
“Nona sebaiknya Anda jangan ke depan,” suara teriakan Jessie sama sekali tidak Evelyn hiraukan. Dengan senyuman sinisnya kini gadis tersebut tetap saja berjalan ke arah depan dengan senyuman sinis yang terpatri jelas di wajahnya.
“Wow lihatlah siapa yang datang,” ucap Evelyn dengan senyuman senisnya menyambut Carlo saat ia kini sudah berhadapan dengan wanita tersebut yang tampak terkejut saat melihat Evelyn yang kini berada di depannya.
“Lepaskan dia,” perintah Evelyn pada kedua pengawal yang sudah menahan Carlo agar wanita tersebut tak masuk ke dalam kediaman Kenrick.
Mendengar perintah dari Evelyn dua pengawal tersebut segera melepaskan Carlo. Apa yang Evelyn dapatkan benar-benar membuat Carlo kesal sekaligus terkejut. Ia sudah sedari tadi meminta pengawal tersebut untuk melepaskannya bahkan ia sudah mengancam mereka dengan nama Kenrick namun mereka tetap saja menahannya. Dan Evelyn tanpa dengan mengancam pengawal tersebut mau menurutinya.
“Apa yang kau inginkan dengan datang ke tempat ini? Lebih baik kau kembali ke mansion selatan. Selir dilarang menginjakkan kaki di tempat Ratu dan Raja,” ucap Evelyn dengan begitu sombongnya. Menghadapi orang seperti Carlo memang tidak bisa dengan lembut. Apa lagi setelah apa yang di lakukan wanita tersebut di kolam renang padanya. Ia tak akan memaafkan wanita tersebut.
“Jangan terlalu sombong. Lihat saja aku akan menggantikan posisimu di mansion ini,” ucap Carlo dengan begitu sinisnya pada Evelyn yang justru membuat tertawa mendengar ucapan wanita tersebut yang terdengar begitu percaya diri.
“Baiklah kita lihat saja nanti, jadi tujuanmu datang untuk apa?” tanya Carlo dengan menaikkan sebelah alisnya yang kini malah membuat senyuman sinis terlihat di wajah Carlo.
“Aku ingin bertemu Tuan Kenrick,” ucap Carlo dengan wajah angkuhnya pada Evelyn yang kini menghembuskan nafasnya mendengar ucapan Carlo tersebut.
“Kenrick masih berada di kantor. Lagi pula jika Kenrick mengetahui kau datang ke mansion ini pasti dia tak akan senang jadi lebih baik kau pergi. Oh atau kau ingin menjadi pelayan di sini agar kau bisa datang sesuka mu?” tanya Evelyn menawarkan dengan tatapan polosnya yang malah membuat Carlo mengepalkan tangannya mendengar ucapan Evelyn tersebut yang begitu menghina dan meremehkannya.
“Sialan kau, lihat saja pembalasan ku,” marah Carlo yang setelahnya segera pergi dari sana. Melihat hal tersebut Evelyn hanya bisa terkekeh lalu segera pergi dari sana yang diikuti oleh para pelayan yang selalu setia mengikuti kemanapun ia pergi.
“Aku tak habis pikir mengapa masih ada wanita seperti Carlo yang begitu tak tahu malu,” ucap Evelyn menggelengkan kepalanya. Ia tak habis pikir masih ada yang begitu bangga menjadi simpanan. Sedangkan ia malah ingin segera pergi dari tempat ini.
Evelyn akhirnya memilih untuk segera menuju kolam renang yang berada di belakang mansion yang dekat dengan taman belakang.
***
Kenrick keluar dari mobilnya dengan tubuh gagahnya. Ini masih pukul sepuluh tapi ia sudah kembali ke rumahnya. Ada berkas yang harus di ambilnya jadi ia sengaja pulang sendiri untuk melihat kondisi Evelyn.
Namun saat sampai di kamarnya ia tak mendapati keberadan Evelyn apalagi ketiga pelayan gadis tersebut yang membuat Kenrick mengerutkan keningnya bingung saat tak mendapati gadisnya tersebut ada di sana.
Dengan segera Kenrick keluar dari kamarnya ia kini malah begitu khawatir dengan Evelyn, apalagi gadis tersebut masih marah padanya ia takut Evelyn meninggalkannya atau malah kembali ke mansion selatan.
“Di mana Evelyn?” tanya Kenrick pada pengawal yang berjaga di depan lift.
“Nona sepertinya tengah berenang Tuan, tadi Nona memakai kimono mandinya,” ucap pengawal tersebut yang membuat Kenrick menghembuskan nafasnya lega karena Evelyn baik-baik saja.
Setelah mengambil dokumennya dengan segera laki-laki tersebut berjalan ke arah kolam renang yang berada di dekat taman belakang. Saat sampai di depan pintu ia dapat melihat Evelyn yang kini tengah berenang dengan pelayan yang menjaganya. Melihat hal tersebut tersenyum senang lalu akhirnya ia memilih untuk segera pergi dari sana membiarkan Evelyn menikmati waktunya tanpa ia ganggu.
Saat sampai di depan pintu utama seorang pengawal menghentikan langkah Kenrick yang membuat laki-laki tersebut mengerutkan keningnya bingung dengan wajah datar dan tatapan tajamnya pengawa tersebut.
“Ada apa?” tanya Kenrick pada pengawal tersebut yang kini menatap Kenrick dengan takut.
“Tadi Carlo datang ke mansion, Tuan. Dan Nona Evelyn yang datang menemuinya,” ucap pengawal tersebut yang membuat Kenrick memelototkan matanya mendengar ucapan tersebut. Tangannya sudah mengepal dengan marah padahal sudah ia peringatkan pada mereka untuk tidak menginjakkan kaki mereka ke mansionnya.
“Panggil Jessie bersama beberapa pengurus mansion selatan dan jangan sampai Evelyn tahu,” ucap Kenrick pada pengawalnya tersebut yang segera menjawabnya dengan anggukan.
Setelahnya Kenrick lebih dulu menuju mansion selatan sedangkan pengawal yang mendapatkan perintah dari Kenrick tersebut dengan segera pergi untuk menemui Jessie.
Kenrick dengan langkah besarnya kini berjalan menuju mansion selatan ia harus memberikan perintah untuk mereka. Setelah peringatan terakhir kali yang Kenrick berikan pada Carlo nyatanya wanita tersebut malah mengabaikan peringatannya jadi lebih baik kali ini ia memberikan pelajaran untuk wanita tersebut.
Saat memasuki mansion tersebut dapat terlihat banyaknya wanita yang kini tengah berada di ruang tamu dan mereka kini tengah begitu hebohnya menonton televisi. Melihat kedatangan Kenrick dengan segera mereka berdiri dan tersenyum dengan begitu lebar melihat Kenrick yang datang namun saat melihat wajah Kenrick yang terlihat begitu marah diikuti dengan kedatangan Jessie dengan pelayan pengurus mansion senyuman mereka langsung luntur.
“Carlo,” ucap Kenrick yang kini berjalan ke arah Carlo dengan senyuman sinisnya yang membuat Carlo kini keringat dingin karena nya. Ia tahu pasti semua ini karena ia yang datang ke mansion Kenrick. Namun ia tak tahu jika Kenrick akan datang sepagi ini dan di saat keadaan mansion selatan begitu ramai.
“Bukankah aku sudah memberi peringatan pada kalian semua untuk tidak datang ke mansion ku? Tapi kenapa kau tetap datang Carlo?” tanya Kenrick sambil mengelus wajah Carlo yang hanya bisa menunduk dengan takut.
“Dan sudah aku katakan untuk tidak mencari masalah dengan Evelyn. Jika sampai terjadi apa-apa dengan Evelyn karena ulah kalian. Bukan hanya kalian tapi keluarga kalian akan mendapatkan hukumannya. Jangan lupa alasan apa yang membuat kalian berada disini,” peringat Kenrick dengan begitu tegasnya yang membuat mereka takut mendengar ancaman dari Kenrick tersebut.
“Urus dia,” ucap Kenrick pada Jessie yang menjawabnya dengan anggukan,
Setelahnya Kenrick segera pergi dari sana dengan langkah angkuhnya membiarkan Jessie serta pelayan lainnya yang memberikan pelajaran untuk Carlo.
***
Thanks For Reading All.
Semoga kalian suka ya sama cerita ini.
Jangan lupa buat Vote, komen, dan like ya.
Tambah ke perpustakaan dan jangan lupa buat Follow
akun ku ya.