Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 127



Selene hanya diam di pojokan kasur sambil meringkuk dan menutupi tubuhnya dengan pakaian baru yang dilemparkan oleh Samuel. Sambil terus menangis karena dirinya yang sudah dimainkan oleh Samuel dan suaminya yang sekarang entah bagaimana keadaannya, Selene benar-benar merasa jatuh sejatuh-jatuhnya bukan saja karena apa yang dilakukan Samuel kepada dirinya, tetapi juga ketika dia mengingat kembali betapa tidak berdayanya dia ketika melihat suaminya disiksa di depan matanya.


Di sisi lain.


Tubuh Lars dibuang ke sungai oleh orang-orang bawahan dari keluarga bangsawan Silvestre dan hanyut hingga ke suatu hutan di antara Desbenadia dan Lourendale. Lars berusaha bangkit dan berdiri, namun luka-luka yang dimilikinya terlalu banyak dan dia juga kehilangan terlalu banyak darah.


“Sial .... Selene, bertahanlah. Aku akan menyelamatkanmu,” gumam Lars berusaha untuk menyemangati dirinya sendiri agar terus bangkit dan melangkah maju, namun sayangnya semangatnya terlalu tinggi bagi tubuhnya yang penuh luka untuk mengimbanginya. Ia akhirnya terjatuh dan pingsan.


Ketika Lars terbangun, dia melihat semua luka di tubuh nya sudah diobati. Di sampingnya banyak obat-obatan dan tumbuhan obat yang dia tidak tahu apa saja itu. Tidak lama setelah sadar, ia melihat sosok laki-laki dengan pakaian seperti jas berwarna hitam namun cukup panjang serta celana panjang berwarna coklat. Laki-laki tersebut juga menggunakan sebuah anting yang berbentuk matahari dan bulan sabit di tengahnya, tinggi laki-laki itu kurang lebih 188 cm dengan warna mata ungu kemerahan.


“A–apakah kau yang menyelamatkanku?” tanya Lars saat itu.


Laki-laki tersebut hanya diam dan berjalan menuju Lars lalu duduk di sampingnya tanpa menanggapi. Lars pun menyampaikan rasa terima kasihnya yang begitu dalam kepada laki-laki tersebut dan berniat untuk pergi, namun sayang luka di tubuhnya belum sepenuhnya sembuh sehingga membuatnya merasa kesakitan dan duduk kembali.


“Siapa namamu?” tanya Lars kepada sosok laki-laki tersebut.


Lars memang merasa ketakutan pada awalnya namun perlahan dirinya dan Aether mulai saling terbuka. Ia menceritakan masalah yang sedang dihadapinya kepada Aether, Aether juga memberikan beberapa saran yang terlintas dalam pikirannya.


Terlintas sebuah ide dalam benak Aether karena melihat potensi yang besar dalam diri Lars. Ia menawarkan Lars sebagian kecil kekuatannya jika dia mau menjadi Apostle, namun ada beberapa tes yang harus dilalui olehnya sebelum bisa diterima oleh Aether. Lars pun menyetujui tawaran dari Aether.


Sejak itu, Lars selalu mendengarkan arahan dari Aether. Perintah pertama yang diberikan kepadanya adalah untuk bergabung dengan militer dan ikut berperang serta membunuh semua orang yang Aether anggap sebagai musuh.


Lars mengikuti banyak peperangan dan pertempuran selama 4 tahun lamanya. Selama masa inilah ia mengetahui dan mengenal Draco. Mereka berdua sangat terkenal di antara pasukan lainnya sebagai dua naga kembar karena mereka berdua memiliki tipe Domain yang sama yaitu naga.


Lars dan Draco merupakan dua sosok hebat yang mendapatkan banyak penghargaan besar dan hadiah kekayaan yang banyak, terlebih mereka mendapatkan hak untuk mengurus Akademi Ahrion sesuai yang mereka mau.


Akademi Ahrion memang terkenal sebagai tempat terhebat untuk mempelajari sihir dan berpedang di kerajaan Engrasia. Sudah menjadi rahasia umum bahwa orang-orang yang keluar dari Akademi Ahrion adalah sosok besar yang hebat dan kuat, tidak hanya di pemerintahan atau di militer tapi di seluruh penjuru kerajaan Engrasia.