Willea

Willea
100. Ketahuan!



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


“Hahahaa, …. Lihatlah betapa bodohnya mereka! Mereka pikir akan menang setelah menyerang ku, tapi lihatnya pada akhirnya mereka akan menyesalinya seumur hidup! Adikku memang yang terbaik, dia memberiku sebuah tontonan yang sangat menarik,” ujar Fernand yang tertawa penuh kemenangan.


“Hahaaa, … Bukankah ini patut di rayakan?” usul Thunder yang juga ikut tertawa bersama.


“Kau benar, tapi sebelum itu kita harus menjemput tamu istimewa yang memberikan kita kemenangan ini.”


Fernand mulai mengetahui bahwa keberadaan adiknya mulai terungkap, dia pun ingin segera menyelamatkan adiknya.


Dengan memanfaatkan setiap kamera tersembunyi yang berhasil adiknya pasang, Fernand pun telah menyusun sebuah rencana.


“Bagaimana kita melakukannya?” tanya Thunder penasaran.


“Kita akan menghancurkan istana miliknya,” jawab Fernand dengan penuh percaya diri.


“Maksudmu kita akan menyerang Mansion yang sekarang mereka tinggali?” Thunder mencoba memastikan pendengarannya.


“Benar, kita manfaatkan kekosongan tempat itu dan menghancurkannya tanpa tersisa sedikitpun. Sekarang kau kumpulkan semua anak buah kita yang masih tersebar, giliran kita yang akan melakukan penyerangan secara langsung.”


Mengetahui bahwa sebagian besar orang kepercayaan Rayden berada di rumah sakit, Fernand dan yang lainnya pun berniat untuk menyerang Mansion Rayden secara langsung dan menyelamatkan adiknya.


“Baiklah, aku juga ingin membalaskan kekalahanku tempo hari pada orang itu,” ujar Thunder yang juga ingin memanfaatkan kelemahan musuhnya yang sedang tidak siap untuk menghadapi penyerangan yang akan mereka lancarkan.


Ternyata sedari tadi Fernand menyadari bahwa Kenzo sedang menguping pembicaraan mereka secar diam-diam.


Dan sebenarnya Fernand sejak kemunculan Kenzo yang sempat meghilang sesaat itu, dia mulai menaruh curiga kepada orang kepercayaan Richo itu.


“Ini bahaya, aku harus segera memberitahukan Tuan Levi tentang penyerangan ini secepat mungkin,” batin Kenzo yang masih belum menyadari bahwa keberadaannya di sana telah di ketahui oleh Fernand.


Apalagi dengan kabar penyerangan maskas persembunyiannya yang tidak mungkin mudah di ketahui oleh orang-orang Rayden seakan bersamaan dengan kemunculan Kenzo.


Sejak saat itu, Fernand sudah mulai menaruh curiga adanya pengkhianatan Kenzo kepada dirinya.


Semenjak itu, Fernand bersikap seolah tidak menyadari apapun. Akan tetapi, secara diam-diam dia menyuruh salah satu anak buah kepercayaannya untuk mengawasi pergerakan Kenzo dengan ketat. Dia sendiri pun ikut mengawasi secara langsung seperti sekarang.


“Kenapa kau malah sekarang diam saja di sini?” tanya Thunder ketika melihat Fernand yang tiba-tiba terdiam dan menatap tajam ke satu arah.


“Sebelum kita membereskan akarnya, aku ingin membereskan cabangnya terlebih dahulu. Karena kalau di biarkan begitu saja, cabang busuk itu akan menusukku dari belakang dan mengacaukan semua rencananya,” ujar Fernand dengan tatapan yang sangat serius.


“Apa yang sebenarnya sedang kau katakan ini?” tanya Thunder yang masih belum mengerti dan menyadari tentang Kenzo.


“Apa maksud perkataannya? Jangan-jangan dia sudah menyadari tentangku yang memihak Levi. Aku harus segera pergi dari sini!” batin Kenzo yang semakin terlihat panik.


“Tangkap tikus busuk itu!” seru Fernand memberikan perintah yang entah kepada siapa.


Namun, ketika Kenzo ingin melarikan diri dan berbalik badan. Dia sudah terkepung oleh beberapa anak buah Fernand. Akhirnya Thunder mulai mengerti tentang cabang busuk yang di maksud oleh pernand tadi saat melihat keberadaan Kenzo di sana.


“Aish, … Sial, apakah aku akan mati hari ini,” gumam Kenzo yang sudah terpojok dengan keadaaan.


Namun, sebisa mungkin Kenzo berusaha melawan meskipun hasilnya hanya sia-sia dan malah mendapatkan beberapa pukulan di seluruh tubuhnya.


Tak perlu memakan waktu lama, Kenzo pun akhirnya tunduk di hadapan Fernand dengan wajah babak belurnya.


Melihat Kenzo yang sudah tidak berdaya, Fernand pun perlahan mendekatinya dan berkata, “Beraninya begundal sepertimu mengkhianati aku, Hah!”


“Kenzo? Apa maksudmu dengan dia berkhianat pada kita?”


Thunder tampak tak percaya bahwa Kenzo akan berpaling dan memihak pada Rayden.


“Sejak dia tiba-tiba muncul dan mengatakan kalau markas persembunyian kita di serang, dari sana ‘lah aku menyadari bahwa ada pengkhianat yang memberitahu lokasi kita pada pihak musuh. Dan yang paling mencurigakan adalah dia, yaitu Kenzo!” jelas Fernand dengan tatapan penuh kebencian dan amarah pada Kenzo.


“Dasar sialan kau! Fernand, biarkan aku membunuh bajingan ini sekarang juga,” pinta Thunder yang seketika di penuhi keinginan untuk membunuh setelah mengetahui semua kebenarannya.


“Jadi, kau akan membiarkannya begitu saja?” tanya Thunder kembali memastikan.


“Tidak, karena aku akan memastikan dia menjadi yang terakhir mati agar menyesali keputusannya yang beralih memihak pecundang seperti Rayden,” ujar Fernand.


“Hahaaa, … Kau yakin bisa mengalahkan mereka?” sindir Kenzo dengan tatapan mengejek.


“Hahahahaaaa, … Kau menanyakan itu padaku? Lihatlah, gunakan mata dan otakmu itu untuk menilainya sendiri. Cano dan semua anak buahnya sedang terpuruk sekarang, bahkan mereka tidak dapat melindungi istananya sendiri. Apalagi untuk melindungi mu yang payah ini.”


Dengan angkuh dan sombongnya Fernand terus mengatakan bahwa pihak Rayden sudah tidak menjadi ancaman dalam mewujudkan keinginannya itu menghancurkan kekuasaan Xavier di negara A.


“Kau yang seharusnya bercermin dan lihat dirimu sendiri. Saat ini pun kau bukanlah tandingan mereka, karena mereka tidak mengetahui caranya untuk kalah melawan pecundang seperti dirimu itu.”


Mungkin karena merasa kematiannya sudah berada di depan mata, Kenzo sekarang berani secara terang-terangan menghina dan melawan perkataan Fernand dengan penuhu percaya diri. Bahkan Kenzo terus tersenyum mengejek kepercayaan diri Kenzo yang hasilnya belum terbukti sama sekali.


“Beraninya mulut sampahmu ini menghinaku! Akan aku pastikan kau akan sangat menderita sebelum mati di tanganku,” geram Fernand yang mulai terpancing oleh hinaan yang terus di lontarkan Kenzo.


“Bawa dia ke ruang bawah tanah dan siksa dia tapi jangan sampai mati.” Lalu Fernand memerintahkan anak buahnya untuk mengurus Kenzo.


“Baik, Tuan!”


Mereka pun segera membawa pergi Kenzo sesuai perintah. Kini kembali tersisa Fernand dan Thunder yang masih berada di sana.


Sesaat Fernand terdiam begitu menyadari keberadaan Thunder yang ternyata masih berada di sampingnya. Namun, karena Thunder bereaksi masa bodoh Fernand pun akhirnya menegurnya.


“Kenapa kau masih ada di sini? Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk mengumpulkan semua anak buah kita?” tanya Fernand.


“Aku sudah melakukannya dengan ini,” jawab Thunder sembari menunjukkan isi pesan yang berada di dalam layar ponselnya.


“Lalu kau hanya akan berdiam diri saja di sini, begitu?” tuntut Fernand lagi yang sedikit kesal dengan sikap santai rekannya itu.


“Lalu aku harus apalagi?” tanya Thunder dengan raut wajah bingungnya.


“Siapkan persenjataan untuk mereka! Kenapa aku selalu memberimu perintah terlebih dahulu padamu agar kau mengerti, Hah!” seru Fernand yang tampak benar-benar kesal dengan kebodohan Thunder.


“Bukankah kau yang memegang kunci gudang persenjataan? Bagaimana aku bisa menyiapkan senjatanya kalau kuncinya masih ada padamu?” sahut Thunder yang membuat Fernand tak mempu berkata apapun lagi. Karena memang yang di katakan Thunder benar adanya.


“Sudahlah, Ayo kita pergi!” ujar Fernand.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari setiap pukul 16.00 WIB ‘yah!😍😍...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...