CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
mengikuti



setelah membicarakan dan membujuk sang istri prihal tawaran abizar kepadanya akhirnya arnold mendapatkan ijin dari tari dan dukungan dari keluarga tari maupun keluarga arnold.


pagi ini arnold sudah sampai dikantor abizar. ia langsung menemui bosnya tersebut.


"selamat kembali bergabung arnold" ucap abizar


"terima kasih tuan" ucap arnold


"aku punya tugas untukmu" ucap abizar


"apa itu tuan" ucap arnold


"cari tau dimana sekolah mel dan tari lalu dimana diadakan reuni" ucap abizar


"dimana tuan" ucap arnold


"kalau aku tau aku tidak akan bertanya padamu, kau kenapa bisa tidak tau istrimu alumni dari mana" ucap abizar kesal


"saya tidak pernah menanyakan itu tuan" ucap arnold


"kau pasti takut" ucap abizar


"tidak tuan hanya saja itu tidak penting" ucap arnold


"bagaimana nanti tari bertemu mantannya saat reuni apa kau tidak takut" ucap abizar


"tidak mungkin tuan" ucap arnold


"lebih baik kita bekerja sama untuk mengikuti wanita kita" ucap abizar


"mengikuti untuk apa tuan" ucap arnold


"untuk berjaga-jaga, sekarang tugasmu adalah mencari dimana reuni itu akan diadakan" ucap abizar


"baiklah tuan" ucap arnold


arnoldpun mencari informasi dimana reuni itu berada, ia pergi kekampus sang istri dan berpura-pura bertanya dengan istrinya dengan alasan akan membelikan pakaian yang sesuai untuk reuni. dan arnold berhasil mendapatkan dimana alamat sekolah mel dan tari. ia langsung mengirimkan alamat tersebut melalui chat kepada abizar. kemudian menuju butik bersama tari untuk membelikan pakaian yang dibutuhkan tari dan mel.


kemudian abizar melanjutkan rencananya dan ternyata sekolah mel dan tari adalah salah satu yang merupakan orang tuanya sebagai donaturnya dan abizar pernah diajak kesana bersama orang tuanya. ia berniat menjadi sponsor diacara reuni tersebut. ia kemudian menelepon pihak sekolah tersebut. dan pihak sekolah begitu senang dengan penawaran abizar dan akan mengundang abizar pada malam reuni tersebut.


sedangkan mel ia sedang sibuk dengan pekerjaannya sehari-hari berjibaku dengan pemeran dari para pelangganan dan sambil mengontrol pekerjaan karyawannya.


"semua barang pesanan harus dikirim ke ekspedisi sebelum sore, agar aku bisa pergi ke acara reuni, bahkan aku belum sempat beli baju" batin mel


ting... bunyi chat diponselnya langsung mel buka. terlihat tari mengirim chat padanya. mengatakan sudah membelikan mel baju dengan warna senada dengannya. dan kini mel bernafas lega dan tari mengatakan akan bersiap dirumah mel setelah ia pulang dari kampusnya setelah ujiannya berakhir sekitar jam tiga sore. dan tari mengirim chat model baju yang ia beli untuk mel.


" wah cantik sekali bajunya" batin mel


dan ia kembali menyibukkan diri dipekerjaan dan mengebut agar cepat selesai.


jam menunjukkan jam dua siang bahkan mel melewatkan makan siangnya demi agar cepat menyelesaikan pekerjaannya dan semuanya beres sebelum jam tiga sore, setelah selesai ia mengambil sepotong roti gandum dan susu low fat dikulkasnya yang kemarin ia beli. ia memang sengaja diet setelah acara pertunangan dengan abizar agar nanti saat acara pernikahan dia sedikit terlihat ramping itu pikirnya.


ketika sedang menikmati makanannya ia mendengar deru mobil didepan rumahnya yang tidak lain adalah tari yang sudah sampai lebih awal dari yang dijanjikan. mel pun mendatangi tari


"kau tidak pulang dulu ri" ucap mel


"kalau aku pulang lagi pasti kena macet" ucap tari


"tapi ri, kasian audrey" ucap mel


"aman mel, dia dengan mamah" ucap tari


"oya, apa kak ar sudah masuk kerja dengan abizar" ucap mel


"sudah tadi pagi" ucap tari


"lebih baik kau makan dulu lalu mandi" ucap mel


"ok" ucap tari mengikuti mel masuk rumah sambil menjunjung Paper bag berisi baju dirinya dan mel.


kemudian taripun makan dengan lahapnya karena tadi pagi tidak sempat sarapan karena kesiangan.


sedangkan abizar senang menyusun rencana untuk mengikuti mel dan tari bersama arnold setelah pihak sekolah ternyata juga mengundang orang tua abizar yang diwakilkan olehnya sebagai donatur dan sponsor acara reuni tersebut. ia kemudian bersiap memberi kejutan kepada mel dan tari dengan kedatangannya dan arnold.


" aku memesan dua setelan jas untuk ku dan kau, tolong ambik dibutik biasa" ucap abizar dalam sambungan telepon.


"kenapa saya juga diberikan juga tuan" ucap arnold


"kau mau beli sendiri" ucap abizar


"tidak tuan, terima kasih untuk jasanya saya akan menuju kesana mengambilnya dan segera kembali kekantor" ucap arnold


"aku tunggu" ucap abizar


karena pekerjaan dilantik tidak banyak dan cukup banyak waktu lengah abizar memilih menghubungi mel.


📞halo mas


📞sedang apa?


📞aku sedang makan bersama tari dirumah, mas sudah makan


📞belum


📞kenapa belum mas nanti sakit jika terlambat makan


📞aku sedang menunggu arnold, apakah kalian jadi pergi kereuni itu


📞tentu jadi mas, tadi tari sudah membelikanku sebuah dress cantik senada dengan tari


📞apa kalian memakai mini deras kesana


📞pokoknya yang nyaman mas


📞awas saja kalau kalian mencari perhatian lelaki lain


📞sedikit


📞kan, kau mulai sayang


📞bercanda, ya sudah kami mau bersiap, mas jangan lupa makan. bye.. bye.


mel langsung menutup telepon sebelum abizar menjawabnya.


"semangat sekali dia mau pergi reuni sampai beli baju" batin abizar


arnold datang membawa jas dan juga makanan untuknya dan sang CEO setelah sebelumnya mendapatkan telepon dari mel untuk membeli makan siang untuk abizar.


"ini tuan pesanan mel, untuk makan siang tuan dia tidak mau anda sakit karena telat makan" ucap arnold


"terima kasih arnold" ucap abizar


"terima kasih juga untuk jasnya tuan" ucap arnold


malam pun tiba mel dan tari sudah tiba disapa dan bergabung dengan teman-teman mereka. mel dan tari cukup menjadi pusat perhatian terutama mel yang begitu terlihat cantik.



dia memilih berpakaian yang santai dan yang penting nyaman untuknya. ia dan tari sedang berbincang dengan para teman yang lama tidak bersua yang diselingi gelak tawa satu sama lain diantara mereka .dan itu tidak lepas dari pandangan abizar layaknya mata-mata.


"hei nona, bahagia sekali ya kau melupakan calon suamimu ini" batin abizar.


hingga muncul seorang pria tampan yang menghampiri dan mengajak mel berbicara berdua. dia adalah radit yang dulu cinta pertama mel dan dicintai mel secara diam-diam.


"apa kabarmu mel, kau tambah cantik ya sekarang" ucap radit


"baik kak, aku biasa saja dan masih seperti dulu" ucap mel


"aku kira kau tidak akan datang" ucap radit


"acara ini jarang apa salahnya meluangkan waktu bertemu teman lama" ucap mel.


"kau sudah punya pacar mel" ucap radit


sayang!!!!


mel merasa ada yang memanggilnya dari belakang dan mengenali siapa pemilik suara tersebut. dan benar dugaannya itu adalah suara milik abizar.


"mas" ucap mel terkejut melihat kehadiran abizar di acara reuni sekolahnya


"siapa mel" ucap radit bertanya pada mel


"perkenalkan, saya abizar mandala krisna calon suami melati putih" ucap abizar


wajah radit langsung berubah pias niat hati tadi ingin mendekati mel. ia pun langsung ijin ke mel dan abizar beralasan ingin menyapa teman-temannya yang lain.


"berani sekali mengganggu milikku" batin abizar


"mas, kenapa bisa ada disini" ucap mel


"kau lupa siapa calon suamimu ini sayang" ucap abizar


"siapa??" ucap mel tidak paham


"masa kau tidak tau" ucap abizar kesal


"tidak" ucap mel


"ya sudah tidak usah dibahas, yang penting kau adalah milikku dan aku tidak suka milikku diusik oleh siapapun tanpa terkecuali" ucap abizar sambil merangkul abizar.