CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
meminta ijin



abizar kini semakin semangat menjalani hari dan pekerjaannya dikantor. semua itu karena mel, gadis yang kini menghiasi hari-harinya. seperti biasa sebelum berangkat kekantor dipagi hari ia akan kerumah mel dulu. mel bagai energi dan penambah semangat bagi abizar. walau ia akan melihat wajah bangun tidur kekasihnya tersebut.


siang mereka akan makan siang bersama mel lebih sering mengantar abizar makanan masakan gadis itu. walau sedikit repot tapi hanya dengan cara begini mereka bisa bersama dan berbicara hanya berdua.


malamnya abizar juga akan menyempatkan keruma mel walaupun ia sudah lelah. ia menganggap mel adalah charger energi dan semangatnya dan kekasihnya itu adalah pendengar yang baik bagi dirinya.


dan abizar menghindari ajakan mamanya untuk membawa mel bersamanya atau makan bersama keluarga. karena abizar tau yang akan dibahas mamanya yang membuat mel tidak enak hati. abizar hanya ingin menjalani hubungan ini tanpa paksaan dan membuat mel benar-benar nyaman dan percaya kepada dirinya.


ia terus mengerti apa mau mel, apa yang disukai mel, apa yang tidak disukai kekasihnya itu. bahkan abizar pernah memaksakan diri ikutan makan camilan pedas mel saat mereka malam mingguan yang membuat abizar sakit perut.


mel sangat menyadari banyak perubahan abizar selama ini hampir 3 bulan ini mereka menjadi sepasang kekasih.hubungan mereka jarang berdebat dan bertengkar. abizar kini mengerti dirinya begitu juga dengan mel mengerti mel.


abizar menyadari kekasihnya itu sangat dewasa dalam berpikir. ia selalu mendukung bisnis mel yang semakin naik. ia tidak pernah mencampuri masalah bisnis mel sebelum mel sendiri yang akan mengatakan pada abizar.


kemarin mel mendapatkan tawaran liburan ke Disney land dari produk yang ia jual karena mel sudah melampaui target penjualan. rencananya malam ini mel akan meminta pendapat dan ijin dari abizar. ia akan menunggu abizar datang nanti malam untuk membahas ini.


siang berganti malam. mel masih repot memanggang kue kesukaan kekasihnya itu karena ia ingin ngobrol sambil menikmati kue bersama abizar. ia menyempatkan membuat kue disela menjalani pekerjaannya sebagai reseller.


"mas abi pasti senang aku buatkan kue kesukaannya" batin mel.


abizar mengabari mel sudah dalam perjalanan dan sedang terkena macet. sambil menyetel music. tiba-tiba kaca mobilnya diketuk oleh dua gadis kecil seperti kakak adik yang menawarkan dagangannya. abizar menurunkan kaca mobilnya.


"jual apa dek" ucap abizar


"kami menjual bunga dan basreng om" ucap salah satu anak itu


"apa itu basreng? " ucap abizar yang memang tidak mengetahui


"bakso goreng om, tetapi pedas om" ucap anak tadi


"ya sudah om beli semua basrengmu dan bunga temanmu itu" ucap abizar


"dia kakakku om, terima kasih om" ucap kedua anak tersebut


"berapa" ucap abizar


"seratus ribu om smuanya" ucap anak-anak itu senang karena dagangannya diborong abizar


"ini buat kalian" ucap abizar dan menyerahkan tiga lembar uang merah kepada untuk kedua anak itu.


"kebanyakan om" ucap anak tadi


"buat ditabung ya" ucap abizar


"terima kasih om" ucap anak tadi sambil menyerahkan dagangan mereka kepada abizar tepat lampu hijau menyala.


abizar tersenyum melihat bunga dan bakso goreng dagangan anak-anak tadi.


"risiko pacar cantik tapi suka jajan pedas ketemu bunga dan jalanan pedas Klo banget" batin abizar


mobil abizar sudah tiba dipekarangan rumah mel, ia turun dengan membawa 2 kantong Plastik besar. mendengar suara mobil abizar yang mel sudah hafal ia langsung keluar.


"mas, kamu bawa apa" ucap mel


"jajanan" ucap abizar


"jajanan? " ucap mel heran


"ia aku bawa basreng dan bunga untukmu sayang" ucap abizar


"basreng? sejak kapan kau tau makanan itu mas" ucap mel


"sejak tadi, ada dua anak kecil mengetuk kaca mobilku dan menawarkannya padaku dan aku ingat denganmu sayang" ucap abizar


"ternyata kekasihku ini baik hati sekali aku mau kasih hadiah untukmu mas" ucap mel


"aku buat bolu coklat kesukaanmu" ucap mel


"aku akan semakin bucin denganmu sayang, dan aku akan semakin gend•t karenamu" ucap mel.


"tidak apa-apa mas, biar tidak ada yang mau denganmu selain aku" ucap mel


"wah.. wah...kau cemburu jika ada wanita yang mendekatiku sayang" ucap abizar senang


"tentu saja, aku akan menc•ngkel m•tamu mas jika kau berani melirik wanita lain" ucap mel sewot sambil menajamkan matanya kepada abizar.


"aku sungguh takut sayang" ucap abizar


mel pun menggapai tangan abizar kedalaman rumah. ia sengaja mengajak abizar untuk bicara didalam rumah ia takut jika abizar tidak mengizinkannya pergi ke Disney land pasti lelaki ini akan mengamuk dengan suara besarnya. mel memberi abizar dua potong bolu kepiring yang sudah ia potong sebelumnya.


"mas, aku ingin bicara sesuatu tapi janji tidak akan marah" ucap mel


"bicara apa sayang, apa kau ingin aku menikahinya sekarang juga" ucap abizar sambil menyantap bolu buatan mel


"bukan itu, jadi produsen produk yang aku jual sekarang memberi aku hadiah mas karena aku sudah melewati target mereka" ucap mel


"bagus dong sayang, selamat ya sayangi hebat" ucap abizar sambil menghadiahkan c•uman dikening mel.


"tapi masalahnya hadiahnya adalah.. "ucap mel terhenti diujung kalimat


"adalah apa sayang" ucap abizar


"hadiahnya adalah jalan-jalan ke Disneyland" ucap mel


"apa?? hanya kau aku tidak boleh ikut" ucap abizar


"hanya aku mas, apa kau mengijinkanku pergi" ucap mel


"tidak, Disneyland itu jauh di luar negeri, kau kan tidak pernah keluar negeri sendiri sayang" ucap abizar risau


"tapi nanti ada timnya mas, jadi aku tidak sendiri ada 5 pemenang liburan" ucap mel


"tetap tidak boleh, aku akan mengajakmu honeymoon kesan jadi kau tidak perlu khawatir tidak jadi pergi kesana" ucap abizar


"tapi itu hasil kerja kerasku selama ini mas, please boleh ya.aku janji tidak akan macam-macam" ucap mel


"aku tidak mengizinkan, sekali tidak ya tidak jadi kau buat kue ini untuk merayuku" ucap abizar


"bukan, aku memang ingin membuatnya untukmu hari ini mas" ucap mel


"pokoknya kau tidak boleh pergi, jika kau tetap pergi aku benar-benar marah padamu sayang" ucap abizar


abizar melihat muka memelas mel, gadis itu bahkan tidak melawannya. saat abizar tidak mengijinkannya dan mengancam akan marah padanya.


"gadis penurut" batin abizar.


abizar bangkit dari duduknya dan menuju pintu keluar rumah kekasihnya. mel berpikir abizar marah kepadanya. abizar langsung menuju mobilnya. mel mengejar abizar ia tidak mau bertengkar dengannya. saat abizar akan masuk mobil ia melihat mel sudah didekati mobilnya memandangi dirinya. abizar mendekati lalu berkata kepada kekasih pujaan hatinya itu.


"kau boleh pergi, tapi ingat jangan selingkuh" ucap abizar


mel langsung lompat-lompat mendapat ijin dari abizar bahkan gadis itu menc•um kedua pipi kekasihnya itu lalu memeluk abizar.


"terima kasih mas, terima kasih" ucap mel


abizar tidak menyangka apa yang diperbuat mel, gadis ini bahkan tidak pernah memulai duluan kecuali abizar yang mengawali menc•umnya.


"kau maju pesat sayang" batin abizar