What Is Love

What Is Love
bayi Lina



jalanan sangat ramai di penuhi dengan kendaraan polisi lalu lintas berdiri di jalan mengatur kendaraan yang sedang berjalan agar tidak terjadi kecelakaan. "waw padat sekali " kata monnie "iya " kata cai "tapi kau baik baik saja? " tanya cai "iya mama tenang saja" kata monnie.


dengan tatapan datar jeje menatap buket bunga yang ada di pintu loker nya "good morning baby" jeje membaca kertas kecil di buket itu "astaga anak itu" jeje mengepal tangan nya, jeje melihat anggel berjalan tak jauh dari nya dia langsung segera menyingkirkan kertas kecil yang ada di buket itu "anggel!! oih... " anggel menoleh "kemari cepat! " kata jeje "jeje.. Hai" anggel menghampiri jeje "buket untuk mu dari.. um. siapa tadi ya.. aku lupa nama nya nih ambil" kata jeje "benarkah? tapi dari siapa? " kata anggel "aku lupa nama nya" kata jeje "ciye anggel" kata mawar "ahaha.. aku sangat senang" kata anggel "tapi kenapa dia memberikan nya pada mu? " tanya rizi "oih.. oh tadi aku melihat dia seperti kebingungan ternyata dia sedang mencari loker anggel selamat" jeje pergi "oh my god ada penggemar yang menyukai mu" kata mawar "baby" jeje di tarik "****" jeje menendang niko "itu untuk mu" kata niko "seperti nya kau benar-benar mau kehilangan tangan mu ya" kata jeje "aku siap kehilangan apa saja asal bisa bersama mu, kaki tangan ambil saja kalau kau mau" kata niko "bagaimana kalau aku membunuh saudara mu" kata jeje "aku akan membu--" jeje menekan headset yang ada di telinga nya "bab--!! " niko di tendang "aku akan pulang" kata jeje "baby aku bel--" kata niko "aku akan membunuh mu lain kali" jeje pergi "hei kau mau kemana? " kata kal "kakak ayo pulang " kal mengejar jeje yang berlari "cepat kak kal" jeje melompat "astaga kau tidak boleh bolos" kata kal "bayi buaya ku telah menetas aku harus melihat nya" kata jeje "astaga kita bisa melihat nya nanti" kata jerico "tidak bisa aku harus melihat nya" kata jeje.


monnie memegang hoodie yang ada di depan nya sambil tersenyum "adik pasti suka hoodie ini apalagi ini warna favorit nya hitam" kata monnie "hoodie? " kata cai "iya mama ini untuk adik" kata monnie "mama sudah siap apa kau sudah siap? " kata cai "sudah ma tapi aku masih ingin memilih berapa topi untuk adik dia pasti suka" kata monnie.


para bodyguard cai memasukkan barang barang ke dalam mobil "sekarang saat nya" kata seseorang yang sedang bersembunyi di cafe tak jauh dari tempat monnie berbelanja. "oihh" jeje menekan rem motor nya "tuh kan hampir saja kita menabrak wanita tua itu" kata jerico "kakak" kata jeje "iya" kata jerico "KAKAK IPAR!! " jeje melompat dari motor ketika melihat ada mini bus yang kelihatan nya mau menculik monnie "jeje" kata jarico "kakak ipar" jeje terus berlari "adik!! " monnie tersenyum, jeje langsung memeluk monnie sambil menendang pria yang membuka pintu mini bus itu "awas!! " kata jeje namun baru saja melindungi monnie jeje langsung bergerak menarik cai "jangan sentuh mama ku!! " jeje menangkis serangan yang mengarah ke cai "jleb" monnie meneteskan air mata "akh" darah keluar dari mulut jeje "greb" jeje memegang tangan orang di depan nya "**** you" jeje memukul orang itu "jeje " jerico langsung mengeluarkan senjata nya "brukk" jeje ambruk ke tanah "jeje" kata kal sambil turun dari mobil "akhh" jeje menahan rasa sakit di perut nya "anak ku.. anak ku" kata cai "adik.. bertahan lah.. telpon telpon ambulans" kata monnie "putri ku... " cai menangis jeje terlihat ingin mengatakan sesuatu "ku mohon bertahan lah" kata monnie .jeje tersenyum sambil mengerakan tangan nya untuk mengusap air mata monnie namun, tangan kecil jeje perlahan jatuh ke tanah sebelum sempat mengusap air mata monnie "putri ku!!! " seru cai "aku akan membawa nya" kal menggendong jeje "jerico" kata kal "ayo" kata jerico sambil menyalahkan motor jeje "tabrak apa saja yang menghalangi jalan kita" kata kal.


"tek" telur telur di kandang mulai retak beberapa buaya mungil sudah keluar dari cangkang telur itu "sudah menetas lagi" kata dokter hewan di samping kandang "byur"Lina merayap ke daratan menatap anak anak nya yang keluar dari cangkang telur.