
Ketika melihat kedatangan Jenny dengan pakaian yang cukup terbuka, Isabella merasa kesal dan jijik. Jenny yang melihat wajah Isabella marah menjadi tersenyum senang. Tanpa perlu bertanya kepada Isabella pun, Leon langsung memahami kalau ada permasalahan yang terjadi di antara Jenny dan Isabella.
Ketika Leon ingin duduk di samping Isabella tiba-tiba saja Jenny menggenggam tangan dan membuat amarah Isabella memuncak.
“Apa perlu kau menyentuh tangannya seperti itu?!” seru Isabella dengan wajah yang sangat kesal kepada Jenny sambil menepiskan tangan Jenny dari Leon.
“Memangnya tidak boleh? Lagian kalian ini belum menikah, bukan? Jadi sah-sah saja jika aku menyentuh tangannya,” sahut Jenny menimpali dan berusaha memegang tangan Leon kembali, namun tanpa diduga oleh Jenny Leon justru menarik tangannya dan memeluk Isabella seolah menunjukkan bahwa ia tidak mau disentuh oleh orang lain selain Isabella.
Isabella pun mengerti maksud Leon dan tetap memegang tangan kiri Leon yang sedang merangkulnya.
“Sudah! Kau ini kenapa sih, Jenny? Biasanya tidak seperti ini!” tegur Enma sambil berusaha memisahkan Jenny dengan Isabella.
Jenny mendengus keras dan akhirnya memilih untuk menjauh untuk memimpin pertemuan, sedangkan Isabella tetap duduk bersama dengan Leon. Jenny pun membuka pertemuan dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada Leon karena sudah membuat keinginannya untuk membuat Orc dan manusia menjalin hubungan damai. Ketika Jenny sedang berbicara, tiba-tiba saja Roseria dan Mark datang dan langsung duduk.
Menurut Jenny, misi pertama mereka sebagai sebuah grup berjalan sangat sukses dan Jenny pun menawarkan dua pilihan untuk mengambil misi kedua.
Pilihan pertama adalah misi untuk menjadi delegasi dari kerajaan Engrasia dalam pertemuan di negara Elf bernama Savarodia, di kota Egladale. Savarodia merupakan sebuah negara yang mayoritas penduduknya berasal dari ras Elf, dan negara tersebut dipimpin oleh seorang Raja dan Ratu.
Kota terbesar di Savarodia adalah Egladale. Kota tersebut merupakan satu-satunya kota di mana bangunan dan alam bisa menyatu dan menghasilkan sebuah harmoni. Kota ini juga merupakan tempat perdagangan terbesar di dunia di mana banyak orang dari berbagai macam ras datang dan berjualan di sana. Tujuan utama dari misi menjadi delegasi kerajaan Engrasia di sana adalah untuk menegosiasi agar masyarakat Engrasia yang berniat untuk berjualan di sana tidak dikenakan biaya yang terlalu tinggi.
Pilihan kedua adalah untuk memasuki sebuah reruntuhan kuno yang baru saja ditemukan oleh pemimpin Guild Venom. Reruntuhan itu dirumorkan menyimpan banyak misteri dari zaman dahulu kala. Letak lokasi dari tempat ini berada di sekitar kota Bouveil dan gunung Dadruigen, namun untuk lokasi pastinya tidak diketahui karena tempat tersebut seolah mampu berpindah tempat dengan sendirinya.
Untuk sesaat semua orang terdiam dan tidak ada yang berbicara karena memikirkan dengan hati-hati pilihan mana yang harus mereka pilih.
Suasana menjadi sunyi setelah Jenny selesai mengatakan apa pilihan yang dapat mereka ambil. Mark, Enma, dan El saling menatap satu sama lain seolah bisa mengerti pilihan mana yang mereka inginkan, sedangkan Roseria hanya terdiam menunggu apa yang Leon ingin katakan.