
Saat ini putri sudah rapih dengan baju perguruan nya, jam masih menunjukkan pukul 07.28, masih ada waktu untuk datang ke tempat kerja nya.
putri keluar dari rumah mengunci rumah nya kemudian berjalan menuju clab beladiri tempat nya bekerja.
Saat di tengah tengah perjalanan nya, tiba tiba ia melihat ibu ibu yang sedang di jambret, ibu ibu itu berteriak minta tolong, dengan cepet putri mengejar jambret itu.
sudah melalui lorong perumahan yang sempit, lari ke pinggir jalan raya, dan pada akhir nya putri berhasil menjegal kaki pencuri itu alhasil pencuri itu jatuh tersungkur.
" hoss.. hoss.. woy! hoss.. kalo lo mau cari duit itu kerja! jan ngerepotin orang aja lo yang pande! "
" iya maaf mbak, saya gk ulangi lagi "
" huff.. melas banget idup lo, nih gue ada duit dikit, itung itung bisa lo buat makan, jangan nyopet lagi! "
" iya mbak, makasih banyak "
" hm, sono lo "
Putri menendang bokong nya, jambret itu lari menjauhi putri, ia kembali lagi kepada ibu ibu tadi.
" nih bu, lain kali hati hati, di sini rawan jambret "
" makasih ya nak? kamu udah mau bantu ibu "
" udah tugas saya untuk menolong sesama "
putri melihat jam di tangan nya, seketika mata nya melebar.
" waduh! gue telat sialan! "
" bu, saya pergi duluan yak? telat ngajar saya "
" oh iya nak, sekali lagi makasih ya? "
Putri mengangguk dan langsung lari cepet menuju clab beladiri tempat dia mengajar.
sesampai nya di sana, dengan nafas yang masih ngos ngosan putri masuk ke dalam clab.
" woy! dari mana aja lo? " ucap riko sambil mengacak pinggang nya menatap putri
" sorry rik, gue tadi nolong emak emak kecopetan dulu, jadi lama dah "
" ck! cepetan masuk, itu murid murid lo dah pada nunggu noh "
" iye iye sabar napa? atur napas dulu gue nihh.. "
Saat sudah merasa nafasnya muali normal, putri masuk langsung masuk ke ruangan khusus ia mengajar.
" sorry guys, ada sedikit problem saat di perjalanan tadi "
" gk papa kak.. " ucap mereka semua serentak.
" ok, kita lanjutin gerakan yang kemarin bla bla.. "
Di sisi lain.
🍁
🍁
🍁
Rumah keluarga Refano.
" pah, plis ngerti in fano, bisa gk gk usah tanya tentang pernikahan? "
" kamu mau sampai kapan lagi jomblo? papa ingin melihat kamu menikah secepat nya "
" pah, ayolahh.. jangan bahas itu lagi "
Tiba tiba mama nya masuk dengan senyuman yang semringah.
" ada apa mah? " ucap papa refan mengerutkan kening nya bingun.
" tadi mama kena jambret "
" Hah!!! terus gimana keadaan mama? ada luka gak? " ucap papa refan khawatir.
" no pah, untung nya tadi ada cewek yang nolongin mama, dia cantik dan baik banget " ucap mama refan sambil tersenyum
" benarkah? woaahhh.. siapa nama nya mah? " ucap papa refan berbinar
" eomm.. itu lah, mama lupa menanyakan nama nya, dia udah keburu pergi " ucap mama refan dengan wajah menyesal.
" yahh.. " ucap papa nya sambil merengut
" kenapa sih pah mah? semangat banget bicara in cewek itu " ucap revan mulai tak suka.
" ya, mana tau kan nanti bisa jadi pasangan kamu "
" ohh.. ayolah pahhh.. jangan bicarakan tentang ini lagi.. "
" kalo kamu tidak ingin mendengar ocehan papa tentang pernikahan? cari kan papa menantu yang pervect. " ucap papa nya final sambil pergi meninggalkan refan bersama mama nya.
" cari tau tentang cewek yang bantu mama tadi ya van? mama ingin sekali liat dia lagi " ucap mama nya berbinar.
" ck! mama sama papah, sama aja! " ucap revan sambil meninggalkan mam nya.
" cari tahu ya van!!!!!!!???? " ucap mama nya sambil sedikit berteriak karna sudah melihat refan yang sudah menjauh dari nya.
Terlihat refan yang melambay kan tangan nya kepada mama nya, sambil keluar dari rumah.
To be cauntinyue..