CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
masih malam minggu



setelah sesi photo selesai. mel berencana mengatakan pada abizar agar langsung pulang.ia sangat mengantuk dan ingin melanjutkan tidurnya. saat mereka sudah didalam mobil abizar meminta ponsel mel.


"mana ponselmu" ucap abizar


" ini mas, kenapa" ucap mel


"berikan padaku" ucap abizar


"ini" ucap mel sambil memberikan ponselnya pada abizar


"kenapa pakai pasword, apa paswordnya" ucap abizar curiga


"sini biar aku sendiri yang masukkan" ucap mel


"tidak bisa, aku harus tau pasword ponselmu dan ponselku saja tidak di pasword" ucap abizar


"ponselkan termasuk wilayah privasi mas" ucap mel


"cepat berikan paswordnya aku ingin mengirimkan sesuatu padamu"


"aku benci kamu" ucap mel


"kenapa kau jadi begitu" ucap abizar


"ya memang begitu" ucap mel


"memang begitu apa" ucap abizar


"paswordnya aku benci kamu" ucap mel mulai kesal


"aneh sekali pasword ponselmu" ucap abizar


"apa yang ingin kau lakukan mas" ucap mel


"cepat ganti walpaper ponselmu, profil whatsapp dan sosial media dengan foto kita tadi yang baru saja aku kirim" ucap mel


"untuk apa" ucap mel


"agar semua orang tau kau sudah punya kekasih, jadi tidak ada lagi pria yang g•nit padamu" ucap abizar


"kau aneh sekali mas" ucap mel


"kenapa kau takut kehilangan para pengagummu" ucap abizar


"kau suka sekali menuduhku menyebalkan sekali, sudah aku mau pulang" ucap mel


"tidak ini baru pukul delapan, malam minggu kita masih panjang sayang" ucap abizar.


abizar mulai melajukan mobilnya perlahan mel masih terlihat kesal pada abizar.


"jangan cemberut terus dong sayang, ponselku juga walpaper dan Photo profile whatsapp foto kita.jika kau ingin gantian periksa aku tidak masalah" ucap abizar.


"ia.. ia mas aku tidak marah lagi padamu, tapi aku ngantuk dan ingin pulang" ucap mel


"tidak malam ini kita kencan ala ABG kau mau nonton atau denger akustik" ucap abizar


"aku ingin pulang" ucap mel


"masa langsung pulang, ayo dong sayang temani aku yah" ucap abizar


"mau kemana" ucap mel


"rahasia" ucap abizar


"kan mulai rahasia lagi" ucap mel


abizar mengarahkan mobilnya kearah taman kota yang sedang diadakan festival lampu yang begitu indah.


"kenapa kita kesini mas" ucap mel


"tempatnya bagus dan sepertinya cocok untuk kencan kita" ucap abizar


"aku tidak mau turun mas aku capek" ucap mel sambil memijit pelipisnya.


"ya sudah disana banyak makanan termasuk pentol pedas kesukaanmu" ucap abizar sambil turun dari mobilnya. mendengar banyak penjajah camilan mel langsung semangat ikut. ia mengejar abizar dan langsung menggandeng kekasihnya itu.


"mas kenapa jalannya cepat sekali, aku lelah mengejarmu" ucap mel


" tapi aku tidak lelah kok mel mengejar cintamu" ucap abizar.


mel seketika senyum malu-malu mendengar gombalan kekasihnya itu.


"sang CEO yang pemarah ternyata sekarang jago dengan rayuan gombal ya mas" ucap mel


"ini karenamu sayang, ayo kita cari makan dan tempat duduk untuk nongkrong" ucap abizar


"ok sayang" ucap mel


"kau tau mel, aku bahkan belum pernah pergi ketempat seperti ini, tapi semenjak bersamamu hidupku lebih berwarna dan bisa melakukan yang sama sekali belum pernah aku lakukan" ucap abizar


"i love you dan terima kasih kau mau menerimaku" ucap abizar


" i love you too mas" ucap mel kemudian menc•um pipi abizar.


abizar hanya membalas dengan senyum perlakuan mel mereka jalan bergandengan sambil mencicipi setiap jajanan unik difestival lampu tersebut mel begitu senang karena banyak makanan pedas favoritenya disana semuanya ia coba.


kini abizar mengajak mel menikmati naik delman layaknya kereta kencana yang sudah dihias lampu berdua menyusuri jalan selama 30 menit. abizar mengulurkan tangannya agar membantu mel menaiki kereta kencana layaknya sang pangeran dan seorang putri. dan mereka duduk berduaan diatas kereta kencana abizar terus menggenggam tangan gadis yang paling ia cintai itu dan mel menyenderkan kepalanya dibahu abizar. mereka layaknya seperti sang pangeran dan seorang putri.


ini adalah cara mereka menikmati kencan malam minggu mereka.


"aku seperti cinderella malam ini ya mas terima kasih" ucap mel kepada abizar


"kau memang cinderellaku sayang, aku telah menemukan kau sebagai pasanganku hatimu dan hatiku telah bertemu pemiliknya yang tepat" ucap abizar.


"berjanjikan tidak akan meninggalkanku mas" ucap mel


"mana mungkin aku melakukannnya" ucap abizar.


"jangan pernah selingkuh" ucap mel


"tidak akan" ucap abizar.


mel memejamkan matanya angin malam yang sepoi-sepoi membuat ia mengantuk ada bahu abizar tempat ia bersandar. bahkan abizar masih menggenggam tangan gadis yang tertidur tertidur


"tetaplah dihatiku mel" batin abizar.


"pak tambah 3 putaran lagi ya nanti saya bayar lebih" ucap abizar kepada kusir kereta tersebut.


"siap pak" ucap sang kusir.


abizar kali ini tidak mengambil kesempatan saat mel tertidur. ia membiarkan kekasihnya tidur bersandar padanya sambil sesekali mengelus pipi mel.


"kau gampang sekali tidur, kali ini aku biarkan nanti saat kita menikah kau akan aku buat kurang tidur"batin abizar


mel terbangun dan ia masih dikereta kencana bersama abizar.


"kenapa kita masih disini mas" ucap mel


"kau tadi tertidur aku tidak tega membangunkanmu" ucap abizar


"aku sudah tidak mengantuk lebih baik kita pulang saja mas lihat sudah jam berapa" ucap mel


"tapi aku masih ingin bersamamu mel"ucap abizar


"nanti saat kita sudah menikah kita bisa puas malam mingguan tanpa memikirkan omongan orang mas" ucap mel


"katakan siapa yang berani membicarakan kita" ucap abizar


"mas, mengertilah aku perempuan pulang malam itu tidak baik apalagi diantar lelaki walau kau calon suamiku" ucap mel


"ok fine, kita pulang" ucap abizar mengalah


"jangan marah ya mas because i Love you" ucap mel sambil menc•um pipi kiri abizar


"kalau begini aku tidak jadi marah" ucap abizar


"dasar" ucap mel


"tapi aku mau tanya sayang, siapa pria yang ada di album foto ponselmu" ucap abizar


"nama jo jung suk" ucap mel


"kau memulainya sayang" ucap abizar mulai cemburu


"sangat mas i Love him so much" ucap mel yang menduga abizar cemburu


"dimana ia tinggal" ucap abizar


"dikorea Selatan mas" ucap mel


"kau selingkuh dengannya" ucap abizar


"hahahaha kau serius tidak mengenalnya mas"!ucap mel tertawa terbahak


"tidak" ucap abizar


"dia itu aktor korea idolaku" ucap mel


"pokoknya mau dia idolamu tetap tidak boleh ada foto lain selain fotoku" ucap abizar.


"ok kekasihku yang paling ganteng" ucap mel


mereka akhirnya menuju pulang tetapi sebelumnya abizar membelikan mel banyak camilan kesukaannya. abizar menganggap mel adalah kekasih yang aneh matanya akan berbinar saat melihat makanan pedas seperti pentol pedas sedangkan diajak berbelanja selalu menolak dan sangat sulit. sedangkan barang seserahan mereka Ia serahkan pilihan kepada mamanya abizar.


"sesimple itukah pemikiranmu" batin abizar