Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 134



Lars dan Selene berjalan bersama mengikuti para pemimpin Guild militer menuju ke ruang pertemuan yang sudah disiapkan. Sebuah meja panjang berbentuk persegi sudah tersedia dengan kursi berjumlah 11, masing-masing pemimpin Guild menduduki satu kursi, sedangkan Lars tetap berdiri dan memberikan kursinya tersebut untuk Selene.


Pertemuan dimulai dengan Lars mengatakan tujuan dan rencananya untuk mengambil alih posisi Raja Engrasia, semua pemimpin Guild tanpa pikir panjang langsung setuju dan mendukung keinginan dari Lars karena mereka lebih setia kepadanya dari pada kepada Kerajaan Engrasia. Namun beberapa dari mereka tetap menginginkan keuntungan yang dapat mereka miliki jika mendukung keinginan Lars untuk mengambil alih kerajaan Engrasia.


“Akan kujadikan kalian semua 10 pilar bangsawan jika aku berhasil mengambil alih Engrasia!” seru Lars dengan tatapan matanya yang ambisius dan penuh keyakinan, semua pemimpin Guild langsung mengobrol satu sama lain untuk memikirkan apakah ini setimpal atau tidak.


Ketika para pemimpin Guild sedang sibuk mendiskusikan hal tersebut, seketika pintu ruangan terbuka dan seseorang memasuki ruangan itu, orang itu tidak lain adalah Pan Quadro pemimpin Guild militer bernama Venom.


Semua mata langsung tertuju padanya selama dia berjalan masuk ke ruangan dan langsung berdiri berhadap-hadapan dengan Lars yang sedang memimpin pertemuan.


“Kuucapkan salam kepadamu, Sword Emperor Lars. Apa tujuanmu kemari, kawanku? Tidak akan kubiarkan kau mengancam Kerajaan Engrasia!” seru Pan dengan tatapan mata yang serius dan seolah bersiap untuk menyerang kapan saja.


10 pemimpin Guild yang lain langsung berdiri dari kursi mereka dan bersiap menyerang menggunakan sihir dan pedang ke arah Pan dengan maksud melindungi Lars, karena mereka hanya setia kepada Lars dan merasa Pan sedang mengancam tuan mereka.


Lars pun berjalan mendekat ke arah Pan dengan tatapan wajah yang dingin lalu berdiri bersampingan dengan dan menepuk pundaknya sambil berbisik, “Pan, aku tahu kau tidak mau ikut campur, oleh karena itu kukatakan padamu untuk tidak ambil bagian apapun dan jangan ganggu kami."


Lars kemudian menggunakan sihirnya untuk mengangkat Pan ke udara, bagi Pan ketika Lars menggunakan sihir untuk mengangkatnya ke udara dirinya terasa seperti sedang dicekik di leher dan semakin lama semakin sakit rasanya, Lars kemudian melepaskan Pan yang membuatnya terjatuh dari langit-langit ruang pertemuan yang tingginya mencapai 5 meter dari lantai.


**BRAK**!


“Apa ada lagi yang mau mencoba menghalangiku?” tanya Lars dengan tatapan dingin yang seolah-olah membuatnya terlihat seperti makhluk buas yang sangat kuat, tidak ada seorang pun di ruangan itu yang bisa mengalahkannya.


Ketika semua orang merasa takut, Selene berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah Lars lalu menggenggam tangannya. Lars yang melihat wajah Selene menjadi jauh lebih tenang dan terkendali dari sebelumnya, Lars kemudian berjalan bersama Selene keluar ruangan dan menganggap pertemuan sudah selesai.


“Apakah kau tahu kalau tadi kau benar-benar menakutkan?" kata Selene kepada Lars ketika mereka sedang berjalan bersama sambil bergandengan tangan.


Lars merasa menyesal telah menunjukan sisinya yang itu kepada Selene, ini semua terjadi semenjak dia mendapatkan kekuatan dari Dewa Aether, hawa nafsunya untuk membunuh makhluk hidup semakin meningkat dan terkadang tidak bisa dikontrol oleh dirinya.