Willea

Willea
51. Bahaya!



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


“Tunggu dulu! Bukankah kalian datang atas perintah dari Tuan Richo untuk membunuh anak itu, tapi kenapa kalian malah mengubah target kalian?” ujar Kenzo yang mencoba mengingatkan pada kedua orang berbahaya itu akan misi utama mereka.


“Diamlah! Kau tidak lihat kami sedang bicara, Hah?” Fernand yang kesal dengan perkataan Kenzo langsung saja mencekik lehernya.


“Dengarkan aku! Aku datang kesini bukan karena perintah siapapun, apalagi idiot bernama Richo itu. Dia hanya bisa terus memohon padaku untuk membantunya. Jadi, kau tutup mulut saja! Aku akan tetap membunuh bocah itu sebagai bonus dalam menaklukkan klan BlackSky. Apa kau paham sekarang?” lanjut Fernand yang menekankan di setiap katanya agar Kenzo selalu ingat dengan perkataannya itu.


“I-iya, Tuan!” sahut Kenzo yang tampak ketakutan.


“Bagus, kau duduk manis saja sambil menunggu hasilnya,” ujar Fernand yang langsung melempat tubuh Kenzo begitu saja.


“Apa jawabanmu, Thunder?”


Fernand kembali beralih pada Thunder, karena pengganggunya sudah di buat diam olehnya yaitu Kenzo.


“Melihatmu yang mengajakku untuk bersekutu sepertinya lawannya cukup menyusahkan dan berbahaya. Jadi, sebelum aku memutuskan bukankah kau harus menawariku sesuatu yang cukup menarik terlebih dahulu?”


Thunder mencoba bernegosiasi sebelum mencapai kesepakatan.


“Baiklah, apa yang kau inginkan? Asal kau tahu kekayaan yang di miliki Rayden jauh lebih banyak dari perkiraanmu sekarang. Jika kita berhasil mengalahkannya, maka kau akan menjadi raja seumur hidupmu?”


Fernand tidak sebodoh itu, dia tahu bahwa yang di inginkan Thunder hanyalah kekayaan dan juga kekuasaan saja hanya dengan melihat melalui matanya.


“Baiklah, aku setuju! Rencana kau yang menyusunya, aku hanya akan membantu dengan kekuatan tidak lebih dari itu.” Thunder pun langsung menyetujuinya.


“Okay, itu sudah cukup untukku!” Kesepakatan pun terjalin di antara keduanya.


Fernand mulai menyusun rencana untuk menyerang klan BlackSky, dia juga mulai mengumpulkan berbagai informasi mengenai Rayden dan para anak buahnya.


Hal yang sama pun terjadi pada Will. Dia yang masih kepikiran tentang orang-orang yang di lihatnya di bandara. Sehingga Will tidak konsentrasi sama sekali.


“Tuan Will, lantai berapa kamar untuk kita menginap?” tanya Alea begitu mereka memasuki Lift hotel, karena sebelumnya mereka menolak bantuan resepsionis yang ingin mengantar mereka.


“Aku harus mencari tahu secepatnya, perasaanku semakin tidak enak. Apalagi tugasku di sini sepertinya memerlukan banyak waktu untuk menyelesaikannya,” batin Will yang masih saja melamun karena memikirkan tentang orang-orang itu.


“Tuan Will, anda mendengarkan aku?”


Karena tidak mendapat jawaban, Alea terpaksa harus sedikit meninggikan suaranya.


“Hah? Apa?” seru Will yang tampak bingung.


“Kamar kita di lantai berapa?” Alea terpaksa mengulangi pertanyaannya tadi.


“Lantai 20, Kamar 2120 untukmu dan kamar 2121 untukku,” jawab Will seperlunya.


Alea segera menekan tombol liftnya sambil sesekali menatap Will yang kembali melamun. Melihat Will yang bersikap dingin dan cuek kepadanya, malah membuat Alea menjadi penasaran tentang apa yang sedang pria itu pikirkan saat tengah melamun seperti itu.


“Tuan Will, anda terlihat sering melamun semenjak kita di pesawat. Apakah terjadi sesuatu?” tanya Alea lagi yang tidak dapat menahan rasa penasarannya lagi.


“Tidak ada, kita sudah sampai, beristirahatlah untuk hari ini! Karena kita akan mulai bekerja mulai besok,” ujar Will dengan dinginnya.


Will langsung melangkah keluar dari lift membiarkan Alea yang terus mengikutinya di belakang. Hingga sampai didepan kamar mereka, Alea pun memberanikan diri untuk bertanya lagi.


“Tuan Will, apakah tugas ini sangat berbahaya sampai kau terus terlihat cemas dari awal kita menaiki pesawat?” tanya Alea yang menunjukkan sedikit ketakutan di wajahnya.


“Tidak sama sekali, jika kau tidak mengacaukannya,” sahut Will dengan dinginnya.


“Ouhya, … Jika kau membutuhkan sesuatu cari saja aku,” lanjut Will sebelum menutup pintu kamarnya.


“Baiklah,” sahut Alea lirih.


“Okay, selamat beristirahat!” ucap Will, kemudian langsung menutup pintu kamarnya.


“Dasar Will bodoh! Brengsek dan tidak berguna,” umpat Alea.


Alea masuk ke dalam kamarnya sendiri dan menutupnya dengan sangat kuat, hingga dia sadar bahwa dia sedang berada di hotel orang dan bukan rumahnya.


“Astaga, aku lupa ini bukan pintu rumahku! Apakah aku harus mengganti ini? Ini tidak rusak ‘kan?” Alea terus bergumam sendiri sembari memeriksa pintunya dengan cemas.


Will tidak bisa melepaskan pikirannya pada orang-orang itu. Maka dari itu setibanya di hotel, Will pun langsung mencari tahu mengenai pesawat itu dan orang-orang yang menaikinya.


Dengan ketrampilan meretasnya, Will bisa dengan mudah mencuri data penerbangan tentang pesawat.


“Aku harus mencari tahu siapa mereka. Dengan begitu aku bisa kembali fokus pada misi ku di sini,” ujar Will yang langsung membuka laptopnya untuk memulai penyelidikannya.


Dengan gerakan jari-jemarinya yang sangat cepat, Will mulai meretas data bandara dan mencuri data tentang dua pesawat yang membawa orang-orang mencurigakan itu.


Namun, tidak berhenti di situ saja, Will juga harus memastikan siapa sebenarnya identitas para penumpang itu hingga membuat perasaannya terus tidak tenang.


Setelah memerlukan waktu yang sangat panjang, Will akhirnya menemukan setiap informasi dari orang-orang itu yang sesuai dugaannya bahwa mereka dari kelompok mafia dan juga gangster yang berkuasa di negara K.


“Apa ini? Ternyata benar dugaanku, orang-orang itu bukan orang biasa,” gumam Will yang terkejut dengan hasil penyelidikannya itu.


“Mereka berasal dari negara ini! Itu artinya orang-orang itu kemungkinan besar juga menargetkan nyawa Levi. Bahaya, mereka semua dalam bahaya!”


Will terlihat sangat cemas dan khawatir tentang keselamatan Levi di sana. Meskipun sangat berbakat, tetapi Levi juga sering bersikap sangat ceroboh.


Jadi, Will harus segera melaporkan tentang hal ini kepada Rayden secepat mungkin.


Disaat Will sedang tegang dan ketakutan, tiba-tiba terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya. Will pun mengira bahwa misinya telah ketahuan dan musuh telah mengepungnya dari luar. Sampai dia mendengar suara Alea memanggil namanya.


“Tuan Will, ini aku Alea! Bisa buka pintunya sebentar?” pinta Alea.


“Astaga, aku pikir sedang di kepung musuh,” gumam Will yang akhirnya bisa sedikit bernafas lega.


“Tuan Will!” seru Alea, karena tidak mendapat tanggapan dari Will.


“Iya ya ya, … Tunggu sebentar!” sahut Will yang tidak akan didengar oleh Alea, meskipun dia berteriak sekencang-kencangnya.


Karena ruangan itu di penuhi dnegan alat kedap suara. Will pun segera membereskan semua hasil penyelidikannya tadi dan segera berjalan menuju pintu untuk membukanya.


“Ada apa?” tanya Will begitu membuka pintunya.


“Aku tidak bisa tidur di tempat asing,” ujar Alea dengan wajah memelas.


“Lalu, kau ingin kita tidur satu kamar?” seru Will dengan dinginnya, seketika Alea pun membulatkan kedua bola matanya.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 10 pagi ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...


Note : Sambil Menunggu update Willea. Silahkan kunjungi dan baca juga karya temanku, dia salah satu penulis paling kece loh. Cuzz, ... Jangan Lupa beri dukungan kalian juga 'yah!😉🥰🥰