
di kampus bel menandakan istirahat telah berbunyi semua mahasiswa keluar untuk makan siang "cepat cepat" mawar duduk di dekat rizi "bentar" kata vito "bagaimana? " tanya anggel "berdering" kata vito "di angkat gak? " kata baim "gak di angkat aku coba lagi" kata vito "di angkat" kata baim.
kal masuk sambil membawa ponsel jeje "teman mu menelpon mu" kata kal "bukan teman" kata jeje "kau mau duduk? " tanya kal "iya" kata jeje "biar aku bantu" kata kal.
"di angkat" kata vito "ayo bicara" kata dila "halo jeje" kata anggel "oih.. ada apa" terdengar suara jeje di telpon"jeje kau di mana kenapa tidak datang? " tanya baim "aku sedang bersenang-senang, membosankan berada di sana" kata jeje "ayolah jeje besok jangan bolos lagi ya" kata mawar "aku akan segera ke sana" kata jeje "bagus lah tapi kau baik baik saja kan? " tanya dila "kau fikir aku seperti mu" kata jeje "hehehe" dila tertawa "aku sibuk aku akan matikan telpon nya" vito menatap yang lain "jeje kami merindukan mu" kata mawar "dia mematikan telpon nya" kata vito "tidak papa setidaknya dia sudah mengangkat nya" kata rizi.
"deal!! ".