Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 128



Karena merasa dirinya sudah terlalu lama menghilang, Lars pun berencana untuk mencari Selene. Dengan kekayaan melimpah yang sudah dia dapatkan dan status spesial yang diberikan langsung oleh raja Engrasia kepadanya semakin membuatnya yakin bahkan jika keluarga Silvestre atau Grimsbane berniat menghalanginya dia dengan kekasihnya, dia bisa melawan mereka berdua bersamaan terlebih dengan banyaknya Guild militer yang berada di bawah komandonya.


Lars memerintah anak buahnya untuk mencari informasi tentang Selene. Dengan cepat mereka langsung bergerak mencari informasi sesuai dengan perintahnya.


Selagi menunggu, Lars memilih untuk belanja mencari hadiah untuk Selene sekaligus sebagai ucapan permintaan maaf untuknya karena telah menghilang tanpa kabar apa pun. Ia membeli beberapa pakaian dan perhiasan kalung mahal untuk Selene dan juga sebuah jas baru yang terlihat mewah untuk dirinya.


Ketika melewati sebuah toko senjata, ia melihat sebuah pedang yang dulu merupakan impian Selene, namun dia tidak sanggup untuk membelikannya dulu karena harganya yang terlalu mahal.


Pedang itu bernama ‘Jade Burst Dragon Sword’, pedang yang terbuat dari kombinasi kristal Jade dengan darah naga murni yang dilelehkan bersamaan dengan besi panas. Pedang itu memiliki harga sekitar 450,000 Gein.


Ketika selesai membeli pedang tersebut, Lars berniat untuk membeli makan di sebuah kedai makanan untuknya dan para anak buahnya. Tanpa diduga ia berpapasan dengan Selene yang juga menuju ke kedai tersebut bersama dengan beberapa pelayan perempuannya.


“Selene?” Lars sedikit gugup, ia mengusap matanya untuk memastikan bahwa ia tak salah lihat. Ternyata benar, ia tak salah, kedua matanya berkaca-kaca.


Selene terkejut, ia langsung menangis dan memeluk Lars dengan sangat erat karena sudah lama tidak bertemu.


Lars sontak memberikan hadiah-hadiah yang sudah dia belikan untuk Selene, namun ditolak olehnya karena sungkan. Sebenarnya hal tersebut begitu tidak sopan karna dianggap tidak menghargai, namun Lars memberikan cincin permata yang sangat mahal, jauh lebih mahal dari yang dahulu diberikannya kepada Selene dulu.


Selene menolak cincin tersebut sambil menangis tersedu-sedu dan berlutut meminta maaf kepada Lars. Lars yang tidak tahu mengapa dan tidak tega melihat orang yang dia cintai berlutut di hadapannya pun meminta Selene untuk bangun. Pria itu mengusap air mata yang keluar dari mata kekasihnya itu dan memandangi wajahnya dengan tatapan hangat lalu bertanya padanya dan meminta maaf jika dirinya melakukan kesalahan.


Selene kemudian menggelengkan kepala. "Tidak ada yang kurang dari dirimu, melainkan dari diriku sendiri."


Lars tak paham apa maksud wanita itu. Selene pun menceritakan apa yang terjadi kepada dirinya setelah Lars ditangkap dan disiksa di depan matanya. Dia juga menceritakan bagaimana Samuel memperlakukan dirinya seperti sebuah barang tanpa belas kasih atau rasa iba dengan perasaannya.


“Kau tidak salah, Lars sayangku, hanya saja aku merasa tidak pantas untukmu setelah apa yang kau dan aku jaga selama ini terampas oleh orang lain yang bahkan tidak benar-benar menyayangiku seperti dirimu." Selene menangis. Melihat Selene menangis membuat hati Lars seperti tercabik-cabik dan ingin sekali menghajar Samuel Silvestre.


“Ikutlah denganku, Sayang. Kali ini aku akan melindungimu!” seru Lars sambil menggenggam kedua tangan Selene dan menatapnya dengan penuh keyakinan, namun Selene menolak dan mengarahkan tangan Lars ke perutnya yang sedikit membesar.


“Selama 4 tahun lamanya Samuel menggunakan diriku dan beberapa gadis bangsawan lain seenaknya dan sekarang inilah hasilnya. Maafkan aku, Lars sayangku, tapi saat ini aku tengah mengandung anak dari orang yang paling kubenci," jelas Selene dengan wajah yang sangat sedih dan tidak mampu menatap wajah Lars lagi.