
Di mana ini? Gelap dan sempit! Leron mencoba untuk menendang. Tunggu, aku mendengar suara di luar, seperti suara tertawa, di manakah ini?
Dua bulan kemudian.
Berada di tempat asing yang aneh selama beberapa waktu membuat Leron gila, tempat ini sangat aneh, gelap dan sempit. Anehnya, tanpa makanan dan minuman, pria itu tetap hidup dan bernafas hingga saat ini.
Entah ini halusinasi atau bukan, sekali waktu sempat Leron rasakan sebuah guncangan dari bawah, seolah-olah mendorong kakinya untuk naik ke atas. Setelah menanti lama, akhirnya Leron melihat sebuah cahaya terang, ia mencoba menuju cahaya itu dengan susah payah dan akhirnya ia berhasil keluar.
Ternyata pria itu dilahirkan sebagai sosok bayi kecil yang menggemaskan, dunia tahu apa yang sebentar lagi akan terjadi. Iya benar, dirinya akan melihat sosok ayah dan ibunya yang memandangnya dengan terharu. Mereka berdua tidak tahu bahwa putra mereka adalah reinkarnasi dari pria dewasa yang telah memiliki seorang istri dan putri cantik.
Sementara itu, di sisi kedua orang tuanya sebelum dirinya terlahirkan.
“Dorong terus, Nyonya! Dorong terus!” seru dokter itu seraya membantu persalinan wanita itu.
“Ah!” Seline berseru kesakitan didampingi oleh suaminya disampingnya yang melihatnya ngeri, berharap anak mereka terlahir dengan selamat.
“Selamat, Tuan Samuel, bayi anda sehat dan bugar," ujar dokter tersebut sambil menyerahkan bayinya.
“Selene cintaku, lihat anak kita ….” Samuel menggendong bayi itu di rangkulannya dan menunjukan kepada istrinya. “Lihatlah dia! Ia memiliki rambut keperakan persis sepertimu," lanjut Samuel duduk disamping istrinya.
Dengan keadaan yang agak lemas, Selene mencoba membangkitkan diri demi melihat anaknya yang baru lahir itu dan menggendongnya.
“Manisnya putra kecilku ini ... matanya benar-benar sama dengan dirimu, Samuel. Kalian berdua sama-sama memiliki mata berwarna biru yang mengagumkan.” Selene terpaku oleh putranya yang menggemaskan itu.
“Bagaimana kalau kita namai dia seperti namamu, Sayang?” tanya Seline pada suaminya yang berdiri di sebelahnya.
Membuat pria itu menautkan kedua alisnya, “Hey, cukup ada satu Samuel dalam hidupmu, jangan ada yang lain."
“Kau ini, ada ada saja. Tentu saja hanya ada satu Samuel di hatiku, yaitu kamu." Selene membalasnya dengan sedikit wajah menggoda.
“Galleon … terdengar menarik. Lalu untuk nama tengahnya kita berikan nama dari ayahmu, Sayang?” sahut Seline mulai semangat.
Seline pun menyusui putranya itu, seketika ide muncul di benak suaminya.
“Nama ‘Azuth’ terdengar sesuai melihat dia yang sangat aktif ketika sedang menyusu.”
Samuel menggoda Seline yang perlahan mukanya berubah kemerah-merahan, “Putra kecilku yang tampan dan manis, mulai sekarang namamu adalah Galleon Azuth de Silvestre.”
“Iya, ingatlah selalu nama Ayahmu yang keren ini, ya, putraku. ‘Samuel Archion de Silvestre’ dan Ibumu yang cantik ini bernama ‘Selene Ánastya Silvestre’.
"Oh iya, kau memiliki kakak perempuan yang cantik namanya ...”
Seline memotong pembicaraan suaminya. “Sudah cukup, Samuel sayangku, anak kita ini masih kecil, bagaimana mungkin dia mengerti apa yang kau katakan!” Selene berkata dengan nada yang cukup tinggi untuk menghentikan sikap suaminya yang agak kekanak-kanakan itu.
Satu tahun kemudian.
Leron terlahir kembali di dunia yang aneh di mana banyak orang memiliki kekuatan super di luar akal manusia biasa. Mereka menyebutnya sebagai kultivasi berdasarkan apa yang ia ketahui—dongeng yang biasa dikatakan ibu.
Di dunia ini ada dua aliran terbesar, ‘Swordsman’ dan juga ‘Sorcerer’. Tiap aliran memiliki cabangnya masing-masing, Leron terlahir di keluarga bangsawan ‘Silvestre’ dengan status sebagai seorang Marquess.
Keluarga mereka terkenal sebagai ahli pedang terhebat sepanjang sejarah! Yah setidaknya itu yang dikatakan Ibunya setiap bercerita. Dimulai dari kisah kakek buyutnya—ahli pedang pertama, Kyle Silvestre—yang mampu melawan 10.000 orang sendirian.
Yang paling mengagumkan dari semua kisah yang ia dengar dari ibu adalah kisah tentang kakek dan ayah duo petarung pedang terkenal dengan julukan ‘Naga Perak dan Macan Silver’
Ya, kakeknya adalah orang paling terkenal sepanjang sejarah di dunia ini karena dia adalah orang pertama yang menciptakan ‘Aura pedang’ dan teknik tebasan yang mampu membelah dimensi. Jika ia tidak salah, sebutannya adalah ‘Golpear Desligar’, teknik yang mampu membelah apapun bahkan ruang dan waktu.