
pagi ini rendy berencana jogging pagi ini. saat akan keluar rumah stephani berlari kearahnya dan ingin ikut dengannya.
"papi....!!! " teriak stephani
"ya sayang" ucap rendy
"aku ikut" ucap stephani
"papi mau jogging dulu ya nak, nanti kita main lagi" ucap rendy
"tidak mau" ucap stephani
"tapi nak, kau baru saja sehat" ucap rendy membujuk
"aku bosan papi, ajak aku" ucap stephani dengan wajah sedih
"baiklah kau akan ikut papi ditemani nanny"ucap rendy
rendy memanggil sang nanny dan meminta mengganti pakaian stephani lalu ikut bersama mereka. setelah siap mereka berangkat dengan mobil menuju taman.karena stephani baru saja sehat rendy tidak mengajaknya berjalan kaki kesana.
sesampai disana stephani ditemani sang nanny bermain sambil menyuapinya sedangkan rendy ia berlari mengelilingi taman tersebut.
"stephani menghabiskan makanan yang disuapi sang mammy dengan sangat lahap setelah itu ia bermain dengan sang nanny.
gadis kecil itu melihat penjual balon, Ia berlari mengejar penjual balon tanpa disadari sang nanny yang sedang merapikan tempat bekal makanan stephani tadi. Ia baru menyadari stephani tidak ada saat akan mengajaknya mencuci tangan.
sang mammy terkejut dan mencari stephani disekitaran taman tapi tak kunjung ia mendapati gadis kecil itu. Ia panik dan juga berusaha mencari rendy kesana kemari.
sedangkan gadis kecil itu kegirangan mengejar penjual balon. hingga sang penjual berhenti dan stephani bersorak.
"aku mau balon yang itu" ucap stephani sambil menunjuk warna balon yang ia inginkan
"adik kecil ini harganya 2000, mana uangnya" ucap Penjual balon
"papi" ucap stephani
" ya sudah minta papi dulu" ucap penjual balon
stephani menoleh dan tidak menemukan papi dan nanny nya. Ia menangis kencang menyadari ia sendiri. penjual balon kebingungan melihat stephani menangis memanggil papinya.
saat itu sherly yang juga sedang jogging ditaman yang sama. ia lalu berhenti saat melihat anak kecil menangis didepan penjual balon.
"anak ini kepada bang?" tanya sherly
"dia tadi minta balon trus saya bilang minta uang dulu sama papinya" ucap tukang balon
"terus" ucap sherly
"dia menangis non, sepertinya anak ini nyasar" ucap penjual balon
"ya sudah dia mau balon yang mana bang" ucap sherly
"yang merah ini nona" ucap penjual balon
"berikan padanya dan ini uangnya" ucap sherly
"terima kasih non" ucap penjual balon
lalu sherly mendekati gadis kecil itu dan berjongkok agar tingginya sama dengan gadis kecil itu.
"hai anak cantik, jangan nangis lagi ya, siapa namamu" ucap sherly ramah sambil menghapus air mata stephani
"stephani tante" ucap stephani
"wah nama yang cantik seperti orangnya, Oya stephani kok bisa sambil disini" ucap serly
"papi dan nanny" ucap stephani
"mana papi dan nanny" ucap sherly
"Disana... " ucap stephani sambil menunjukkan arah.
"Ok, tante akan mengantarmu pada papimu besok tidak boleh jalan sendiri lagi ya berbahaya" ucap sherly
"baik tante, aku ingin lolipop itu" ucap stephani sambil menunjuk kearah sembrang jalan
"Ok anak cantik tante akan belikan" ucap sherly
stephanipun digendong oleh sherly lalu mereka menyebrang jalan. saat rendy kembali ketaman dimana putrinya berada ia melihat nanny hanya sendiri dan menangis.
"hilang bagaimana?" ucap rendy panik
"tadi habis makan dia masih bersama saya, tapi saat saya meragukan bekal makanan dia tidak ada lagi" ucap nanny ketakutan
"astaga, apa yang kau lakukan bagaimana jika diculik" ucap rendy
"maafkan saya tuan" ucap nanny
"jaga anak kecil saja kau tidak becus" ucap rendy
rendy dan nannypun berpencar mencari stephani mengelilingi taman. hingga rendy melihat penjual balon dan menunjukkan foto putrinya. sang penjual balon mengatakan bahwa putrinya dibelikan balon dan dibawa oleh seorang wanita yang akan mengantarnya . rendy semakin panik hingga tanpa sengaja ia melihat putrinya sedang duduk memakan lolipop disebrang jalan bersama seorang wanita tidak dikenal. rendypun berlari menyebrang jalan yang tidak padat itu diikuti sang nanny.
"stephani" ucap rendy saat sudah didekat anaknya
"papi!!!!!" teriak stephani lalu berhambur kepelukan papinya karena ia begitu senang akhirnya menemukan papinya
"kau penculik yang membawa anakku" ucap rendy
"heh...!!!! enak saja, jangan sembarangan bicara aku berniat menolongmu" ucap sherly
"mengakulah, kau pasti mengincar anak-anak ditaman ini kan" ucap rendy
"astaga kau benar-benar tidak tau terima kasih ya, aku lebih baik pergi" ucap sherly
"mau kabur kemana kau, aku akan menghubungi polisi untuk menangkapmu dan komplotanmu" ucap rendy
stephani heran kenapa papinya marah kepada wanita yang cantik dan baik hati yang telah menolongnya .
"papi" ucap stephani
"ya sayang" ucap rendy
"tante ini baik dia tidak menculik aku" ucap stephani
"dengarkan ucapan anakmu" ucap sherly kesal
"kenapa kau bisa sampai kesini sayang?" tanya rendy
"tadi aku ingin lolipop saat tante ingin mengantarku" ucap stephani
rendypun memastikan ucapan putrinya tersebut dan berulang kali bertanya pada stephani sambil menatap kearah sherly.
"sekarang papi minta maaf sama tante cantik ya" ucap stephani
"kau sudah dengarkan aku bukan penculik, aku tidak ada tampang penculik" ucap sherly kesal
"aku minta maaf salah duga dan terima kasih karena kau telah menolong putriku" ucap rendy ketus
"makanya tanya dulu dan jangan lalai saat menjaga anak kecil" ucap sherly
"papi antar tante cantik pulang ya" ucap stephani
"tidak perlu sayang, rumah tante dekat dari sini" ucap sherly
"kan tante ini tidak mau diantar sayang" ucap rendy
"papi tidak boleh jahat" ucap stephani
"baiklah sayang maaf ya" ucap rendy
akhirnya sherly mau diantar pulang oleh rendy dengan berat hati. dan stephani melambaikan tangannya tanda permisahan kepada sherly.
"anaknya cantik dan baik hati beda jauh dengan ayahnya yang menyebalkan" batin sherly sambil masuk kerumahnya.
sedangkan rendy ia begitu lega saat stephani sudah ditemukan dan tidak terjadi sesuatu pada putrinya. dan setiba dirumah stephani sudah tertidur dipangkuan sang nanny. dan tidak lupa rendy juga meminta maaf pada nanny yang sudah lama bekerja lama dengan keluarganya.rendy tidak menyangka stephani berani pergi sendiri dan mengejar penjual balon.
rendypun menggendong putrinya dan membawa gadis kecil itu kekamar dan membaringkannya diatas tempat tidur. lalu ia keluar kamar anaknya.
malamnya ibu rendy menanyakan prihal kejadian tadi pagi kepada rendy. ternyata putrinya lebih dulu bercerita panjang lebar kepada omaknya yang tidak lain adalah ibunya rendy. stephani terus bercerita tentang tante cantiknya yang baik hati itu. dan hari ini ia melupakan mel.
setelah stephani puas bercerita tentang cantiknya itu nanny membawa stephani membawa ia lagi kekamar setelah makan malam.
"lihat ren, putramu menemukan wanita kesayangan yang baru dan hari ini ia sama sekali tidak merengek dan memanggil mel" ucap ibunya rendy
rendy hanya diam tetapi apa yang ibunya katakan ada benarnya.