What Is Love

What Is Love
niko mengungkap kan perasaannya



gilang menjelaskan materi di depan sementara para mahasiswa mendengarkan dengan tenang "tap tap"jeje membuka pintu semuanya menoleh ke arah jeje "masuklah "kata gilang jeje pun masuk duduk di kursinya "mana buku mu?"tanya gilang "aku "kata jeje "tuk"vito meletakan satu buku di meja jeje "dia bawa pak, ada tuh di mejanya"kata dila "oh..baik lah kita lanjutkan tentang sebab terjadinya perang bharatayudha"ucap gilang .


setelah selesai kelas semuanya pada keluar "jeje ke kantin yuk"kata dila jeje menatap ke arah wanita di depannya yang mengulurkan tangannya "pergi saja sendiri"kata jeje "tapi lebih enak pergi bersama"kata dila "benar tuh"kata vito jeje memasukan tangannya ke saku celana nya lalu berdiri "cepat jalan"kata jeje sambil pergi jalan duluan dila tersenyum.


Jeje berhenti di depan pintu terlihat niko berdiri di depan pintu juga "haah"dila terkejut "es ketemu es"fikir vito "minggir"kata jeje niko malah diam dan menatap jeje "aku tidak lembut loh, aku bisa menendang mu sekarang"kata jeje "aku menunggu nya dari tadi"kata niko "tendang aja sekarang, kalau aku terluka kau juga yang harus meng--ahh"niko hampir terjatuh karena di tendang jeje, lalu jeje langsung pergi "ahh..aku tau satu hal"kata leo sambil menatap teman temannya "aku juga"kata adhi.


setelah pulang dari kampus niko pergi ke cafe terlihat ariel sudah menunggunya dengan memo "tumben berdua?"kata niko "yang lain lagi kerja"kata ariel "gimana tadi rencananya?"kata memo "aku mendapat tendangan"kata niko "puffg..uhuk..uhuk"ariel tersedak "tapi kau baik baik saja kan? Tendangan jeje itu sangat menyakitkan"kata memo "yah..lumayan lah"kata niko "boleh aku tanya tanya lagi"kata niko "tanya saja kita di sini buat membahas jeje"kata ariel "aku merasakan ada kebencian di dalam ucapan jeje dan juga sorot matanya di saat dia bicara dengan nada agak tinggi"kata niko "kebencian akan selalu ada di mata orang yang mengalami pristiwa buruk di masa lalu"kata memo "apa ada sesuatu yang buruk yang terjadi di masa lalu nya? Soal orang tua aku tau itu memang buruk"kata niko "JELAS! BAHKAN BURUK DAN SANGAT SANGAT BUR-- umm"mulut memo di sumpal dengan makanan "jangan kuat kuat"kata ariel "maaf aku emosi"kata memo "aku akan cerita tanpa menutup nutupi lagi, dengar ya jeje tidak seperti keluarga lainnya sama seperti kami tapi menurutku dia lebih parah, ketika ada masalah jeje akan jadi sasaran semua cacian dia terima di katain pemalas,anak sialan, anak setan dan lainya jeje pernah nekat melakukan test DNA untuk memastikan dia anak kandung atau bukan ternyata beneran anak kandung, jeje selalu mengalah dan sabar tetapi ketika suatu hari dia melawan orang tuanya langsung menghujatnya ayahnya sendiri meludahinya memukulnya, dia menyayat lengan kanannya dengan kaca berharap kematian membawanya pergi dari dunianya yang kejam jojo menemukannya dan mencoba membujuk jeje itu pertama kalinya jeje melakukan percobaan bunuh diri, karena tekanan keluarga membuatnya sedikit berani melawan bicara dengan nada keras walaupun nantinya dia akan kalah dari keluarganya yang tidak pernah mendukungnya dia mulai jarang tidur menghabiskan waktu dengan ponselnya, bermain game terus menerus kami menegurnya agar dia tidur dia malah mengatakan jika aku bisa aku akan tidur sendiri"ariel mengusap air matanya kau tau jeje tidak pernah memiliki rambut yang panjang dia akan selalu memotong nya agar lebih ringan katanya, kami mengajaknya ikut test kesehatan mental melalui aplikasi. Kau tau mentalnya hancur parah butuh penangan serius. Dia memiliki pacar pertama tetapi tidak bertahan lama cuma enam bulan mereka putus karena si pria memilih wanita lain jeje tidak banyak berkomentar dia selalu cerita sambil menatap langit tuhan, anda sudah cukup mempermainkan saya. Saya lelah sudah saat nya anda mengambil saya karena ini terlalu kejam, anda membuat dunia saya jauh berbeda dari orang orang, keluarga ku aku memilikinya tetapi tidak dengan ikatannya, aku memiliki kekasih tetapi anda buat dia memilih orang lain, buruk sekali dunia ku kau buat, itu lah sering jeje katakan. Karena dia jarang mendapatkan uang dia mencari cara agar mendapatkan uang dengan bertanding menggunakan tenaga, dan juga motornya. Jeje pernah koma tuju hari keluarga nya tidak peduli justru mereka berkata kenapa kau harus bangun lagi"kata ariel "hingga suatu hari jeje melawan dan dia di usir tidak membawa apapun di depan rumah nya dia melepas sepatunya kemejanya aku menariknya agar dia melepas semuanya di kamar mandi aku mencarikan nya baju setelah itu dia berdiri dengan berani di depan rumahnya menusuk tangannya sendiri dengan pisau kecil dia langsung menguncapkan kata kata yang mengerikan, demi apapun aku tidak akan kembali bersama kalian, meskipun kalian sekarat nantinya aku hanya melihat kalian dengan tersenyum!! Kalian akan datang bersujud di kakiku!! Kalian tidak akan tenang!! Aku punya tuhan hisk hisk kira kira itulah kata katanya aku gak kuat"kata ariel "dia tinggal di jalanan bersama teman teman yang lain, berkelahi tawuran adalah kerjaan sehari hari,dan juga balap liar itulah cara agar mendapatkan uang kau tau halte di simpang itu"kata memo niko mengangguk "jeje tinggal di sana dua bulan pagi hari teman teman akan datang menjemput nya. Sampai pada suatu ketika kami sedang melihat jeje bertarung di area laga ada mobil datang dengan kecepatan tinggi adu tembak terjadi kami berpencar jeje bersama teman kami yang udah mati kami memanggilnya dog dia dan jeje berlari ke arah cafe tetapi ternyata ada mobil juga yang menabrak cafe itu dan terlihat ada pria yang kata dog lagi butuh bantuan jadi jeje menolong nya saat pria itu mau memberi uang ke jeje kau tau apa kata jeje aku tidak butuh uang dan jeje pergi gitu saja. saat hujan badai jeje kehujanan jojo mau menyusunya tetapi ada pria asing sedang bicara dengan jeje, pria itu jadi sering muncul "kata memo "apa itu pria yang di tolong nya?"tanya niko "bukan, yang ini masih muda, tapi jeje juga pernah menolong nya waktu pria itu terluka , dan jeje memiliki pacar lagi ku fikir itu orang baik ternyata tidak, dia juga meninggalkan jeje demi wanita lain.jeje sangat marah di iringi teman teman yang tewas karena di tangkap polisi para polisi menyiksa teman kami sampai mati, jeje berjalan di tengah malam dengan sedih dia juga pergi ke klub di sana bertemu pria baik lagi yang pernah datang ke markas kami. Jeje menari dalam keadaan mabuk kami tidak bisa menahan nya air mata keluar matanya tetapi dia tersenyum terus. Teman teman kami mulai berkurang karena demi biaya hidup ada yang menjual barang haram, dan juga kerja sebagai seorang pembunuh,jeje mulai agak tenang dan mulai seperti biasa dia bertemu orang tuanya di jalan mereka mencaci jeje lagi . Ada seorang pria lagi dia juga seorang petarung seperti jeje dia mengungkapkan isi hati jeje menolak tiap saat dia terus berusaha sampai jeje menerimanya kau tau ending nya sama lagi banyak pria yang dekat dengan jeje karena uang.jeje marah mengamuk berulang kali mencoba bunuh diri kehiduapnnya hancur dia di keluarkan sebagai petarung karena di fitnah, banyak yang datang menyuruh jeje kerja sebagai pengedar, pembunuh semua di tolak suatu hari dia berkata aku berharap aku mati lalu hidup sebagai monster agar menghabisi mereka semua,kehidupan yang berat mengubahnya perlahan jeje jadi pendiam, dingin, dia tidak lagi percaya pada siapapun termasuk pada tuhan nya sendiri dia marah pada tuhan, dia mengira tuhan mempermainkannya terus dan menjadikanya boneka jadi dia meninggalkan tuhannya dia atheis . Suatu hari dia melakukan percobaan bunuh diri lagi dia meminum racun dia sekarat racun yang dia minum terlalu kuat membuat tubuhnya mulai lumpuh dan pucat dan mulai lemas kami membawa nya ke rumah sakit tapi kami di usir karena kami terlihat seperti penjahat . Kami mulai putus asa pria itu datang menolong dan sampai sekarang pria itu merawat jeje dengan baik"kata memo "dia sekarang berubah dingin,pendiam,dan juga tidak peka dia membutakan diri dari dunia percintaan mengubur dalam dalam hati nurani ketika dia memukul orang biasanya dia akan membantu orang itu tapi sekarang jika tidak di pisah orang bisa mati di tangannya"kata ariel "ku harap kau bisa mengubahnya jika kau mencintainya"kata ariel "dia hanyalah anak yang baik yang butuh bimbingan dan kasih sayang"kata memo .


Seorang pria berdiri sambil meletakan sebuah botol kecil "dia akan kembali bertanding, aku ingin kalian membuatnya celaka"kata pria itu "karena dalam pertandingan dia tidak pernah kalah"kata pria itu lagi "dengan cairan ini buat dia tidak dapat menaiki motornya lagi"pria itu tersenyum .


"dia membenci banyak hal termasuk cinta yang ada di dalam dirinya"kata ariel "kebencian menutupi hatinya"kata memo "dia masih memiliki sisi kebaikan tetapi kebenciannya terkadang membuatnya menjadi lebih dingin dan sadis jeje memukul orang hanya memukul sekarang dia bukan hanya memukul tetapi mematahkan tulang orang juga"kata ariel niko teringat jeje mematahkan tangan bunga "bahkan saat marah tenaga nya jauh lebih kuat dari apapun dia bisa melempar orang"kata memo "tunggu macan jalanan itu jeje kan?"kata niko "dari mana kau tau"kata ariel "aku pernah bertemu meski tidak jelas tapi aku merakan kau macan jalanan itu dia"kata niko "iya"kata ariel.


chai melihat jeje sedang tertidur pulas di ayunan dekat kandang lino dan lina "tidur jam segini ? Tidak seperti biasanya"fikir chai "pasti dia main game tadi malam"kata chai.


pagi hari yang cerah jeje mengambil pena dari lokernya "pagi"kata niko "huamm"jeje pergi ke kelasnya "huahahaha di cuekin"kata leo "jadi kau beneran suka dia?"tanya adhi "aku cinta padanya"kata niko "haaaa!!"orang orang yang mendengar itu langsung histeris apa lagi para gadis yang menyukai niko "gak mungkin!"kata dini berita langsung tersebar luas kalau niko menyukai jeje "hei jeje kau sudah dengar rumor kalau kak niko menyukaimu"kata vito "huuu..patah hati aku"kata shela "jeje kak niko adalah idola di sini kenapa reaksimu tidak ber--"dila langsung diam di saat jeje menatapnya "apa aku harus membunuhnya?"tanya jeje .


Jeje keluar dari kelas terlihat orang orang menatap nya dengan sinis "tuk"ada bola kertas mengenai kepala jeje seketika jeje langsung berhenti jalan "gadis gak berguna dasar sialan!!"kata dini "bukan hanya archie bahkan niko juga di ambil"kata bunga "ambil air nya tadi"kata para gadis jeje mengepal tangannya "lempar dia"kata lusy "hei apa yang kalian lakukan"kata anggel "hentikan!!"ujar mawar "awas siram saja dia dengar air toilet"kata dini sambil mengambil batu kecil "sirammm!!"kata para gadis "byurrrr"semuanya terkejut melihat niko basah kuyup dan juga darah perlahan mengalir dari pelipis nya akibat lemparan batu dia melindungi jeje di waktu yang tepat "astaga"kata mereka "kau tidak papa?"tanya niko "aku benar benar membenci mu"kata jeje lalu dia mendorong niko dan memukul wajah niko semuanya terkejut "apa masalahmu pada ku?? Kau mengatakan hal yang bodoh dan membuat masalah pada ku"kata jeje "bagiku itu bukan bodoh"kata niko "kau lebih berani dari dia"niko teringat perkataan ariel "aku berkata apa adanya"kata niko sambil mengelap darah dari pelipisnya "kalian semua!! Ikut ke kantor saya"kata gilang .


Semua kejadian di jelaskan oleh beberapa orang bagaimana terjadinya kekacauan sampai niko basah kuyup "emangnya ada berita apa"kata gilang "beritanya tentang kak niko menyukai jeje"kata vito "hal konyol apa ini? Dari mana berita nya berasal?"tanya gilang "dari saya pak"kata niko "karena saya beneran menyukai nya"niko menatap ke arah jeje "lalu mengapa kalian marah? Seseorang wajah saja mengungkap kan perasaannya kan?"kata gilang "tapi kami menyukai kak niko"kata dini "oi..oi..kau lama sekali bicara!"kata jeje "dari tadi hanya bertanya dan bertanya saja ! Membosankan!"jeje membuka pintu lalu pergi .


Keesokannya...


Azam datang ke rumah sakit setelah mendengar han telah sadar, azam sedikit shock melihat kondisi han tanpa kaki "kenapa datang?"kata han "aku terkejut tuan alder melakukan hal sekejam itu padamu"kata azam "tuan alder dari lahir memang begitu"kata han "dia juga sudah mengabisi saudara saudaraku"kata han sambil menghela nafas nya .


Niko duduk di kursinya "kau kenapa?"kata leo "hai kak niko ini coklat dariku"kata dini "kak niko ini baju coupel pakai ya"kata lusy tetapi niko hanya diam saja leo yang melihat niko hanya bersikap dingin segera berdiri "apa kalian belum sadar?"kata leo "kalau dia tidak menyukai kalian"kata wahyu "sikap kalian juga memalukan"kata adhi "cukup!"kata niko sambi melirik ke beberapa gadis yang mengintip dari jendela. Niko berdiri lalu pergi keluar kelas "kak niko luka di wajah mu belum pulih ini ada salep buatan ibu ku" "kak niko ini ada topi bagus untuk mu" "kak niko tolong tandatangani baju ku" "kak niko makanan untukmu"kata para gadis "dengar semuanya"kata niko seketika semuanya jadi hening "aku selalu berusaha menolak pemberian kalian, bukan apa apa. Kalian membeli ini semuanya untuk apa? Aku tidak butuh"kata niko "niko akhirnya bicara juga di depan para gadis"kata aciel "kalian juga bukannya membuat ku senang, tapi aku merasa kecewa dengan kalian"kata niko "apa yang kalian suka dari ku? Wajah? Hm? Wajah ya? Biar aku melukai wajah ku sendiri"kata niko "jangan"kata para gadis "kalian melakukan satu kesalahan besar, kalian melakukan hal buruk pada gadis yang ku sukai"kata niko "kak niko marah pada kita" "kak niko terlihat kesal" "ini pasti gara gara kita di provokasi"kata beberapa orang "aku mengumumkan pada kalian semuanya..aku mencintai jeje dan ku minta pada kalian untuk tidak berlaku kasar padanya, jangan benci dia, jika kalian ingin marah. Marahlah pada ku..marahi aku"kata niko "kalian juga tau cinta tidak bisa di paksa"kata ale "betul tuh!! Yang kalian lakukan bukan cinta tetapi obsesi"kata leo "tolong hargai perasaan niko"kata aciel "maafkan kami"kata hima "jangan minta maaf..hak kalian menyukai seseorang tapi hak orang itu juga mencintai orang lain selain kalian. Kita bisa menjadi teman"kata niko sambil pergi membawa tas nya "kalian membuat saudaraku sedih"kata wahyu "ini gara gara bunga" "iya dia yang menghasut kita" "betul tuh bunga juga yang bilang kalau jeje melakukan hal kotor agar kak niko menyukainya" "sepertinya kita salah teman teman" "kita harus minta maaf pada jeje"kata para gadis itu .


"haaa..haa.hhaching!!"jeje bersin setelah turun dari motornya "haha..itu pasti karena dosenmu membicarakan mu kemana jeje kok gak datang hahaha"ujar kal "kau berfikir buruk jerico"kata kal "loh apa yang salah?"kata jerico "bersin bukan berarti ada yang membicarakan dia, itu karena udara kotor"kata kal "kenapa kalian berdebat?"kata jeje "bukam apa apa salah dia"kata jerico "salah ku? dasar bodoh!"kata kal "haah"jeje menepuk dahinya.


Malam harinya...


"awas gosong"kata kal "kau jangan cerewet ya!! Jika aku marah aku bisa menendang mu"kata jerico sambil membolak balik sosis yang sedang dia bakar "aku akan menyuruh akia menembak mu"kata kal "oh ya!! Dia juga pasti tidak mau aku kan teman baiknya"kata jerico "teman macam apa kau itu?"kata kal "haduh...kalian berisik"kata akia "mungkin mereka memiliki garis keturunan yang sama "kata akemi "cihhh..menyebalkan"kata kal "cihh..amit amit "kata jerico "hum jerico"kata lim "diam...jika kau membelaku baru kau boleh bicara"kata jerico "bukan itu"kata hary "jika bukan diam saja"kata jerico "daging dan sosis nya gosong "kata jeje "hah apa? Gosong?"jerico segera berbalik dan benar saja semuanya jadi hitam.


Keesokannya..


Milli sedang berbelanja kal juga ikut sambil mengawasi jeje "itu apa?"kata jeje sambil menunjuk sayuran hijau yang di pegang milli "ini bayam, sayuran sehat"kata milli "kau ingin makan apa nona hari ini?"tanya milli "buat saja masakan kesukaan kak chai, dia sudah kerja lembur seharian, dan nanti dia akan pulang"kata jeje "kak kita harus beli daging lagi"kata jeje "ya ya baik"kata kal lalu jeje berjalan ke arah tempat buah buahan "sandwich buah kemarin enak , milli bisa buat gak ya?"fikir jeje "anda ingin buah buahan nona?"tanya milli "hum..aku ingin makan sandwich buah"kata jeje "ohh..baik lah kau akan mendapatkannya nanti"kata milli sambil memasukan beberapa buah buahan. "kal aku mau kesana"jeje menunjuk toko kebab di sebrang jalan "biar aku antar"kata jerico "ya sudah pergilah"kata kal.


Wahyu merasakan tubuh niko bersandar padanya "kau ini kenapa? "tanya wahyu "lapar yu...dan juga ngantuk"kata niko "ya sudah kita cari makanan"kata wahyu.


Jeje memesan banyak menu jadi dia duduk dengan jerico sambil menunggu pesanan nya yang akan di bawa pulang "kau tunggu di sini jangan kemana mana"kata jerico "kau mau kemana?"tanya jeje "tuan chai menelpon ku"kata jerico jeje pum mengangguk jerico langsung pergi .jeje memakan kebab di tangannya "mbak kebab nya dua burger dua pizza satu"kata wahyu "makan di sini?"kata pelayan "iya mbak"kata wahyu "silahkan duduk dulu"kata pelayan nya "memangnya kenyang makan beginian?"bisik niko "di sini kebabnya berbeda, isinya sangat banyak"bisik wahyu "eh"nikp melihat jeje sedang mengunyah makanannya sambil duduk mengenakan headset di kepalanya "yu..itu dia kau tunggu di sini ya"kata niko.


jeje meneguk sodanya "hai"niko datang "kenapa kau tidak ke kampus selama tiga hari? Apa marah pada ku?"kata niko jeje melihat pria yang berdiri di hapannya segera menurunkan headsetnya "kenapa kau di sini?"kata jeje "aku..aku lapar jadi cari makanan dan aku melihatmu di sini mengkin takdir ya"kata niko "menjauh dariku!"kata jeje "kelihatannya kau marah pada ku?"kata niko jeje berdiri dan mau pergi "tap"niko menahan tangannya "apa kau akan menendang ku lagi?"tanya niko "permisi nona kami ada menyediakan tempat yang indah dengan pasangan , dan juga makanan istimewah kalian bisa menikmatinya"kata satu pelayan yang datang tiba tiba "apa maksudmu!"kata jeje "pacar mu tampan ya"kata pelayan itu "dia bukan pacar ku!! Apa kau mengerti?"kata jeje dengan nada penuh tekanan "ya ya dia benar mbak dia bukan pacar ku"kata niko lalu dia menatap ke arah jeje "tapi dia calon istri ku"kata niko jeje langsung menatap niko dengan rasa kesal "ooh...tuhan pacar mu itu romantis sekali"kata pelayan itu "aku bisa menghajar mu sekarang jika kau tidak pergi"kata jeje pelayan itu pun langsung lari "dan aku juga akan memukulmu sampai kau mampus"kata jeje "aku sudah menunggunya"kata niko "huh!!"jeje menarik tangannya kuat kuat sampai niko melepaskan tangan nya "aku mencintai mu"kata niko "pesanan atas nama nona jeje soikham "kata pelayan jeje langsung pergi "itu pesanan ku"kata jeje "dia tidak merespon apapun"guman niko.


niko berjalan mendekati wahyu "makan saja dulu"kata wahyu "dia diam saja yu"kata niko "apa kau pernah mendengar kalau orang diam artinya dia iya"kata wahyu "wah..iya juga ya"kata niko "makanya makan dulu"kata wahyu "kau memang saudara ku terbaik"kata niko "dengar niko untuk memenang kan hati seorang gadis kita butuh waktu, jika hari ini kau menyerah orang lain pasti datang melanjutkan perjuanganmu"kata wahyu "aku tidak menyerah besok aku akan mengatakan nya terus di depannya"kata niko dengan semangat.