CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
wedding organizer



hari ini mel menemani mama abizar pergi ke Wedding organizer yang direkomendasi oleh tari. kemarin nyonya rossa dan abizar sempat berkeliling mencari wedding organizer yang terbaik tapi mereka merasa kurang pas dan tidak sesuai dengan keinginan mereka, tetapi setelah mendapat saran dari tari akhirnya nyonya rossa setuju. mel dan nyonya rossa hanya pergi diantar oleh supir karena abizar begitu sibuk.


mel dan calon mertuanya sudah tiba dikantor WO tersebut. mereka disambut oleh reseptionist mereka. dan dipersilahkan masuk keruangan pemilik WO. mereka langsung dilayani dengan baik dan memberikan katalog tema acara sebagai contoh acara yang diinginkan cliennya.


"sayang kau ingin tema seperti apa" ucap nyonya rossa


"kalau acara pertunangan aku ingin yang sederhana saja Ma, kalau acara pernikahan aku ingin tema putih" ucap mel


"bagaimana mas, kami percaya n menyerahkan semuanya kepada anda" ucap nyonya rossa


"acara pertunangannya dimana mbak" ucap pemilik WO


"dirumah" ucap mel


"pakai kebaya" ucap Pemilik WO


"ia mas" ucap mel


"saya akan tunjukan beberapa detail dan tema clien yang melakukan acara pertunangan dirumah" ucap pemilik WO


mama dan mel pun melihat katalog yang diberikan oleh pemilik WO tersebut. banyak tema yang bagus. nyonya rossa menyerahkan pilihan kepada menantunya. wanita paruh baya itu percaya pilihan calon menantunya pasti yang terbaik.


"bagaimana Mbak mau konsep seperti apa" ucap pemilik WO


"saya mau yang simile dan sederhana saja mas, kalau untuk konsep pernikahan saya harus bicarakan dengan calon suami saya" ucap mel


"tidak masalah Mbak, terserah mbaknya aja memang lebih baik kedua calon pengantin yang memilih" ucap pemilik WO sambil tersenyum.


"ya mas, saya juga berpikir begitu" ucap mel


"jadi acaranya kapan" ucap pemilik WO


" tiga bulan setelah pertunangan" ucap mel


"saya siapkan konsepnya dulu sesuai keinginan Mbak, nanti kita akan meeting kira-kira dua minggu sebelum hari H" ucap pemilik WO


"boleh-boleh mas" ucap mel


"Mbak tinggal tulis novel telepon yang bisa kami hubungi setelah selesai nanti akan kami hubungi" ucap pemilik WO sambil memberikan mel secarik kertas


mel pun menulis nama dan nomor teleponnya sesuai permintaan pemilik WO tersebut.


"baik Mbak dan nyonya secepatnya akan kami hubungi" ucap pemilik WO


"terima kasih mas, kami permisi" ucap mel sambil berjabat tangan.


"silahkan dan hati-hati dijalan" ucap pemilik WO


nyonya rossa dan mel sudah lelah mendapatkan WO terbaik dan enak diajak bertukar pikiran. tinggal menunggu konsepnya saja.


"sekarang kita mau kemana sayang" ucap nyonya rossa


"terserah mama saja" ucap mel


"kalau masalah katring dan seserahan sudah diurus sama teman Mama sayang" ucap nyonya rossa


"terima kasih Ma, mama baik sekali padaku" ucap mel


"tentu saja mel, mama akan memberikan yang terbaik untuk kalian berdua" ucap nyonya rossa


"mama is the best" ucap mel sambil mengacungkan kedua jempolnya


"sekarang lebih baik kita cari restoran, mama sudah lapar" ucap nyonya rossa


"siap ma" ucap mel


calon mertua dan menantu tersebut masuk kedalaman mobil.sopir pun menjalankan mobil sambil mencari restoran terdekat. nyonya rossa masih semangat bercengkrama dengan calon menantunya didalam mobil walau perutnya sudah lapar. ia sangat senang memiliki calon menantu yang tidak banyak maunya dan banyak permintaan.


"mama beruntung, memiliki menantu sepertimu sayang" batin nyonya rossa


tak berapa lama mereka sampai disebuah restoran Padang. nyonya rossa adalah pecinta masakan Padang. mel dan calon mertua masuk dan memesan makanan. tak berada lama makanan yang mereka pesan sudah datang.


mama banyak memesan menu makanan ada rendang daging, ikan asam padeh, gulai nangka, ayam pop, dan balado daging. tidak lupa mengajak sang supir juga ikut makan bersama mereka. nyonya rossa adalah seorang majikan yang baik ia tidak malu atau risih makan bersama para asisten rumah tangganya ataupun supir.


setelah selesai makan ponsel mel berdering tertulis nama abizar disana


📞lagi dimana sayang


📞tidak jadi ke WO nya


📞sudah selesai mas, tinggal tunggu kabar dari mereka.mas sudah makan.


📞sudah sayang, aku kangen


📞hahaha kita kan setiap hari bertemu


📞memangnya ada larangan kangen dengan calon istri


📞tidak sih mas


📞apa kau makan yang banyak sayang


📞lumayan


📞makan dimana sih


📞Restoran Padang mas


📞bilang sama mama awas darah tinggi dan kolesterolnya naik kebanyakan makan rendang dan gulai


📞siap bos


📞i Love you


📞ya mas


📞dijawab dong


📞malu mas ada mama


📞aku tidak peduli, atau aku akan menyusul kalian kesana


📞ia deh, i Love you too


abizar langsung senang mendengar jawaban mel. merekapun mengakhiri telepon mereka. abizae hanya berpura-pura akan menyusul mamanya dan mel. bekerjaan yang begitu padat tidak memungkinkan bagi abizar walau ia CEO diperusahaan ini. kini abizar lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaannya apalagi kini ia sudah memiliki cabang dan akan membuka bisnis baru bersama tuan roger. ia melanjutkan jadwal yang baru dibacakan asisten pribadinya.


sedangkan mel dan mama setelah selesai makan.memilih untuk langsung pulang tadinya mama abizar mengajaknya untuk kesalon bersama untuk perawatan. tapi mel beralasan ingin melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda dan orderan yang menumpuk. dan nyonya rossa memaklumi alasan mel dan memahami pekerjaan yang sangat dicintai calon menantunya tersebut. setelah mengantar mel nyonya rossa juga memutuskan untuk pulang juga.


mel masuk rumah dan langsung mandi ia ingin tidur setelah ini. ia ingin mengistirahatkan tubuh dan pikirannya.


"huh, ternyata mau menikah itu tibet, tak semudah yang dibayangkan banyak sekali yang harus dipersiapkan" batin mel


gadis itu pun langsung tertidur karena kelelahan. hari ini pekerjaannya ia percayakan pada karyawannya. ia tidur sampai langit sudah gelap. dan ketukan pintu kamarnya membangunkannya.


"Mbak mel" ucap dina


"ia sebentar" ucap mel sambil mengikat rambutnya


"maaf mengganggu tidurnya Mbak, kami mau pulang dulu mbak" ucap dina


"oh ya, maaf ya hari ini aku merepotkanmu" ucap mel


"tidak masalah Mbak, saya senang membantu Mbak" Ucap dina


"nanti gajian aku kasih bonus" ucap mel


"seragam juga ya Mbak" ucap dina


"seragam maksudnya" ucap mel


"kan Mbak mel mau nikah, kami kan mau jadi apa itu bideamade


"bridesmade maksudnya" ucap mel


"ia itu Mbak maksudnya" ucap dina


"tenang saja kalian bakal dapat seragam kok" ucap mel


"Alhamdulillah terima kasih Mbak mel, saya pamit dulu ya" ucap dina


"ia din" ucap mel


mel bakal tidak berpikir masalah bridesmade tapi tidak apalah sekali-sekali ia membahagiakan para karyawannya yang setia padanya selama ini dengan seragam ala bridesmade. apalagi mereka masih muda-muda dan cantik-cantik cocok dijadikan pagar ayu ataupun bridesmade ala-ala.