
" hay nak.. "
" maaf bu? ibu siapa ya? "
" masa udah lupa aja? "
putri berfikir keras, setelah bergikir ia pun ingat.
" oohhh.. ibu yang tadi pagi kena jambret kan? "
" iya, terimakasih udah membantu tente dua kali " ucap mama refan sambil tersenyum.
" hmm.. hanya kebetulan bu, ini sudah tugas saya sebagai penanggung jawab keamanan di supermarket ini " ucap putri tenang.
" haha.. baik lah, jadi kamu kerja di sini? "
" iya bu, saya mendapat kan pekerjaan khusus sip malam "
" nama kamu siapa? "
" Putri "
" cantik " sambil tersenyum
" makasih bu " membalas senyuman mama refan.
tiba tiba mama refan menarik refan agar berdiri di samping nya, putri mengernyit bingung.
" ini anak tente "
" oh, hay gue putri lo? " ucap putri sambil mengarahkan tangan nya untuk bersalam.
Mama refan menyenggol lengan refan dan mengode refan untuk membalas uluran tangan putri.
refan pun menurut, ia membalas uluran tangan putri.
" refan "
" oh "
setelah putri tau nama nya, ia langsung melepaskan jabatan tangan nya dari refan, lalu menatap ibu ibu di depan nya.
" terus? "
" kamu mau kan makan bareng dengan kita besok pagi? " ucap mama refan antusias
" jam berapa bu? "
" panggil tante aja, jam 8, kamu mau? "
" besok hari minggu, saya gk bisa tan, saya harus melatih murid murid saya dulu besok, next time kalo saya gk sibuk ya tan? " ucap putri menolak dengan cara halus.
" emm.. hari apa kamu ada luang? "
" gk nentu tan, saya kerja setiap hari saat malam tiba hingga jam 10, senin sampai jum'at pagi hingga siang saya kuliah, saptu minggu saya kerja melatih murid2 saya dari jam 8 hingga 10. "
" aduh, padat juga jadwal kamu ya? kamu masih kuliah? "
" iya smester akhir, lagi nyusun skipsi "
terdiam sejenak, tiba tiba matanya membulat.
" we laptop masih di luar! " pekik putri sambil lari keluar dari supermarket.
yang benar saja, laptop nya sudah tidak ada lagi di atas meja.
" arrggghhhhh!!!! sial!!! siapa yang nganbil laptop gue!!!??? laptop pinjeman lagi itu! aaahhhh.. sialll!!! "
" aaduuhhh.. pencuri sialan! "
" ada apa nak? " ucap mama refan yang baru datang di ikuti refan di belakang nya.
" laptop nya ilang tante.. malah itu laptop pinjeman lagi tan, kek mana ini... " ucap putri sambil memasang muka mewek.
refan bukan nya jijik, malah merasa lucu meligat putri yang mewek tapi air mata nya tidak jatuh.
" aduh cup cup nak.. tante ganti aja ya? " ucap mama refan sambil memeluk putri.
" no! no no no, no tante.. " ucap putri melepaskan peluka nya, menggelengkan kepala nya dan jari telunjuk yang bergerak kiri kanan.
" kenapa? "
"sudah lah tante, lebih baik tante pulang, ini udah malam tan, gk baik untuk kesehatan " .
ucap putri dan kembali masuk ke dalam supermarket, ternyata di san sudah ada bos nya.
" eh bos.. "
" ini laptop kamu kan? " ucap bos nya sambil menyodorkan laptop nya.
" owaahhh.. saya kira ilang bos, thanks ya bos "
" iya, lain kali hati hati, terimakasih sama tika, dia yang udah menyimpan laptop mu "
putri kebibgungan dengan nama nya tika, bos nya pun bedecak kesal.
" penjaga meja kasir putriii.. " ucap bos nya kesal.
" ohh.. "
kini putri memasang wajah kembali datar.
" thanks "
" urwel putri, kita kan teman " ucap tika dengab nada sedikit di lunakin, cih pencitraan kali itu.
putri hanya diam, malas merespon tika, kemudian kembali menatap bos nya.
" bos gue boleh izin malem ini kan? "
" gk, lagian 1 jam setengah lagi kamu boleh pulang "
" ck! serah bos dah, gue lanjut jaga di luar sambil kerjain skipsi "
putri langsung nyelonong keluar tiba tiba putri terkejut melihat dua orang di depan nya ini.
" belum pulang tan? "
" tante nunggu kamu aja "
" udah lah tan gk perlu, laptop nya dah balik kok tan, tadi si simpen sama cewek setengah ager ager " ucap putri
" hm? "
" gk ada tan, tante pulang aja gk papa, putri mau lanjut buat skipsi "
" yudah kalo gitu tante pulang ya? "
" sip "
refan dan mama nya masuk kedalam mobil, mata refan masih tertuju ke arah putri yang sudah mulai kembali membuat skipsi nya.