
Sebuah buku sihir atau mungkin jika ada teknik pedang yang berhubungan dengan sihir akan bagus untuknya.
Sesampainya di kota Alderth, Leon langsung masuk ke salah satu toko dan melihat-lihat, di sana ada salah satu pegawai yang langsung menghampirinya dan menunjukkannya letak pedang dengan rune sihir dan buku sihir. Leon langsung tertarik dengan sebuah pedang pendek—Dagger—dengan sebuah rune sihir hitam.
(Dagger of Black Sovereign)
(Note) pedang yang dimiliki oleh Warlock kegelapan zaman dahulu yang bersekutu dengan Raja naga iblis Northal, perkiraan usia saat ini lebih dari 100.000.000 tahun.
(Efek) - mampu membelah apapun yang ingin di belah oleh penggunanya.
...(Tidak bisa dibatalkan)...
- Bisa diisi 1 roh pedang (1 Slot)
- Pedang mampu menyerap mana musuh dan juga Qi musuh hanya dengan menyentuh kulit atau darah dari target
- Dapat memberikan efek kutukan kegelapan yang mampu membuat musuh mengalami kematian dalam 3 jam (tidak bisa dibatalkan selain oleh pengguna)
- Memungkinkan menyembuhkan luka pengguna secara terus menerus selama digunakan (tidak bisa dibatalkan. Bisa ditumpuk)
Lalu Leon bertanya kepada pegawai itu, "Berapa harga dari dagger ini?"
Pegawai itu pun menjawabnya, ”Jika Tuan Muda tertarik, saya bisa memberikan harga diskon menjadi 100 Gein saja.”
Pegawai itu tersenyum ramah, terasa penuh tipu daya layaknya penjual pada umumnya. Leon pun mendapat sebuah ide di dalam pikirannya hingga ia berkata, "Bagaimana kalau 70 Gein? Itu, kan hanya pedang pendek biasa?”
“Maaf saja, jika 70 gein itu mustahil, bagaimana kalau 90 gein, Tuan Muda? Lagi pula dagger ini adalah barang yang cukup bagus," balas penjual itu menolak, sepertinya ia memiliki keberanian tinggi dengan menolak tawaran dari Leon, anak dari bangsawan yang berpengaruh besar ini.
“80 Gein, tidak kurang dan tidak lebih!” Leon mendesaknya, penjual itu pun menjawabnya dengan ragu-ragu sebelum akhirnya seseorang memanggilnya dan dia kembali lagi dengan hasil bahwa ia setuju.
Target Leon selanjutnya adalah membeli buku sihir dan skill book pedang. Salah satunya yang menarik perhatiannya adalah;
(Note): -
(E****fek): Pengguna bisa mempelajari skill :
Tarian pedang naga angin (Mythic)
Teknik pedang penghancur bumi (Mythic)
Apakah anda ingin mempelajari secara Instant ?
Ya Tidak
Leon pun bertanya berapa harga untuk teknik pedang itu dan dua buku sihir berjudul 'Grimoire of Flame' dan 'Grimoire of 7 Spears', pegawai toko itu mengatakan bahwa ia tidak tahu dan memintanya untuk menunggu boss-nya datang untuk mengatakan harganya.
Tidak lama kemudian keluarlah sosok wanita cantik dengan rambut coklat dan pakaian serba merah tua yang ketat sekali sampai memperlihatkan lekuk tubuhnya yang indah, dia menyapa Leon.
"Kalau Tuan Muda ingin membeli buku itu, setidaknya harus bisa menunjukan kemampuan anda dalam menggunakan sihir tingkat tiga," tegas wanita itu hingga membuat Leon menghela nafas.
Tanpa berpikir panjang, Leon gunakan salah seorang pengunjung yang ketahuan mencuri beberapa barang di toko ini sebagai objek serangannya, ia mengeluarkan mantra 'Death’s Spell'.
Sing! Duarr!
Seketika dirinya berseru dan hangus menjadi debu, hanya tersisa tulang tengkoraknya saja. Semua orang di toko itu terkejut dengan apa yang Leon lakukan, bahkan pemilik toko yang ia anggap menantangnya itu pun terlihat pucat ketakutan melihat keahlian sihirnya. Sang pemilik toko langsung memberikan buku itu dan beberapa barang tambahan seperti cincin dan jubah secara gratis dengan harapan agar Leon segera pergi.
"Semoga perjalanan Tuan indah, terima kasih telah datang," pamit mereka tergesa-gesa. Leon tersenyum puas setelah harga dirinya berhasil dikembalikan oleh dirinya sendiri.
Setelah mendapat banyak barang, ia pun kembali ke kereta kuda dan berangkat untuk kembali ke rumah. Sesampainya di sana, ia melihat Ibu sudah menunggu di depan, seketika ia keluar dan memeluk Leon seolah-olah sudah 100 tahun tidak bertemu.
"Sayang, anak Ibu sudah pulang …." Leon hanya mengukir senyuman pada wajahnya, Ibu-nya pun memanggilkan beberapa maid untuk menyiapkan air mandi dan makan siang. Sebelum itu, Leon masuk ke kamar dan melihat-lihat barang yang ia dapatkan hari ini.