Mafia's woman

Mafia's woman
Liburan Keluarga



Udara pantai yang begitu menyejukkan kini terasa begitu menenangkan. Evelyn dan Kenrick berjalan dengan santai di pinggir pantai dengan laki-laki itu yang terus merangkul pinggang pinggang Evelyn posesif.


" Mighel jangan lari nanti kau jatuh,” teriak Evelyn pada anaknya yang kini sudah berlari-rian di bibir pantai.


“Tidak akan Mommy, kau tenang saja. Aku ini laki-laki yang kuat,” teriak Mighel yang kini sudah berlari begitu jauh dari kedua orang tuanya yang hanya tersenyum sambil menggeleng mendengar ucapan anak mereka yang memang begitu pandai menjawab ucapan kedua orang tuanya itu.


" Lihatlah anakmu itu dia begitu pintar menjawab ucapanku,” ucap Evelyn sambil menggelengkan kepalanya dan berdecak. Berbeda dengan Kenrick yang hanya tersenyum melihat bagaimana aktif nya bocah yang baru berumur lima tahun itu.


“ Bukankah itu adalah hal yang kau turunkan padanya?” tanya Kenrick sambil menaikkan alisnya dan sedikit menggoda istrinya itu yang kini sudah menatap Kenrick dengan tatapan datarnya.


" Hei jelas-jelas hal yang buruk selalu turun darimu! Aku selalu menurunkan hal baik pada anakku!” belas


Evelyn pada dirinya sendiri. Kini bahkan ia langsung melepaskan rangkulan Kenrick dan berkacak pinggang pada istrinya itu.


“ Kau salah Sayang karena sifatku selalu menguntungkan,” ucap Kenrick tak mau kalah dengan istrinya hanya kini hanya tersenyum dengan begitu sinis nya. Evelyn memutar matanya malas mendengarnya.


" Lalu aku? Dasar kau, lihatlah sifat itu kau yang menurunkannya. Aku tidak memiliki sifat itu.  Kau bahkan baru saja mematahkan ucapanku dengan ucapanmu itu,” ucap Evelyn dengan begitu tajam pada Kenrick yang malah terkekeh mendengarnya, lalu mengelus puncak kepalanya sayang.


“Tapi kau juga sering membantahku. Dengan berbagai alasan yang membuatku kesal,” ucap Kenrick mengingat bagaimana Evelyn yang dulu saat hamil begitu keras kepala dan sering kali membuat kesabaran Kenrick yang sudah setipis tissue di bagi dua selalu diuji oleh Evelyn.


"Kau memang sangat menyebalkan Kenrick. Suka sekali memutarbalikkan fakta,” Evelyn mengerucutkan bibir kesal yang malah di balas dengan tawa Kenrick, karena ia begitu suka melihat wajah istrinya yang terlihat begitu menggemaskan itu.


"Kau! Jangan lupakan sikapmu yang memaksa itu. Hingga begitu pintar mematahkan ucapan seseorang. Kau juga suka sekali memerintahkan orang sesukamu,” peringat Evelyn. Dengan sikap Alpha Kenrick yang tak pernah hilang bahkan pada keluarganya sendiri.


“Sikap seperti itu memang sangat dibutuhkan dalam bisnisku.  Jadi kau harus berterima kasih padaku karena itu,” jelas Kenrick yang membuat tawa sumbang Evelyn terdengar.


“Mighel masih terlalu kecil untuk itu.  Sekarang dia hanya akan merepotkanku dengan sikap itu,” kesal Evelyn. Bagaimana bisa Kenrick malah memikirkan tentang memimpin perusahaan padahal umur Mighel saja masih berusia lima tahun. Sangat merepotkan memang pemikiran laki-laki itu.


“Sudahlah dia adalah perpaduan kita berdua yang begitu sempurna,” ucap Kenrick yang membuat mereka akhirnya tertawa bersama sambil melihat pada Mighel yang terlihat begitu bahagia.


"Sepertinya di kemudian hari kita juga harus bersatu melawan sikapnya itu,” ucap Evelyn melihat anaknya yang ini terlihat menggemaskan itu. Kenrick membalasnya dengan anggukan setuju.


"Mighel berhenti disana Sayang,” ucap Evelyn yang kini sudah menarik Kenrick untuk berlari menuju anak mereka yang terlihat begitu asik dengan dunianya sendiri.


“ Kejar aku jika bisa Mommy,” teriak Mighel yang membuat Evelyn terkekeh mendengarnya.


" Baiklah Mommy akan mengejarmu, jika tertangkap awas saja kau!” Evelyn berlari mengejar putranya itu membuat Mighel tertawa dengan begitu bahagia. Kenrick yang ikut berlari sambil memperhatikan anak juga istrinya dibuat begitu bahagia. Ia tentu saja tidak pernah merasakan sehangat ini.


“ Jangan membuat Mommymu kelelahan Mighel. Hari sudah sore lebih baik kita pulang,” teriak Kenrick menginstruksi Mighel juga Evelyn. Mereka akhirnya menghentikan kegiatan mereka tanpa membantah dan kini sudah berlari ke arah Kenrick.


Tanpa terasa mereka sudah begitu lama berada di pantai. Mereka akhirnya memutuskan untuk pulang. Namun saat di jalan Evelyn tidak sengaja menabrak seseorang.


" Maaf,” ucap Evelyn begitu merasa bersalah dengan orang yang di tabrak nya itu.


“ Tidak apa-apa. Evelyn?” tanya orang yang Evelyn tabrak. Terkejut saat melihat jika yang menabrak nya adalah orang yang begitu ia kenal.


" Sellyn?” tanya Evelyn tak percaya saat melihat jika orang yang ia tabrak ternyata Sellyn.


Sellyn tersenyum ke arah Evelyn lalu melihat ke arah Kenrick dan Mighel, Kenrick sudah menatap tajam pada Sellyn, berbeda dengan Mighel yang tak mengenal Sellyn kini hanya menampilkan wajah datarnya. Anak dan Ayah itu memang tak ada bedanya.


 Bahkan jika bisa dan ada, Evelyn ingin mengikut sertakan ayah dan anak itu dalam acara perlombaan wajah trdatar. Saat bersama dengan orang lain Kenrick juga Mighel memang terkesan cuek dan datar, namun berbeda dengan orang yang ia sayang. Mereka akan berubah seratus delapan puluh derajat.


“ Lama tidak bertemu,” ucap Sellyn dengan senyumannya sambil mengelus lengan Evelyn.


" Ya terakhir saat pernikahanku,” ucap Evelyn sambil mengangguk-anggukan kepalanya. Mereka memang terakhir bertemu saat pernikahan Evelyn juga Kenrick.


“ Terima kasih atas nasihatmu waktu itu,” ucap Sellyn dengan senyuman tulus nya yang membuat Evelyn juga tersenyum dan mengangguk mendengarnya.


“Tidak sebaik itu,” ucap Kenrick dengan tajam dan memilih untuk mengalihkan wajahnya dari Sellyn. Evelyn yang mendengar ucapan Kenrick langsung menatap tajam pada suaminya itu yang hanya mengedikkan bahunya.


"Kau sudah menemukan laki-laki yang aku maksud?” tanya Evelyn yang kini memilih untuk mengalihkan pembicaraan.  Sellyn tersenyum ke arah Evelyn lalu mengelus perutnya yang ternyata sedikit membuncit.


“ Aku menemukannya, tak menyangka akan bertemu secepat itu. Berkat kau aku menemukan laki-laki baik yang memperlakukanku seperti ratu. Maaf tidak mengundang kalian,” ucap Sellyn dengan tatapan bersalah nya yang dijawab dengan gelengan oleh Evelyn sambil mengelus perut Sellyn.


“ Aku tak berharap kau mengundangku,” sinis Kenrick lagi. Evelyn menatap Kenrick dengan tajam. Laki-laki itu memang tidak bisa menjaga bicaranya bahkan di depan anak mereka. Kenrick akhirnya hanya memutar bola matanya malas.


"Tidak masalah,” ucap Evelyn tersenyum ramah. Ia tak ingin untuk menambah musuh berbeda dengan Kenrick yang sepertinya memang hobi sekali untuk menambah musuh. Hingga tak bisa berbicara dengan baik pada Sellyn. Padahal semua sudah berlalu dan Evelyn ingin semuanya baik-baik saja.


“ Mommy aku sudah lelah,” rengek Mighel yang ingin untuk segera pulang. Bocah tersebut sekarang ada pada gendongan Kenrick.


" Baiklah mari kita pulang. Sellyn aku pergi dulu,” ucap Evelyn berpamitan pada Sellyn yang hanya mengangguk, setelahnya Evelyn langsung pergi.


***


Saat ini Mighel sudah tidur di kamarnya sendiri. Evelyn kini tengah tertidur di samping Kenrick dengan lengan laki-laki itu sebagai bantalannya.


“ Apa yang kau katakan pada Sellyn saat itu?” tanya Kenrick merasa penasaran dengan apa yang sebenarnya istrinya itu katakan hingga begitu berpengaruh bagi Sellyn yang begitu keras kepala dan mau nya sendiri.


" Meminta padanya untuk mencari laki-laki lain. Laki-laki yang bisa memperlakukannya seperti ratu dan berhenti mengejarmu,” jelas Evelyn dengan senyumannya sambil memeluk Kenrick dengan begitu erat. Mencari kenyamanan dalam pelukan Kenrick yang memang selalu nyaman. Kenrick membalasnya dengan anggukan sambil mengecup puncak kepala istrinya itu sayang.


“ Aku begitu bahagia memiliki wanita bijak sepertimu,” puji Kenrick dengan terus menghujami Evelyn dengan kecupan di keningnya yang membuat senyuman Evelyn mengembang mendengarnya.


" Aku juga bahagia memilikimu. Kau rela melepaskan bisnis yang keluargamu bangun dengan susah payah. Kau suami dan ayah yang baik, Kenrick,” ucap Evelyn dengan pujiannya. Kenrick mengelus puncak kepala Evelyn sayang karena memang dia sudah melepaskan posisi ketua mafia untuk Ronald dan Steve sebagai underboos . Walau laki-laki itu masih saja bertanya pada Kenrick. Kini tak ada lagi keluarga inti dan keluarga minor semua nya kini menjadi satu.


Sebenarnya ia ingin Maxi sebagai underboos namun Maxi menolaknya dengan alasan jika ia sudah tua dan akan segera pensiun dan beristirahat untuk masa tuanya. Akhirnya laki-laki itu tetap pada posisinya dan sekedar menjadi pengawas untuk kedua anak muda itu.


Sean sendiri menolak karena ia sudah nyaman dengan posisinya sebagai consigliere yang memang memiliki yang hampir setara dengan boss mafia. Terlalu di sibuk kan dengan posisinya itu akhirnya ia menolak tawaran Kenrick dan membiarkan keluarga asli dari Osvaldo yang memegang kekuasaan.


Steve meskipun sudah menjadi underboos namun ia tetap pengawal setia Kenrick yang membantu menjaga keluarga Kenrick.


“ Sudah menjadi tugasku untuk menjaga kalian,” ucap Kenrick dengan senyumannya yang juga membuat Evelyn tersenyum mendengarnya. Tak dapat ia sembunyikan ia memang begitu bahagia karena Kenrick benar-benar melepaskan pekerjaan gelap nya itu,


" Aku sungguh berterima kasih padamu Kenrick,” ungkap Evelyn.


“ Begitupun denganku,” ucap Kenrick tulus.


" Aku berharap semua ini akan jadi selamanya. Aku ingin, kau terus bersamaku,” ungkap Evelyn yang


semakin mengeratkan pelukannya pada Kenrick yang kini juga memeluk Evelyn tak kalah erat. Seolah mereka tengah mengungkapkan rasa takut kehilanganmu satu sama lain.


“ Aku akan pastikan untuk membuat kalian selalu bahagia,” ucap Kenrick seolah menyampaikan janjinya pada keluarga kecil nya itu,


“Aku mencintaimu. Jangan pernah meninggalkanku,” pinta Evelyn yang Kenrick balas dengan anggukan.


“ Aku lebih mencintaimu. Bagaimana aku bisa meninggalkanmu jika seluruh hatiku sudah untukmu,” ucap Kenrick.


Mereka akhirnya tertidur sambil memeluk dengan erat. Siap untuk menyambut hari lain dengan bahagia. Begitu pagi tiba, Evelyn baru menyadari sesuatu. Evelyn sudah telat datang bulan selama sebulan. Evelyn meminta Jessie, pelayannya membelikan test pack dan ternyata hasilnya positif! Ya, Evelyn siap mengandung lagi untuk


Kenrick! Tentunya, Kenrick sangat bahagia setelah Evelyn memberitahunya. Kisah mereka dengan tambahan anggota keluarga kembali akan dimulai. Dengan masalah yang pasti akan ada saja yang datang namun mereka bertekad untuk melawannya untuk membuktikan seberapa kuat hubungan keluarga mereka.


***