
Pagi yang cerah rizi sudah sampai ke kampus "itu mawar"rizi melihat mawar sedang duduk membawa dua box di tangannya "rizi apa kau sudah melihat nya?"tanya mawar "tidak "rizi menggeleng kan kepala lalu duduk di sebelah mawar "apa dia tidak datang lagi ya"kata mawar sambil menatap dua box di tangan nya lalu dia menyerahkan satu ke rizi "harusnya waktu itu aku tidak kasar pada nya seharusnya aku tidak bersikap begitu padanya"kata rizi "kau tidak salah rizi, berhentilah menyalahkan dirimu"kata mawar "aku yakin dia tidak datang pasti ada sebab nya dan salahnya kita tidak meminta nomor ponselnya"kata mawar sambil menatap beberapa orang yang lewat.
"wuuuizzzzz"kal menatap jeje yang lewat dengan motornya "ayo jee!! Semangat"kata kal "keren sekali"kata jerico "brummm brummm!!"jeje menatap tajam ke arah depan "motor itu semakin keren karena rancangan mu jerico dan sangat cocok di pakai jeje"kata kal "brum brum brum"jeje memperlambat kecepatan motornya "aku sudah bosan aku mau keluar"kata jeje "keluar?"kal melepas helm jeje "iya aku mau keluar ini sudah beberapa hari aku tidak keluar"kata jeje "kau mau melakukan apa?"tanya jerico "apa saja beli soda, roti bakar, makanan ayolah "kata jeje "nona"bai datang "ya"jeje melihat bai membawa sesuatu "tuan meminta ku untuk mengantar roti bakar dan susu untuk mu"kata bai "hah??"jeje menatap dua pria di dekatnya "sungguh je aku tidak tau soal ini"kata jerico "aku juga"kata kal "kau percayalah kau baru bilang mau keluar kan jadi jangan berfikir kami melapor ke tuan chai"kata jerico kal mengangguk.
Han keluar dari sebuah ruangan "bagaimana?"tanya athan "tuan alder setuju"kata han "huff jujur aku baru bisa bernafas lega dari saat kau masuk ke ruangan tuan alder"kata azam "jadi kau akan merencana kan apa?"kata athan "kita akan sangat kesulitan mengejarnya dan juga ada pengawal yang mendampingi nya itu juga membuat beberapa pengawal ku mati, aku juga sedang memikirkan taktik baru"ujar han "cara satu satunya adalah kau harus menghentikan pergerakan jeje"ucap afdal "itu benar tapi bagaimana, gadis itu benar benar gesit"kata aldo "aku tau"kata azam semua mata memandang ke arah nya "kita tembak dia pakai suntik bius tidak jatuh sekali maka tembak dua kali aku akan membantu mu"kata azam.
"ada apa?"wahyu menghampiri niko yang sedang berdiri di lorong kampus "dia tidak datang"kata niko "apa dia marah gara gara aku menciumnya?"fikir niko "tapi aku kan terpaksa melakukan nya bayangin aja jika aku tidak melakukannya orang orang jahat itu pasti nenemukan nya"kata niko di dalam hati "mungkin dia ada hal lain yang harus di kerjakan"kata wahyu "sayang sekali aku tidak tahu nomor ponsel nya"ucap niko "kau rindu pada nya?"kata wahyu "kau yu, sejak aku merasakan hal ini di dalam hatiku rasanya ketika melihat dia energi ku langsung terisi kau pasti tau jika aku tidak melihat nya"ujar niko "dengar niko kita bisa mendapat kan nya"kata wahyu "bagaimana caranya?"tanya niko "aku akan coba cari datanya saat kantor sepi, saat masuk ke kampus mahasiswa akan meninggalkan nomor ponsel mereka"kata wahyu "aahhh..kau cerdas"niko menepuk bahu wahyu sambil tersenyum "hi guys"leo datang "lagi apa kalian?"tanya zio "heiii zio neon apa kau tidak lihat mereka terlihat sedang menggosip"kata ale "ngarang lu"kata niko "canda bro"kata ale "kak niko"nasya dan dini datang membawa buket berisi coklat "kak kami bawa sesuatu untuk mu"kata dini "fans mu"kata ale namun wajah niko langsung datar seperti biasa "kak niko apa kabar"shela datang membawa box kecil di tangan nya "aku heran cowok dingin begiti kok banyak yang suka huahaha canda"ujar ale "canda mulu lu"kata zio "terimakasih tapi aku sedang sakit gigi"kata niko lalu dia pergi "niko"wahyu menyusulnya "hahaha di kacangin"ale tertawa "ihhh"dini kesal "kak niko tunggu aku bawa bakpao untuk mu"kata shela sambil mengejar niko yang sudah lumayan jauh.
Empat orang pria masuk ke sebuah ruangan "tuan"ucap mereka "kami membawa kabar baik, perusahaan yang anda katakan waktu itu sudah mulai hancur perlahan semua orang yang mau menanam modal ke mereka tidak ada yang berjalan lancar "kata salah satu dari mereka "dan juga tuan maneger perusahaan itu merupakan salah satu orang yang pernah melakukan korupsi di perusahaan film anda yang berada di luar kota"ucap salah satu dari mereka "aku tau"ucap chai "pemilik perusahaan itu juga pernah menipu ibuku"kata chai "saya yakin tidak sampai tiga bulan perusahaan tersebut bakal hancur"chai tersenyum mendengar nya "lakukan saja sesuai yang ku katakan"ucap chai.
jeje berbaring di atas pelampung "anata kara kurushimi wo ubaeta sono toki.. Watashi ni mo ikite yuku"akia bernyanyi di tepi kolam "lagu yang kau nyanyikan itu sangat membuat ku nyaman"kata akemi "jika jeje yang mengatakannya mungkin aku percaya tapi kalau kau yang bilang aku sakit kepala"kata akia sambil meletakan gitar yang di pakainya ke meja "besok makan di luar yuukkk"ucap jeje "kita bisa pesta bbq di sini"kata jerico "aihh.."jeje mendengar ada suara mobil datang "itu tuan chai"kata kal "lihat lihat dia saja keluar jadi kenapa kita keluar"kata jeje "ku fikir dia dewasa"kata kal dalam hati "karena ..hum..kita tugas nya di sini oh ya guys nanti kita nonton episode drama yang kita tonton kemarin yuk kemarin kan terpotong saat adegan ciuman"ujar akemi "dasar bodoh"akia memukul akemi dengan buku "kau ini entah film apa yang fi tonton sangat tidak asik"kata lim "di sini ada anak anak jangan bahas adegan lain"kata jerico "aku tidak pernah nonton drama"kata jeje "kalau begitu ayo nonton nanti"kata akemi "tutup mulut mu"kata akia "jangan dengar kan akemi saran film drama nya sangat buruk"kata akia "kata siapa"akemi menatap akia "aku juga heran kau itu pria kok nonton drama ku fikir dulu saat aku melihat para wanita berebut tiket di bioskop hanya karena drama aneh dan aku berfikir mereka gila dan sekarang aku baru tau kalau ada pria yang menonton drama "kata jeje "kami tidak ikut jujur aku benci drama percintaan seperti yang sering di lihat akemi"ucap lim "aku pernah menonton sebuah film aksi jackie chan apa itu drama juga?"kata jeje "ku rasa itu drama"kata jerico "tidak lah drama itu yang romantis yang penuh dengan percintaan"kata akemi "ku rasa kau ada kelainan"kata zio "hahaha"yang lain tertawa.
wahyu keluar dari sebuah pintu "bagaimana?"kata niko "belum di temukan"kata wahyu "ya sudah lah besok saja"niko tersenyum "terimakasih sudah membantu"kata niko "ah..santai saja"mereka berdua pun berjalan "tapi aku sangat lelah kau harus belikan aku ice cream "kata wahyu "baik baik"kata niko.
"sediaaa...satu!! Dua!! Tiga!!"seru steven "wwwuuushhh!!!"jerico dan jeje meluncur dengan kecepatan tinggi chai duduk di kursi empuk sambil menyaksikan latihan jeje "ayoo je"jerico menikung jeje "huh"jeje tersenyum sinis "brrummmm bruuummm"jeje menikung jerico dengan sangat indah membuat yang menyaksikan terkagum kagum dengan aksi jeje barusan "wwwaaaaaw!!".
suasana semakin ramai tatkala para pemain sudah berada di atas kendaraan masing masing dan siap meluncur "ONE!! TWO!!! THREE!!GO....."seorang pria dan wanita mengangkat bendera "wuuuizzz wuuizz wuuizz"para pemain langsung melesat secepat angin "AYO SARA!"kata guff "AYO CRIST JANGAN KALAH!! CEPAT CRIST!!"seru feat "AYO JEJE !!! JEJE!! KAMI PENDUKUNG MU!!"seru para penonton "banyak juga pendukung anak didikmu"kata wisnu chai tersenyum tipis "AYOOO SAAAMMMM!!!"seru beberapa penonton "LEBIH CEPAT AAAALLL!!"masing masing menyerukan jagoannya "SEMANGAT BIMOOOOOO!!"seru beberapa orang "JEJEEEE SEMANGATT!!"kata jerico "aku tidak boleh kalah"ucap sara sambil melihat sekilas ke pemain yang berada di sisi nya "wushhh!!"al terkejut melihat jeje menikung nya dengan sangat cepat "AAALLL AWAS!!"seru beberapa penonton "astaga"karena kagum melihat kecepatan jeje al oleng dan terjatuh dengan keras "aku harus fokus"ucap bad "waktunya beraksi"kata crist sambil menambah kecepatan nya lagi dan siap menyerang sara.
tini menatap pria di depannya "aku sedikit bingung tapi aku harus mengatakannya setelah melihat foto dan vidio anak itu pertama dia menunjukan sikap keras nya kepada orang orang seperti anda tapi kelihatannya anak ini sedikit lunak pada pria ini kedua dia terlihat bingung bagaimana bersikap kepada orang sekitar ke tiga dari wajahnya dia terlihat--"pria itu terus bicara panjang dan lebar "dia kemungkinan memiliki trauma di masa lalu, dan juga pernah mengalami depresi akut dan juga dia pernah mengalami kejadian kejadian yang sangat tidak menyenangkan membuat mental nya menjadi hancur dan dia mencoba membuat mentalnya kembali utuh dengan cara nya, aku harus bicara dengan keluarga nya"kata pria itu tini menggeleng kan kepala "dia tidak memiliki nya keluarga sudah hancur"kata tini .
"wuuizzz"crist meluncur "hah!!"sara terkejut dia merasa kan sesuatu yang sangat menusuk di bagian paha nya "aw aw apa ini"fikir sara "huahaha"crist tertawa "zruuuuttt gubrakkk"sara kehilangan keseimbangan dan terjatuh "ohhh ya ampun dia terjatuh"kata para penonton "sara"tim medis menghampirinya "hah hah hah aku tidak papa "kata sara sambil berdiri dan mencari kendaraan cadangannya "sekarang aku tau apa yang di maksud dengan yuna, maaf yuna aku hampir salah paham dengan gadis bernama jeje itu"kata sara "anak itu cepat banget"fikir bad "wwuiiizzz wwuuuizzz"putaran ke sekian kalinya para pemain semakin menambah kecepatannya.
"jadi dia begitu karena trauma di masa lalu nya?"ucap tini pria di depannya mengangguk "apa gadis ini memiliki pacar?"tanya pria itu "jangan kan pacar, dia bahkan mendorong jauh jauh semua orang yang ingin berada di dekatnya"kata tini "kemungkinan dia juga termasuk philophobia orang yang sangat sangat takut menjalani hubungan dengan orang lain"kata pria itu.
"sulit sekali menikung gadis ini"fikir bimo "sial"bad hampir terjatuh "AYYOOOOOO BIMOOOOO!!" "AYOLAH BAAADDD!!" "JEJEEEEEEE!!!"suara penonton semakin membuat suasana semakin menegangkan "kau mau melakukan sesuatu seperti waktu itu kan mari kita lihat kau akan kena jebakan ku"kata bad sambil sedikit berpura pura agak oleng "bagus..aku tinggal menendang nya"kata crist sambil menambah kecepatan "zzzkkkittttttt gubragggg prang...buaggg"crist terjatuh dengan keras motornya berguling menabrak batas penonton "hahahaha mampus"kata bad "sial sial"ujar crist "AYOOOOOO GARIS FINISH DI DEPAN!!"kata kal "astaga"bimo hampir terjatuh ketika mencoba menikung jeje "YEEEAAAAAAAAA!!!"jerico segera menghampiri jeje "kau hebat"bimo sampai ke garis finish setelah jeje "kau juga"kata jeje "hei kau sangat luar biasa"kata kal "akhirnyaaa..."bad sampai juga ke garis finish dan di lanjutkan dengan pembalap lainnya .
"selamat ya" "jeje selamat ya.." "jeje kau luar biasa.." "jeje selamat kau menang lagi"kata beberapa orang sambil menyerahkan buket bunga "hei"sara berdiri di depan jeje "aku sara selamat ya atas kemenangan mu"sara mengulurkan tangannya jeje melihat wajah wanita di depannya jeje menatap kal dan kal segera mengangguk dan mengisyaratkan agar jeje membalas jabat tangan sara "kau juga luar biasa tadi aku melihat mu"kata jeje sambil menjabat tangan sara "aku jeje"kata jeje "kau sangat luar biasa padahal kau di awal berada sejajar dengan ku "kata sara "jika kau fokus dan tidak mencoba melihat kemana mana kecuali jalan di depanmu kau akan menang itu ajaran dari jerico"kata jeje sambil pergi "jeje satu satunya gadis di pertandingan itu kecuali aku. Dia memang dingin dan jarang bicara tapi dia anak baik.jika kau sudah siap bertanding kau harus berkenalan dengan nya dia gadis unik"sara teringat perkataan yuna "aku merasa lelah"ucap jeje "tenang saja kau bisa beristirahat "kata kal "soda ku"kata jeje "aku sudah meletakan soda mu di dalam"kata jerico "lalu bunga bunga ini bagaimana ?"tanya jeje "dasar bodoh"kata kal "ya kau bawa ini kan dari mereka untuk mu"kata jerico "kamar ku bisa penuh bisa tidak di tanam di pot?"kata jeje "ini bunga palsu jeje"kata kal "wah masa, tapi ini terlihat asli masa sih palsu nanti kau menipu ku"kata jeje "kal benar ini bunga palsu"kata jerico "yuna benar gadis itu sangat unik"yuna tersenyum melihat jeje berdebat dengan dua pria.