
"bruum.. bruum.. bruum" jerico menyalakan motor yang akan di pakai jeje untuk bertanding "baik lah sudah semuanya" kata kal "hari ini cuaca sangat panas" kata jeje "dari tadi kau mengatakan cuaca sangat panas tumben kali ini kau suka mengatakan hal itu" kata kal "aku akan pergi sebentar" kata jeje "oke jangan lama lama" kata kal sambil melipat hoodie milik jeje.
jojo menuang air ke dalam gelas "suara ku benar-benar habis rasanya" kata memo "benar seharian bernyanyi terus di kafe" kata desi "aku juga seharian mendubbing film kartun" kata Ariel "ponsel ku bunyi" jojo mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya "jeje" kata jojo "ooih.. " terdengar suara jeje "ada apa? bukan kah kau bilang kau akan bertanding malam ini? " kata jojo "kau di markas? " kata jeje "tentu aku di markas " kata jojo "dengan siapa? " Ariel menatap jojo "tumben dia bertanya begitu" kata desi "aku bertanya dasar sialan" kata jeje "ya ya aku mendengar mu di sini ada aku ada Ariel, desi, memo, " jojo menatap wahyu dan niko "sstt" niko memberi isyarat agar jojo tidak mengatakan kalau dia ada di situ "itu saja? " tanya jeje "hum.. menurut mu" kata jojo "hum.. tidak ada yang lain? " kata jeje "siapa yang kau maksud? " kata jojo "jeje pertandingan akan segera di mulai"
"iya iya.. jangan menganggu ku dulu "
"jeje kau sudah di sirkuit? " kata jojo "iya" kata jeje "jad-- astaga aku baru mau bicara dia sudah mematikan telpon nya" kata jojo "hahaha" niko tertawa kecil "apa yang terjadi" kata memo "aku mengatakan pada nya kalau aku malam ini akan pergi bersama para gadis" kata niko "ku jitak kepala mu nanti jangan sembarangan bicara pada nya" kata ariel "Karena aku merasa dia cemburu saat melihat ku di kantin dengan para gadis tapi dia tidak mengakui nya" kata niko "tidak mungkin dia mengakui nya feeling ku mengatakan dia akan membenci mu besok" kata Ariel.
"sial" jeje melempar ponsel nya "aku benar-benar membenci mu!! " kata jeje "pertandingan akan segera di mulai" jeje mendengar suara dari speaker dia langsung berbalik dan pergi "dia kenapa? " Steven memungut ponsel jeje di lantai terlihat layar nya retak parah.
para penonton bersorak ketika melihat para pembalap berjalan ke arah motor masing-masing "JEJE!! JEJE!! JEJE!! JEJE!! " seru para penonton "jeje makasih ya motor nya" kata sara tapi jeje sama sekali tidak menoleh ke arah nya "bersiaaaapp!!! satu... dua.... tigaaaa goo!!!!!" para pembalap langsung meluncur.
"SARA!! SARA!! SARAA!! SARAA!! SARA!! SARA!! "
"SAM!! SAM!! AYO SAM"
"AL LEBIH CEPAT AL!!! "
jeje menatap crist yang ada di samping nya "zkiittt" Crist terkejut motor jeje mengenai motor nya "woaahh.. lihat jeje memepet motor Crist!! luar biasa" kata salah satu penonton "zruuttt" Crist menoleh ke arah jeje "sial apa apaan dia" fikir Crist "bruummm" jeje melaju dengan cepat meninggalkan nya "apa itu tadi? apakah jeje sedang meledek Crist? " kata mereka.
angin bertiup perlahan menggoyang kan rambut chai yang sedang berdiri di teras lantai dua, monnie memperhatikan chai yang masih berdiri berjam jam di sana dia pun segera berdiri "ada apa? " kata monnie "hum.. " chai menatap monnie "seperti nya ada yang kau fikir kan apa ada masalah? " kata monnie .
"brummm!! brumm" jeje sampai ke garis finish lebih dahulu di susul dengan al lalu sara dan yang lainnya "apa maksud mu melakukan itu pada ku" Crist menarik kerah jeje "hei" kata sam "jangan terlalu serius aku cuma ingin bersenang-senang kenapa? panik ya? takut mati? tenang aku tidak memotong selang bensin mu jadi motor mu akan tetap hidup " kata jeje Crist memperhatikan tatapan mata jeje yang sangat sangat dingin bahkan wajah jeje tidak menunjukkan ekspresi apapun "tenang tuan saat kau melakukan kecurangan aku sama sekali tidak marah lalu kenapa di saat aku bercanda kau marah? " kata jeje "siapa yang kau katakan curang!! " seru Crist "kenapa kau tidak bertanya pada diri mu sendiri? " kata jeje "dasar brengsek!! " Crist mengayunkan tangan nya "hei!! " para bodyguard datang "tenang" kata jeje "sebelum memukul ku akan yang akan memukul mu" kata jeje "ada apa itu? " kata para penonton "pemain nomor sebelah " terlihat foto Crist muncul di layar besar
"benar tuh"
"tapi dia memang sering curang sih"
"KALI INI KAU" jeje menatap Crist "TIDAK DAPAT DI AMPUNI!! " seru jeje "bawa dia" kata kal.
di sebuah ruangan..
"hei!! " feat mencoba menarik Crist namun gagal "apa mau mu!! " kata Crist jeje mengepal tangan nya "ada apa ini? " fikir bad "nona soikham kenapa kau membawa nya? " tanya feat boa nya Crist "kau tau peraturan nya di sini" bai datang "asisten tuan chai" kata feat "untuk sementara Crist tidak boleh ikut bertanding! sampai tuan chai kembali untuk memutuskan apakah Crist boleh ikut bertanding lagi atau tidak" kata bai "tapi kenapa" kata feat "kau melakukan kecurangan setiap kali bertanding" kata bai "dan itu masih bisa di maafkan namun" kata bai "ada pelanggaran keras yang kali ini tidak bisa di maafkan" kata bai "aku tidak melakukan apa pun" kata Crist "KAU TELAH MEMBUNUH SESEORANG!! " seru jeje "apa? " kata Bimo "PERTANDINGAN INI DI BUAT HANYA UNTUK KESENANGAN HANYA PERMAINAN DAN HIBURAN!! TAPI APA YANG KAU LAKUKAN!! JUJUR SAAT INI AKU BENAR-BENAR INGIN MEMBUNUH MU!! " seru jeje "tuan soikham" kata feat "DIAM!! AKU TIDAK MEMBERI MU IZIN UNTUK BICARA!! " kata jeje "KAU TAU APA ARTI NYA SEORANG KAKAK BAGI ADIK NYA? " kata jeje.
chai menatap ke langit "jangan kawatir jeje akan baik baik saja kita bisa menelpon nya" mata monnie "aku takut dia di kuasai amarah nya kali ini" kata chai "aku akan coba menelpon nya" kata monnie.
"dalam pertandingan tidak ada dendam apapun tidak ada masalah apapun kita hanya rekan satu sirkuit, tapi kau selalu mencari masalah " jeje maju selangkah "kali ini aku bahkan dapat merasakan aura kemarahan jeje" kata al dalam hati "mencoba melakukan berbagai cara untuk menyakiti pemenang apa itu nama nya seorang pembalap?? jika kau ingin menang kau harus lebih berusaha!! bukan mencelakai rekan balap yang lain!! kau itu pembalap!! bukan seorang pengecut!! kau tidak pantas memakai seragam itu!! kau tanya apa salah mu!! apa salah mu!! terus dan terus!! kau fikir aku tidak tau!! " kata jeje "kau menyewa seseorang untuk melukai al dengan merusak rem motor nya karena saat itu dia menang!! menyuruh seseorang membuat aku buta!! menyuruh seseorang menabrak sam " kata jeje tuan feat kau tau apa yang dia lakukan kemarin? "kata jeje " aku tidak tau apa apa? "kata feat " CRIST TELAH MENYEBABKAN SESEORANG MATI BEGITU SAJA!! DIA "jeje menatap sara " MERUSAK SELANG OKSIGEN MILIK KAKAK NYA SARA!!! APA ITU WAJAR!! ITU SANGAT KETERLALUAN!! "seru jeje sara terkejut mendengar itu " astaga? "kata Bimo " ya ampun "kata bad " kau punya bukti apa? jangan karena kakak mu pemilik sirkuit ini kau seenaknya menuduh ku"kata Crist "putar rekaman nya" kata jeje bai memutar sebuah video sara langsung tersulut emosi "Crist!! kau benar-benar brengsek!! " sara maju memukul Crist "untuk saat ini Crist akan ditahan tidak boleh ikut bertanding sampai tuan chai datang" kata bai "sara sara tenang lah" kata al "ayo" kal menarik jeje yang terlihat akan kehilangan kendali.
Crist menatap jeje yang sudah jauh "cih, wanita murahan akan ku buat kau menderita" kata Crist dalam hati "aku akan melaporkan mu ke polisi" kata sara "ayo sara ayo kita pulang" kata Bimo "iya sara ayo kita pergi" kata bad.
sara melihat kanan kiri mencari jeje "jeje jeje tunggu" sara melihat jeje sudah masuk ke dalam mobil "jeje aku ingin bicara" kata sara jeje menurunkan kaca mobil "kenapa kau tidak mengatakan nya pada langsung" kata sara "aku kan bisa melaporkan nya ke polisi agar dia ditahan" kata sara "dia tidak akan ditahan" kata jeje "apa? " kata sara "masuk " kata jeje.
di dalam mobil..
dengan earphone melingkar di kepala nya jeje menatap luar jendela "jeje kau tidak menjelaskan pada ku kenapa Crist tidak bisa ditahan" kata sara "jeje.. " kata sara "jangan terlalu bodoh" kata jeje tanpa menoleh sedikit pun "aku benar-benar ingin melampiaskan amarah ku pada nya" air mata sara masih sesekali menetes "kau belum puas melihat ku marah" kata jeje "jujur aku sangat puas tapi aku tetap ingin me--" kata sara "menyusul kakak mu? " kata jeje "apa!! " kata sara "kenapa kau berkata begitu? " kata sara "jeje aku sama sekali tidak mengerti" kata sara "aku sengaja marah di depan mu " kata jeje "iya kenapa? " kata sara "karena jika kau melakukan apa yang ku lakukan tadi maka malam ini kau akan menyusul kakak mu!! " seru jeje "Crist akan membunuh ku juga? " tanya sara "tuan feat akan menghabisi mu di saat aku menarik Crist aku dapat melihat senjata tersembunyi mengarah pada ku. jika kau masih ingin marah lakukan saja aku tidak akan mau ke pemakaman mu" kata jeje "lalu kenapa Crist tidak bisa di tahan? "tanya sara " karena uang"kata jeje "uang?" kata sara "kau bodoh seperti yuna, kau fikir setelah melaporkan nya dia akan dapat hukuman? cih kau salah besar. polisi akan menangkap nya namun tidak memenjarakan nya dia akan melepaskan Crist kembali setelah tuan feat datang membawa uang" kata jeje "ingat lah satu hal apapun bisa di lakukan dengan uang" kata jeje sara terdiam "terimakasih" kata sara "yuna kau benar jeje memang dingin tapi tidak dengan hati nya dia sangat baik, dia baru saja membantu dan mengajarkanku banyak hal " kata sara dalam hati "jeje mau kah kau berteman dengan ku? " kata sara "tidak" kata jeje mobil berhenti tepat di rumah sara "terimakasih jeje" kata sara sambil melambaikan tangan sara tersenyum melihat mobil jeje pergi "aku akan berusaha agar kau menerima ku menjadi teman" kata sara.