian menariknya dengan cepat. Lalu Rayden kembali menusuk Fernand tepat di jantungnya.


Dan dia kembali berbisik, “Lalu ini sebagai bayaran karena kau telah melukai istri dan calon anakku.”


“Arghhhh, ….” Lagi dan lagi, Fernand hanya bisa merintih kesakitan.


Tak berhenti di sana, Rayden kembali menarik pisaunya dari dada Fernanda dan kembali menusukkan ke bagian tubuh yang lain. Dan kali ini, Rayden dengan sengaja menusuk Fernand dari belakang.


Dengan menyeringai puas Rayden kembali berbisik, “Ini sebagai bayaran kau berani mengincar Levi dan Putriku,”


“Arghhhhhh, ….”


“Dan ini bayaran terakhirmu, karena sudah berani hidup sebagai seorang pengecut. Belajarlah, jika kau hidup menjadi hantu maka jangan menjadi hantu pengecut atau aku akan membunuhmu lagi dengan cara yang lebih menyakitkan dari ini,” bisik Rayden lagi.


Dengan gerakan super cepat, Rayden kembali menarik pisaunya dan memotong leher Fernand hanya dnegan sekali tebas. Seketika darah segar menyembur mengenai wajah Rayden dan saat itu juga tubuh Fernand ambruk ketanah dalam keadaan sudah tidak bernapas lagi.


Terlihat Rayden menghela napas panjang sambil berkata, “Akhirnya selesai juga!”


Melihat Tuan mudanya berhasil menghabisi Fernand, Felix dengan cepat berlari menghampirinya sambil berkata, “Tuan, kami telah menyelesaikan semuanya yang ada di sini.”


“Bagaimana dengan yang lainnya?” tanya Rayden tatapan matanya terlihat dingin.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...