Willea

Willea
158. Penyemangat Levi



...◦•●◉✿Willea✿◉●•◦...


...‌𝓑𝓾𝓴𝓪𝓷𝓵𝓪𝓱 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓬𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓪𝓷𝓽𝓪𝓻𝓪 𝓦𝓲𝓵𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪 𝓼𝓪𝓳𝓪. 𝓜𝓮𝓵𝓪𝓲𝓷𝓴𝓪𝓷 𝓴𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓭𝓪𝓻𝓲 𝓦𝓲𝓵𝓵, 𝓓𝓸𝓾𝓫𝓵𝓮 𝓛, 𝓛𝓮𝓿𝓲 𝓭𝓪𝓷 𝓐𝓵𝓮𝓪. 𝓚𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓲𝓽𝓾𝓵𝓪𝓱, 𝓚𝓲𝓼𝓪𝓱 𝓲𝓷𝓲 𝓫𝓮𝓻𝓳𝓾𝓭𝓾𝓵...


...◦•●◉✿Willea ✿◉●•◦...


Richo terdiam, dia hanya menatap tajam Levi dnegan penuh kemarahan yang coba dia tahan di hadapan semua orang. Tanpa berkata apapun, Richo langsung pergi ke ruangannya dan melampiaskan kemarahannya dengan melempar semua barang yang berada di atas meja kerjanya.


“Sialan!” teriak Richo penuh kemarahan.


“Bisa-bisanya bocah ingusan seperti dirinya mengancam ku, Hah!” umpatnya lagi.


“Tuan, _….”


“Apalagi yang ingin kau katakan? Bahkan untuk mengawasi satu orang saja kalian salah mendapatkan informasi!” bentak Richo pada orang kepercayaannya.


“Maafkan kesalahan saya, Tuan!” ucapnya yang hanya bisa meminta maaf.


“Sialan, pasti ini semua ada hubungannya dengan keluarga Xavier sialan itu.”


Richo terus saja mengumpat, tapi tidak ada yang bisa dia lakukan kecuali menuruti perkataan Levi untuk sementara sampai dia menemukan rencana baru.


Apalagi Richo telah menyadari bahwa konsekuensinya semakin besar, jika kembali melibatkan keluarga Xavier.


“Sepertinya tidak ada jalan lain untuk sekarang selain mendengarkan perkataannya baik-baik,” gumam Richo.


“Tidak! Tempatkan beberapa mata-mata untuk mengawasinya. Ingatlah, bahwa dia seorang mafia jadi lakukan sebaik mungkin. Kau mengerti?” perintah Richo yang masih tidak ingin mengalah begitu saja.


“Baik, Tuan! Saya mengerti,” sahut orang kepercayaan Richo itu.


...****************...


Sementara itu, Levi sedang di bawa oleh sang kakek berkeliling perusahaan sembari memperkenalkan cucunya kepada seluruh karyawannya. Paras Levi yang memang tampan membuat para wanita terpesona begitu melihatnya.


“Apakah benar dia Ceo baru perusahaan kita?” bisik salah satu karyawan wanita yang sangat tertarik pada Levi sejak saat pertama kali melihatnya.


“Benar, katanya usia Ceo baru perusahaan kita ini baru akan memasuki 18 tahun! Astaga, usianya hampir sama dengan adik laki-laki ku,” sahut karyawan wanita lainnya.


“Astaga, sudah wajahnya sangat tampan. Kemampuannya juga hebat sekali, kelak yang menjadi istrinya pasti akan merasa sangat beruntung karena bisa memiliki suami se-perfect Ceo kita.”


Pujian tiada hentinya Levi dapatkan dari para kaum hawa yang melihatnya.


“Andai saja, dia memilihku sebagai istrinya.”


Bahkan banyak wanita yang bermimpi untuk sekadar mendapat lirikan dari Levi.


“Jangan bermimpi terlalu tinggi, nanti kau sendiri yang sakit hati! Pria hebat sepertinya pasti akan mendapatkan wanita hebat pula untuk mendampinginya,” ujar salah satu temannya mengingatkan.


Meskipun usianya masih terbilang masih remaja, tapi aura kepemimpinan yang ada di dalam diri Levi membuat semua orang langsung menghormatinya.


Bahkan banyak karyawan yang langsung menjadi pendukungnya, karena tidak menyukai kebijakan yang di lakukan oleh Richo selaku direktur mereka.


...****************...


Kini Levi sudah berada di ruang kerjanya, tampak Kakek Roman masih berada di sana untuk menemaninya.


Kakek Roman masih saja khawatir dengan syarat yang di berikan oleh para anggota dewan dan pemegang saham. Karena bagi orang biasa syarat itu sangat mustahil untuk di penuhi dalam batas waktu tiga bulan saja.


“Zaen, apa kau yakin bisa melakukannya dalam tiga bulan?” tanya Kakek Roman yang tidak bisa untuk tidak peduli.


“Kakek tenang saja, aku bisa mengurusnya dengan baik soal itu. Lebih baik, Kakek kembali ke Mansion saja untuk beristirahat,” jawab Levi dengan santainya.


Kemudian Levi memberikan perintah pada dua sekertaris wanita yang juga berada di sana untuk mengantar Kakek Roman.


Levi berkata, “Kalian berdua antar Kakek menuju ke mobilnya.”


“Baik, Tuan muda!” sahut kedua sekertaris wanita itu serentak.


“Jika kau membutuhkan bantuan, jangan sungkan untuk memberitahu pada Kakek. Okay?” ujar Kakek Roman sebelum meninggalkan ruang kerja Levi.


“Okay, Kakek tenang saja! Semua akan aman terkendali di dalam genggaman tanganku,” balas Levi yang tidak ingin Kakeknya terlalu mengkhawatirkan tentangnya.


Setelah mendengar jawaban dari Levi yang penuh percaya diri, setidaknya perasaan Kakeknya menjadi lebih tenang untuk meninggalkannya di perusahaan.


“Tadi siapa namamu?” tanya Levi pada sekertaris tersebut.


“Anda bisa memanggil saya Theor, Tuan muda!” jawabnya.


“Baiklah, Theo! Aku ingin kau memberiku semua berkas penting perusahaan, apakah ini sudah semuanya? Aku tidak ingin ada yang terlewatkan sedikitpun, kau mengerti?” ujar Levi yang melupakan huruf R di belakangnya saat menyebut nama sekertaris itu.


“Benar, Tuan muda! Semua berkas ini sudah tidak ada yag terlewatkan lagi,” sahutnya membenarkan sembari menunjukan beberapa berkas yang menggunung di atas meja kerja Levi dan meja tamu.


“Astaga, aku membutuhkan asupan vitamin agar bisa semangat melalui semua ini,” gumam Levi yang sudah merasa pening saja sebelum memulai.


Tringg, ….


Hingga tiba-tiba ponselnya berdering sekali, ternyata ada email masuk yang di kirim langsung oleh Will. Levi pun segera memeriksa isi pesan, dia terkejut ketika melihat isi email itu yang ternyata berisikan foto-foto mereka pada saat acara Gender Reveal Party.


“Ini? Will, kau benar-benar Kakak terbaik yang pernah aku temui,” puji Levi sambil tersenyum bahagia saat melihat fotonya berdua dengan Lucia.


Drrrttt, … Drrrttt, …..


Kali ini Will langsung menelponnya, tanpa membuang waktu Levi pun segera mengangkat panggilan telepon tersebut sambil berkata, “Will, terima kasih atas vitamin yang baru saja kau kirimkan ini.”


“Apakah kau menyukainya?” tanya Will yang terdengar sedikit tertawa mendengar Levi yang begitu bersemangat.


“Tentu saja! Aku hampir saja mati lemas di sini dengan semua dokumen yang menggunung di hadapanku sekarang. Tapi berkat Tuan muda, aku tidak terlalu mengalami kesulitan dengan semua dokumen yang ada,” jelas Levi sekaligus sedikit curhat.


“Apa kau langsung memimpin perusahaan begitu sampai di sana?” tanya Will yang tidak percaya Levi begitu bekerja keras di perusahaan miliknya sendiri.


“Tidak, aku baru saja menerima posisi ini. Meskipun harus mendapat banyak pertentang dari para anggota dewan dan pemegang saham,” jawab Levi yang terdengar tidak ingin membahas hal itu lagi.


“Hay, sekesal apapun kau pada sikap mereka. Jangan sampai kau mengangkat senjata di depan mereka, apalagi sampai kau membunuhnya. Sebisa mungkin jauhi perkelahian fisik kalau sedang berhadap dengan para pebisnis. Mengerti?” ujar Will mengingatkan.


“Iya, aku mengerti!” sahut Levi.


Secara tidak langsung Will mencoba mengingatkan Levi agar tidak bertindak sebagai seorang mafia, terlebih lagi jika sosok bocah psikopatnya yang keluar.


Hal itu akan semakin mengakibatkan pertentangan, apalagi Richo telah mengetahui bahwa Levi memiliki kemampuan bertarung.


Meskipun Richo belum mengetahui bahwa Levi adalah tangan kanan sang Mafia. Richo hanya tahu pekerjaan Levi selama ini hanya sebagai pengawal dari bocah kembar keluarga Xavier.


Namun, membunuh karena masalah sepele akan membuka masalah yang lebih besar untuk kemudian harinya.


“Ouhya, … Bagaimana kabar, Nona kecil? Aku selalu mengkhawatirkannya sepanjang waktu. Saat itu aku bahkan tidak berani berbalik untuk melihat keadaanya. Karena aku takut, tidak bisa melangkah untuk pergi lagi jika berbalik menatapnya,” ujar Levi yang sangat frustasi hanya karena Lucia.


“Waah, … Asal kau tahu ‘yah, Levi! Sampai sekarang Nona kecil masih sangat marah besar kepada semua orang terutama pada Tuan muda!” jelas Will yang terdengar bersemangat saat membahasnya.


“Apa yang terjadi dengannya, Will?”


Mendengar itu, perasaan Levi seketika semakin merasa tidak tenang memikirkan Nona kecilnya.


Bersambung,.......


...****************...


...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...


...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari tapi untuk waktu updatenya tidak pasti. Maaf 'yah Author harus mengutamakan pekerjaan di Real life 🙏🙏🙏😞...


...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...


...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...


...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....


...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...


...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...


...Agar tidak ketinggalan kisah seru Double L, keluarga Xavier dan para pengawal tampannya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...


...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...