Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 60



“Tolong berhentilah!” tegur Leon sambil berdiri di depan Jenny untuk menghalangi tombak yang diarahkan oleh Roseria kepadanya.


“Apapun untukmu, sayangku.” Roseria berkata dengan nada menggoda sambil mencubit kedua pipi Leon.


“Dia bukan budakmu atau semacamnya. Jauhkan tangan kotormu dari dia!” tegas Jenny, terlihat wajahnya memerah.


“Oh … apa kau jatuh cinta dengannya? Karena aku mengerti perasaanmu itu, kau boleh menggunakannya setelah diriku," sahut Roseria berkata kepada Jenny.


“Roseria, kami hanya ingin kau bergabung dengan grup kami, apakah kau ingin bergabung?” tawar Leon sambil berusaha melepaskan tangan Roseria yang terus menerus menggerayangi tubuhnya.


“Dasar nakal! Kau ingin bermain dengan banyak wanita, ya, sayang? Khusus untukmu aku mau bermain dengan grup yang kau maksud," tutur Roseria kepada Leon


Jenny yang melihat tingkah Roseria yang sangat tidak pantas kepada Leon membuatnya menjadi sangat murka dan kemudian menendang Roseria menjauh dari Leon.


“Hentikan tingkahmu itu dasar pel*cur!” hina Jenny setelah membuat Roseria menjauh dari Leon. Roseria yang mencoba berdiri, dengan cepat memerintahkan bawahan prianya untuk menangkap Jenny.


“Tangkap wanita itu, dasar pria tidak berguna!” titah Roseria. Seketika semua bawahannya bergerak ke arah Jenny.


“Kau pikir aku akan mudah dikalahkan, hah!” Jenny kemudian menarik pedangnya dan menyerang semua bawahan milik Roseria, dalam sekejap Jenny berhasil mengalahkan semua pria yang menjadi bawahan Roseria.


Sing!


Akh!


“Kau pikir ini semua sudah selesai?” Roseria mengulum senyumnya  dan segera menyerang ke arah Jenny dengan tombak miliknya.


“Spear killing style Orca!" Roseria menyerang Jenny dengan tombaknya yang terasa memiliki kekuatan sangat besar ketika diarahkan untuk menusuk.


BOOM!


Dua serangan besar yang saling bertemu itu menghasilkan ledakan yang sangat besar dan menghancurkan ruangan besar tersebut, Roseria dan Jenny sama sekali tidak terkena efek serangan tersebut dan berencana melakukan serangan kedua namun berhasil digagalkan oleh Leon yang menggunakan sihir naga miliknya.


“Dragon’s tongue ‘Nether Blaze!” pekik Leon.


Seketika api berwarna hitam pekat dan besar muncul ditengah-tengah Roseria dan Jenny, seolah memisahkan mereka berdua. Jenny berusaha menyerang api yang membatasi di depannya namun sia-sia. Dia justru kehilangan pedangnya karena terbakar saat menyentuh api tersebut hingga menjadi abu.


“Kalian berdua hentikanlah!” pinta Leon kemudian menghilangkan api yang dia buat sebelumnya. Jenny dan Roseria pun mengangguk tanda setuju dengan perkataan Leon.


“Kau sudah membunuh semua priaku, dasar j@lang!” ejek Roseria dengan nada menghina Jenny.


“Kau yang J@lang!” sahut Jenny mencaci Roseria.


“Sudah-sudah! Bagaimana kalau kau ikut kami saja dan bergabung dengan grup kami di Guild Venom?" Leon menenangkan suasana dan mengambil topik penengah. Sambil menahan Jenny dan Roseria dengan kedua tangannya.


“Hanya kau pria milikku yang tersisa, tentu saja aku akan mengikutimu," sahut Roseria kemudian memeluk tangan Leon.


“Lepaskan tanganmu dari Leon!” tegas Jenny dengan nada marah yang berkobar dan menggelegar.


“Ah, jadi namamu Leon ya. Sungguh nama yang sangat indah seperti tubuhmu ini.” Roseria menyentuh tubuh Leon, membuat pria itu jijik dengannya.


“Roseria, bisakah kau tidak melakukan itu?” tegur Leon berbisik kepada Roseria.


“Ah, aku paham. Kau tidak ingin dilihat oleh gadis itu ya sayang?” tanya Roseria dengan erotis sensual.