
mel sudah tiba dihotel berbintang lima. dihotel ini adalah tempat resepsi pernikahan tari dan arnold diselenggarakan. ia di temani oleh abizar.
mel terkagum dengan dekorasi resepsi pernikahan sahabatnya tersebut yang begitu mewah. setiap sudut ruangan ini sangat indah dengan warna putih mendominasi. tema fairy tale menjadi pilihan tari dan arnold. dekorasi bak istana negeri dongeng dengan bunga-bunga segar menghiasi seluruh ruangan.
mata mel kemudian beralih ke Sebuah cake pernikahan yang sangat tinggi menjulang. sungguh sangat cantik berbentuk istana dengan boneka kecil bak raja dan ratu disana. wajah mel berbinar memandang cake itu. ia melihat arnold dan tari jalan beriringan dengan arnold menggenggam erat tangan tari dengan senyum keduanya yang terus merekah. mereka melewati jalan setapak menuju pelaminan dengan taburan bunga disepanjang karpet tersebut. hari ini tari dan arnold sungguh seperti raja dan tari yang rupawan.
abizar melihat ekspresi mel yang begitu bahagia dan terkagum dengan pernikahan tari.ia menyenggol lengan gadis itu.
"kau ingin menikah juga" ucap abizar
"tentu nanti aku akan menikah jika waktunya sudah tiba" ucap mel
"kapan" ucap abizar
"ya nanti" ucap mel
"ayo kita menikah" ucap abizar secara frontal
"aku tidak mau menikah denganmu" ucap mel
"kenapa? aku tampan dan kaya" ucap abizar
" kau bukan tipeku" ucap mel
"sombong sekali, kau kira kau tipeku dasar perempuan bawel dan gend•t" ucap abizar
"dasar bujang lapuk, aku tidak suka dengan om-om" ucap mel
"enak saja kau bilang aku om-om, kau benar-benar menyebalkan gend•t" ucap abizar menghentikan perdebatan mereka.
seorang mc yang ada diatasi pentas menyebutkan nama mel. memintanya bernyanyi atas permintaan sang pengantin. mel menuju pentas untuk mempersembahkan sebuah lagu untuk sahabatnya yang sedang berbahagia. mengambil Micropon dan menyampaikan kata manis untuk sahabatnya
"special untukmu sahabatku yang paling cantik yang sedang berbahagia dan juga buat kak ar yang sangat tampan hari ini, sebuah lagu manis kalian untuk kalian berdua yang berjudul kamu yang kutunggu" ucap mel sambil tersenyum.
Telah kutemukan
Yang aku impikan
Kamu yang sempurna
Ho, segala kekurangan
Semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu
Aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati
Tak kutemukan
Darimu
Aku bisa merasakan
Kesungguhan hati
Cinta yang sejati
Karnamu
Dikirim Tuhan
Tuk jaga hatiku
Karnamu
Hasrat terindah
Untuk cintaku
Takkan cemas
Ku percaya kamu
Karena kau jaga
Tulus cintamu
Ternyata
Kamu yang kutunggu
Du du-du-duu du-du duu
Segala kekurangan
Semua kelemahan
Kau jadikan cinta
Tanpamu
Aku tak bisa berjalan
Mencari cinta sejati
Tak ku temukan
Darimu
Aku bisa merasakan
Kesungguhan hati
Cinta yang sejati
Karnamu
Dikirim Tuhan
Tuk jaga hatiku
Karnamu
Hasrat terindah
Untuk cintaku
Takkan cemas
Ku percaya kamu
Karena kau jaga
Tulus cintamu
Ternyata
Ternyata
(Ooh ternyata)
Ternyata
Kamu yang kutunggu
mel berhasil menghipnotis para tamu undangan terutama abizar yang terus melihat kearahnya. abizar menyadari mel sangat cantik sekali hari ini dan berbakat itu sungguh luar biasa. dengan suara dan lagu yang ia bawakan mel dapat menciptakan suasana romantis ditempat ini. diakhir lagu tepukan gemuruh dari para tamu begitu riuh diberikan untuknya.
terdengar bisik-bisik para tamu undangan didekat abizar memuji kecantikan mel terutama para pria membuat hati abizar panas, bahkan ada sekumpulan ibu-ibu yang mau menjodohkan mel dengan anak-anak mereka
"enak saja, dia itu milikku"batin abizar.
abizar melangkah menuju panggung, membantu mel turun dari panggung. ia mengulurkan tangannya sebagai pegangan mel untuk turun. abizar ingin menegaskan kepada mereka yang tadi memuja mel bahwa gadis ini adalah miliknya. terlihat disana muka kecewa para tamu undangan pria yang menduga bahwa abizar adalah kekasih mel. karena mel menggandeng lengan kokoh abizar.
"rasain" ucap abizar sambil tersenyum
sebenarnya mel menggandeng abizar karena long dress dan sepatu heels yang ia pakai atas permintaan tari. selain tidak nyaman mel sangat takut jatuh.
"sepertinya kau senang sekali bisa bergandengan denganku" ucap abizar
"terpaksa" ucap mel kesal
"jujur sajalah jangan malu" ucap abizar
"ya sudah aku pergi sendiri saja kau menyebalkan" ucap mel
"ya sudah jalan saja sendiri jangan menggandengku, kalau kau jatuh aku tidak akan membantumu" ucap abizar
"kau benar-benar membuatnya kesal" ucap mel
ia melepaskan gandengan abizar dan menginjak kaki abizar dengan hellsnya yang runcing.
"awwww" keluh abizar menahan sakit dikakinya
mel berniat meninggalkan abizar, tetapi abizar menarik lengan gadis itu. membuat mel tidak bisa berdiri dengan seimbang ia hampir jatuh tetapi abizar langsung menangkap pinggang mel.
tatapan mereka saling mengunci satu sama lain. dan jarak mereka begitu dekat hembusan nafas dan detak jantung serasi berirama. hingga suara micropon dari MC menyadarkan mereka.
"Mbak mel so sweet sekali dengan pacarnya kita doakan semoga cepat menyusul Mbak tari" ucap sang mc.
abizar membantu mel bangkit mereka berdua salah tingkah.
"makanya hati-hati, dan jangan jauh-jauh dariku" ucap abizar dan menggandengkan tangan tari ke lengannya.
"ini gara-gara kau" ucap mel kesal dan malu
"kenapa aku?masih syukur aku tidak membiarkan kau jatuh" ucap abizar
"karena kau menarikku aku jadi hampir terjatuh" ucap mel
"dasar tidak tau terima kasih kau ini" ucap abizar
mel dan abizar menikmati pesta resepsi tari dan arnold.
"kak" ucap mel
"apa" ucap abizar
"jangan galak-galak kenapa sih" ucap mel
"kenapa" ucap abizar
"Kak aku lapar" ucap mel
"ya makan kalau lapar" ucap abizar
"aku takut jatuh, kakak yang ambilkan ya" ucap mel
"wah kau memang tidak bisa dikasih hati" ucap abizar lalu bangkit dari duduknya mengambilkan mel makanan.
"aku kerja kau" batin abizar
abizar datang membawa makanan untuk mel dengan porsi yang sangat banyak.
" Kak kau sudah gila" ucap mel
"tadi kau bilang lapar ya aku ambilkan" ucap abizar
" tapi ini porsi satu kampung" ucap mel
" anggap saja rangkap sarapan" ucap abizar
"aku menyesal menyuruhnya, aku lebih baik lapar" ucap mel
"ayo makan aku akan membantumu" ucap abizar menyendokkan nasi kemulut mel.
mel yang merasa sangat lapar karena tadi pagi tidak sarapan karena terburu-buru akhirnya menerima suapan abizar. gengsinya hilang karena lapar dan abizar ia ikut makan satu piring dan satu sendok dengan mel.
"mel, aku rela ngabisin ini semua asal sama kamu" batin abizar.
abizar terus menyuapi mel tanpa penolakan dari gadis cantik itu. rasa lapar dan makanan yang enak membuat ia lupa perdebatannya dengan abizar bahkan mereka sepiring dan sesendok berdua.