Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 125



Namun kecantikan dan Ketampanan yang dimiliki oleh Selene dan Lars tidak selalu berdampak baik bagi diri mereka. Ketika mereka memesan sebuah kamar di tempat penginapan karena mereka baru saja selesai menyelesaikan misi dari Guild mereka, Selene pernah hampir saja akan dilecehkan oleh segerombolan pria hidung belang hanya karena keelokan wajah dan tubuh yang dimiliki oleh Selene.


Beruntungnya Lars berhasil menyelamatkan Selene walau harus membunuh hampir semua orang yang mencoba melecehkan kekasihnya itu. Sejak saat itu, mereka berdua hidup dalam pelarian, namun di antara keduanya sama-sama tidak ada rasa menyesal atau kesal karena mereka benar-benar menikmati kebersamaan tersebut walau diburu oleh hampir semua orang di kerajaan Engrasia.


Terengah-engah Lars membawa sesuatu. “Sayang, ini aku membawakanmu bahan makanan yang baru saja kubeli," ujar Lars sambil memberikan sekeranjang bahan makanan kepada Selene yang sedang menyiapkan tungku dan menyalakan apinya dengan sihir api yang dikuasainya.


“Ah, terima kasih. Kau ingin makan apa, Sayang?” tanya Selene kepada Lars.


“Apa saja yang penting buatanmu,” jawab Lars dengan penuh senyuman hangat yang membuat Selene menjadi bersemangat untuk memasak.


Tak lama kemudian, Selene menyajikan banyak hidangan untuk dimakan oleh mereka berdua. Lars membantunya menata meja dan juga menyuapinya makan karena ingin terlihat romantis di mata wanita itu begitu juga Selene yang menyuapi Lars makan. Setelah selesai makan, Lars merapikan semua peralatan yang sudah bekas dipakai makan untuk membantu pekerjaan Selene setelah itu menemani Selene yang biasanya duduk menatap keluar jendela dan menatap pemandangan langit cerah namun saat ini sedang gelap dan hujan.


Lars merangkul bahu Selene, Selene pun menyandarkan kepalanya ke tubuh Lars. Lars pun mengusap kepala Selene dengan lembut lalu memegang wajahnya dan mengarahkannya mendekat kepadanya, wanita itu menuruti gerakan Lars yang perlahan-lahan membuat kedua bibir mereka mendekat dan akhirnya menyatu.


“Maaf aku membuatmu dalam keadaan seperti ini," kata Lars menyesal karena membuat Selene juga ikut hidup dalam pelarian bersama dirinya.


“Apa ini?” tanya Selene ketika melihat sebuah kotak berwarna silver dengan banyak ukiran di sekitarnya.


Tanpa menjawab pertanyaan tersebut Lars membuka kotak kecil itu yang berisikan sebuah cincin dengan permata merah diatasnya, Lars kemudian berdiri dan membungkuk dengan kaki satu di depannya dan berkata,


“Selene Grimsbane, maukah kau menjadi pasangan hidupku untuk selama-lamanya?” tanya Lars dengan penuh kesungguhan.


Selene pun mengangguk untuk mengatakan Iya, dan menangis tangisan bahagia karena akhirnya menikah dengan pria yang dia sangat cintai. Namun sayang, kebahagiaan itu hanya sesaat saja. Lars berhasil tertangkap oleh salah satu keluarga bangsawan terkenal yaitu keluarga bangsawan Silvestre dan yang menangkapnya adalah Samuel Archion de Silvestre.


Tubuh Lars diseret oleh Samuel ke tengah alun-alun kota Edenais tanpa menggunakan busana sedikit pun. Lars ditendang, dipukul, dan disiksa tepat di alun-alun kota oleh bawahan keluarga Silvestre. Selene yang melihat suaminya disiksa seperti itu merasa marah sekali dan ingin membantu melawan, namun ayahnya Jason Grimsbane melarang Selene untuk melawan dan membantu Lars.


“Mengapa Ayah? Dia itu suamiku, aku sudah menikah dengannya selama 2 tahun lamanya. Ini cincinku yang diberikan olehnya kepadaku. Mengapa aku harus diam saja ketika melihat suamiku disiksa dan dicaci tepat di depan mataku ayah!” geram Selene yang ingin memberontak dan pergi membantu Lars.