Reincarnated As A Warlock

Reincarnated As A Warlock
Chapter 41



Malam pun tiba. Ketika Leon hendak beristirahat, para gorila itu melakukan perayaan yang entah apa tujuannya. Namun, hal itu mengganggu Leon yang ingin beristirahat dengan tenang. Ia pun datang mendekati Han Rou. Gorilla itu menjelaskan kalau perayaan ini dia buat karena dia memiliki nama baru.


“Huhahuhahuha!" seru Gorila kesatu.


“Huraargghhh!!” seru Gorilla yang kedua.


“Huhua Hua Hua!!” Gorilla ketiga dan keempat juga tak mau ditinggal bicara sendiri dan dibalas oleh Gorilla kesatu, "Roar!" 


Leon pun pada akhirnya juga ikut berpesta bersama mereka. Dan sepertinya ini adalah permulaan dari kisah persahabatan antara gorila dan manusia, antara Leon dan Han Rou.


Ketika pagi, ia terbangun dan melihat Han Rou juga sudah bangun. Dia membawa Leon ke suatu tempat yang luas dan lapang. Kemudian dia menatap Leon dan mengatakan, “Mulai sekarang, di sini kita akan latihan."


Han Rou pun menanyakan nama Leon, ia berdiri tegak dan menjawab, "Panggil saja aku Leon!”


“Leon temanku, aku ingin kau mengalahkanku hanya dengan kekuatan fisikmu saja,” pinta Han Rou kemudian dia bersiap untuk menyerang Leon.


Pukulan pertama dia lancarkan dan Leon balas dengan pukulannya. Buak! Boom! Tinju mereka saling bertemu dan membuat ledakan yang sangat keras.


“Bagus! Roar! coba tahan Ini,” tuntut Han Rou kemudian memukul tanah dengan keras dan tiba-tiba saja tanah bergerak. Batu-batu terlempar ke arah Leon seperti sebuah tsunami kecil.


Ia menghindari bebatuan tersebut. Tiba-tiba dari atas Han Rou menyerang Leon, dan terpaksa ia menggunakan sihir Mana Shield.


“Roar! Leon Curang! Roar! Sihir tidak boleh digunakan!” gertak Han Rou kesal. Kemudian Leon meminta maaf dan mengatakan alasannya, Han Rou memahaminya.


“Kita akan terus melatih fisikmu itu, kalau kau mau menjadi kuat!”  tegas Han Rou kemudian mengajak Leon ke sebuah air terjun yang besar dan mengajaknya untuk masuk ke dalam air sungai di bawahnya.


“Ini menyenangkan, bukan?” Han Rou terjun bebas ke dalam sungai dibawah air terjun, Leon mengikutinya.


Sungai ini benar-benar dingin sekali menurutnya. Bahkan, ia saja tidak bisa merasakan kakinya karena dingin ini. Yah, Leon anggap ini sebagai latihan fisik yang harus ia jalani selama menetap disini.


“Hahaha, lihat! Aku bisa mengimbangi pukulanmu sekarang, Han!" seru Leon sambil menahan tiap pukulan yang Han Rou berikan kepadanya.


Buak! Boom!


“Roar! Kau memang luar biasa, Leon! Coba tahan tendanganku ini!” pinta Han Rou kemudian melompat dan menendang  ke arahnya. Leon menahan dengan memberikan pukulan ke arah kakinya.


Boom! Serangan mereka menghasilkan tekanan yang sangat kuat hingga melempar mereka berdua.


“Ouch! Bukankah tendanganmu terlalu kuat, Han?" Leon berusaha bangun setelah terlempar cukup jauh dari tempat pertarungan dan menabrak pohon.


“Memangnya, pukulanmu itu masih disebut sebagai pukulan manusia," sahut Han Rou menghampiri Leon dan mengajaknya pergi ke atas sebuah gunung.


Ketika sampai di atas gunung, dia menawarkan Leonbeberapa buah-buahan untuk dimakan. Mereka berdua mengobrol tentang pertarungan tadi. Karena kehabisan topik pembicaraan, Leon berusaha mencari topik baru.


“Hey, Han. Kau ini sudah berapa lama hidup?” tanya Leon sambil menikmati buah-buahan yang Han Rou berikan kepadanya.


“Jauh lebih tua dibandingkan dirimu. Bahkan, para penguasa hutan disini jauh lebih muda dibandingkan diriku," jawab Han Rou menjawab pertanyaan Leon dengan jawaban yang tidak jelas.


“Angka. Aku butuh angka. Kenapa kau jawab begitu?” sahut Leon seraya menautkan alisnya.


Han Rou menatap wajah Leon, “Memangnya untuk apa kau menanyakan umurku? Tidak ada hubungannya dengan membuatmu menjadi lebih kuat, bukan?” 


“Memang tidak, sih. Tapi aku hanya penasaran, memangnya itu salah?” 


“Baiklah jika kau memang ingin tahu. Hmm … entahlah. Yang pasti aku lebih tua dibanding pohon terbesar di hutan ini.” Han Rou menjawab lalu dia menunjuk ke arah barat di mana terlihat sebuah pohon yang besar menjulang seperti gunung. Menurut perkiraan Leon, umur pohon tersebut sudah lebih dari 70.000 tahun.