What Is Love

What Is Love
kehangatan di malam hari



"huff huff...huff"rizi meniup niup kayu yang berasap "kau mau melakukan apa ?"tanya archie "aku mau membuat sesuatu yang enak buat teman ku"kata rizi "oh..baiklah caranya tidak seperti itu sini aku bantu"kata archie "jeje kau tidak mau makan?"dila memanggil jeje dari luar tenda "jeje"kata dila "apa yang terjadi?"wahyu menghampiri dila "aku ingin memberi jeje roti "kata dila "dia pergi sudah lama sebelum makan malam "kata baim "ada apa"niko juga mendekat sambil membawa segelas kopi "jeje pergi entah kemana kak dan dia belum makan padahal dia yang mencari ikan"kata dila "kau tunggu sini aku akan mencari nya"kata niko "hati hati"wahyu menepuk bahu niko.


Malam yang indah, bintang bintang bertaburan di langit malam. menambah terangnya malam ini suara burung dan serangga saling bersautan angin bertiup perlahan menerpa rambut seorang gadis yang duduk dekat sebuah pohon besar wajahnya terlihat tenang di sinari cahaya bulan dia tersenyum perlahan sambil memejamkan mata nya. Niko terdiam ketika melihat gadis yang perlahan lahan merebahkan tubuh nya ke tanah dengan alas rumput, "siapa yang menyuruh mu datang"kata gadis itu niko terkejut padahal dia tidak bersuara di dekat gadis itu "hum..mereka menyuruhku untuk melihat mu"kata niko sambil melihat jeje yang masih memejamkan mata nya "kau sudah melihat ku sekarang pergilah"jeje membuka mata dan menatap langit tinggi "tidak boleh kah aku hm..duduk di sini"kata niko jeje terdiam lalu duduk dan membenarkan topi di kepalanya "kalau begitu duduk lah aku yang per--"kata jeje "bisakah aku bicara dengan mu"kata niko dia tau jeje mau pergi "aku tidak menyuruh mu bicara pada ku aku..hanya ingin kamu mendengarkan perkataan ku"kata niko "aku minta tolong.."kata niko lagi jeje menatap lurus ke depan lalu melirik ke segala arah niko tau jeje diam diam selalu waspada "di sini tidak ada siapa siapa kau tidak perlu kwatir ada orang yang melukai ku dan juga dirimu ini bukan kampus ini hutan"kata niko sambil menatap jeje "kau tidak perlu menganggapku teman, anggap saja aku orang asing "kata niko "huf.. Kau ingin mengatakan apa? "kata jeje "huf.. Hm "niko berfikir keras "aku memang tidak tau apa yang terjadi di dunia mu tapi aku ingin kau tau apa yang terjadi di dunia lain selain dunia mu. Mungkin kau berfikir orang yang berada di dekat mu akan tersakiti atau terluka karena mu tapi tidak hum.. Itu salah aku tau mungkin terluka sedikit bukan karena orang yang mengincarmu tapi karena cara mu memperlakukan mereka, kau harus tau di sana"niko menunjuk tempat tenda berada "mereka mencemaskan mu, menanyakan dirimu setiap saat mereka ingin dekat dengan mu, ingin bermain bersama, dan berteman baik dengan mu"kata niko "sama seperti waktu di kampus, di saat kau tidak datang mereka mengejarku dan bertanya tentang mu kau tau aku bingung mau jawab apa karena aku tau tidak menyukaiku kau membenci ku tapi mereka bertanya tentang mu pada ku haha lucu sekali kau tau yang ku bicarakan ini bukan sandiwara ataupun drama yang seperti ada di kepala mu itu"kata niko jeje masih diam "kenapa kau menjauh dari kami, kami teman mu kami saudara mu di sini. Apa yang kau rasakan kau alami kau bisa cerita ke kami"kata niko "atau cerita pada ku saja, sungguh je aku bisa jaga rahasiah. Kau mungkin melihat ku selalu happy dan senang karena banyak yang dekat dengan ku tapi itu salah aku sama seperti mu aku anak buangan wahyu yang benar benar menerima ku "kata niko "jika waktu itu tidak ada wahyu mungkin aku hah aku tidak tau lagi jadi aku sangat mengerti apa yang kau rasakan "kata niko menatap jeje "bergabung lah kita bermain bersama makan bersama berbagi cerita"kata niko "aku katakan pada mu.. Begini lah cara ku menikmati alam, melihat langit,sungai,mendengarkan suara penghuni hutan, dan berbaring di rerumputan caraku berbeda dengan kalian"kata jeje "kau sangat mencintai alam"kata niko "aku menyukai alam aku benci mengatakan ini pada orang lain termasuk dirimu. Alam membuatku tenang "jeje memandang langit "aku sudah lama tidak melakukan hal ini"kata jeje "kalau begitu nikmatilah"kata niko sambil ikut memandang langit "eh eh je lihat lihat ada bintang jatuh lihat itu di sana"kata niko sambil menunjuk langit jeje melihat "apa kau tau jika ada bintang jatuh kita harus mengatakan harapan kita ayo lakukan bersama sama"kata niko sambil melipat kedua tangan nya tapi dia melihat jeje yang bingung "kau tidak pernah melakukan nya ya sini"niko mendekati jeje lalu memegang ke dua tangan nya dan melipat nya "pejam kan mata mu dan berdoa lah katakan harapan mu pada tuhan"kata niko "bukan kah ini lelucon belaka"kata jeje "kalau begitu lihat"niko memejam kan mata nya jeje melihat tingkah pria di depan nya. "hum jeje"kata niko setelah selesai berdoa "kau suka musik tidak"kata niko sambil mengangkat gitar yang dia bawa jeje tidak menjawab "kau diam mungkin berarti iya aku juga suka musik kau tau wahyu yang mengajari aku main gitar"kata niko "hm..bisa kau dengarkan aku mainkan satu lagu"kata niko sambil berharap jeje mau mendengarkan nya, jeje menatap niko yang tersenyum lalu mulai bernyanyi "I will miss you I miss you I miss you till the end of time muma hui xuánzhuan


"jeje jeje lihat"rizi mendekati jeje yang baru datang "ada apa kau di sini ramai orang"kata jeje "orang orang itu membantu ku membuat ini"kata rizi jeje terdiam "ayo ngumpul bareng"dila juga datang jeje langsung menarik tangannya saat dila mau menarik tangan nya "ayo ayo"wahyu menyentuh bahu jeje,dan akhirnya jeje ikut duduk di sebuah kayu yang di buat sebagai tempat duduk sederhana. "ayo makan kau tau tadi belum sempat makan"kata vito "betul sekali "kata dila "yang lain kemana apa mereka tidur"niko duduk di sisi jeje "ayo pilih makanan nya guys ini baru di masak"kata wahyu "yang lain sudah pada istirahat"kata rizi lalu mereka menyentuh makanan nya "kau tidak makan je, aku sendiri yang membakar ikan nya"kata rizi "sendiri? Yang benar saja"kata archie "hahaha"yang lain tertawa "ayo ayo"wahyu mengambi sepotong ikan bakar, jeje perlahan mengambil setengah porsi mie goreng "kau harus makan ikan juga nih sudah ku cabut durinya"kata niko sambil meletakan ikan bakar di piring jeje "ayo jangan di lihat saja"kata niko "kak niko perhatian sekali pada jeje"fikir dila "apa yang kak niko lakukan?"fikir vito sambil melihat jeje yang memakan mie nya dengan tenang setelah selesai makan mereka masih duduk bersama "aku juga bikin kopi guys"kata rizi "nih aku bawain gelas nya"kata vito "apa kau mau cola aku juga membawa nya untukmu?"kata rizi "wah kau juga suka cola je?"kata wahyu "aku jarang minum itu"ucap dila "kau bisa minum kopi kan?"kata archie "berikan aku segelas"jeje menatap rizi "baik "kata rizi "besok kita ngapain ya enak nya"kata archie "berenang"kata rizi "jalan jalan lihat sekitar"kata dila "kau kau ada rencana je?"kata archie "hm"jeje mengangkat alisnya "apa rencana mu?"tanya rizi "lompat ke jurang"kata jeje "huffff uhuk uhuk uhuk "serentak semua yang lagi minum tersedak "apa kau waras?"kata niko tapi jeje sudah tidak ada cuma ada gelas kosong nya "ku rasa dia bercanda haha"kata archie "aku terkejut"kata wahyu "haha aduh hidung ku sakit"kata vito "aku duluan ya good night "kata dila "ya ya night"kata archie sambil lanjut meminum kopi nya.