
putri berjalan menjauhi ayu dan dosenya, sekian detik kemudian ayu tersadar dan langsung berlari mengejar putri.
" woy! sialan lo ya? main tinggal tinggal aja! "
putri tidak menghiraukan ayu, ayu berdecak kesal melihat diri nya di cuekin oleh putri.
tiba tiba putri masuk ke sebuah mini market, terpaksa ayu membuntuti nya dari belakang, terlihat putri mengambil 2 botol air mineral di kulkas mini market kemudian membayar dan kembali keluar.
putri menyodorkan satu botol mineral air kepada ayu, ayu bingung tetapi ia tetap mengambil botol itu.
" thanks kerja keras lo " ucap putri dengan pandangan yang masih lurus ke depan.
" urwel, gue juga hobi dekor acara kek gitu " ucap ayu sambil membuka tutup botol air mineral nya dan meminum nya.
putri mengangguk kan kepala nya tanda paham, kemudian pandangan nya menangkap suatu opjek yang ia kenal.
ya dia adalah mama nya refan, tapi dia tidak sendirian namun bersama lisa teman nya febi yang ia temui saat di cafe kemaren.
" ibu itu lagi.. " ucap putri sambil berdecak tak suka.
" nape lo put? kusut bener tu muka " ucap ayu sambil mengerut kan kening nya.
Tiba tiba ia melihat dua orang wanita yang mendekati mereka, ayu mengerutkan kening nya bingung, lalu melirik putri lagi yang ternyata dia sedang menatap mereka juga.
" hay kak.. " ucap lisa menyapa putri.
putri hanya tersenyum kecil membalas sapaan lisa, kemudian menatap wanita paruh baya di depan nya.
" kamu ada waktu luang kan? " ucap mama santi tersenyum.
putri bingung mau jawab apa, ia tau tujuan mama santi menghampiri nya ke sini.
" oh, saya ada kerjaan di supermarket nanti tante.. " ucap putri beralasan.
kening ayu mengerut, bukan nya putri tidak ada kerjaan waktu sore?
putri yang mendengar itu pun langsung menginjak kaki ayu sambil menatap ayu tajam, ayu memekik kesakitan di buat nya.
mama santi pun tersenyum.
" jadi kamu mau kan? " ucap mama santi dengan tampang berharap.
putri pun mau tak mau harus mengiyakan nya, ini semua gara gara kepolosan ayu yang haqq..
" iyaudah, tapi samping say boleh ikut kan tan? " ucap putri sambil melirik ayu yang kesakitan.
ayu yang menyadari itu langsung menggeleng kuat menolak permintaan putri.
" iya boleh kok " ucap mama santi sambil tersenyum.
ayu berdecak kesal, dan menyumpah serapah kan sepupu nya ini, lalu kembali menatap dua wanita di depan nya sambil tersenyum masam.
" ayu gk usah ya tan? biar putri aja, saya gk usah gk papa " ucap ayu sambil menolak secara halus.
" gk papa kok ayu, kamu ikut aja gk papa kok
.. " ucap mama santi meyakinkan.
percaya lah saat ini ayu dongkol dengan putri, tapi dengan santai nya dia tersenyum miring kepada ayu, hal itu malah menimbulkan rasa dongkol berlipat lipat ganda di hati ayu.
" yudah kakak kakak, ayu masuk ke dalam mobil " ucap lisa sambil tersenyum.
" mau ke mana? " ucap putri kini mengerutkan kening nya.
" ke rumah kak, kita akan makan di sana, mama udah siapkan untuk kakak loh " ucap lisa me jelas kan.
putri hanya mengangguk paham dan menarik tangan ayu untuk ikut dengan nya.
Tbc