CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
aku dan dirimu



mel melanjutkan tidurnya kembali saat para karyawannya pulang dan terbangun kembali saat ponselnya berdering dan tertulis nama abizar disana.


📞halo mas


📞halo sayang, kau sedang apa


📞tidur


📞kenapa kau cepat sekali tidur, ini malam minggu sayang


📞maaf pak, saya tidak kenal malam minggu


📞ok, bersiaplah aku calon suamimu yang paling tampan ini akan tiba satu jam lagi dan aku akan mengajarimu apa itu malam minggu


📞tapi mas aku ingin tidur


📞no, bersiaplah dan dandan yang paling cantik untukku. sampai ketemu sayang.. bye..


abizar langsung menutup panggilan teleponnya sebelum mel menjawab ajakannya


"dasar bucin" batin mel


mel pun beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandinya. setelah menyegarkan tubuhnya ia pun bersiap.


ia keluar dari kamarnya dan menunggu abizar sambil merekap pembukuan. hampir satu jam menunggu abizar tapi yang ditunggu belum juga tiba, rasa kantukpun melanda mel ia pun membaringkan tubuhnya disofa yang ada dirumah tamu rumahnya sambil memeluk bantal sofa.


abizar pun tiba ia langsung masuk keruma mel yang masih terbuka. ketika akan memanggil kekasihnya untuk keluar. tetapi ia melihat kekasihnya yang sudah cantik malah tertidur disita seperti putri tidur dinegeri dongeng. abizar menggelengkan kepalanya melihat mel tertidur.mel memang gampang tidur dimana saja bahkan gadis itu tidak menutup pintu rumahnya.


"cantik, ok kau yang meminta sayang pangeran tampan akan membangunkan putri salju dengan c•umannya" batin abizar tersenyum penuh kemenangan.


ia mendekat kearah dimana mel tidur. abizar memposisikan dirinya berlutut didekati sofa yang mel tiduri. abizar memberi aba-aba untuk dirinya sendiri


1


2


3


saat abizar hampir mencium gadis itu, mata mel terbuka ia terbangun karena hidungnya menangkap aroma vanila yang selalu kekasihnya pakai yang sangat dekat dengannya.


"kau mau apa mas" ucap mel sambil mendorong wajah abizar menjauh darinya


"aku mau membangunkannya sayang" ucap abizar


"tapi kau tidak seperti membangunkannya tapi seperti mau menc•umku" ucap mel


"benar sekali sayang aku ingin membangunkannya dengan menc•ummu sayang" ucap abizar.


"mana ada cara membangunkan seperti itu" ucap mel kesal


"kau apa tidak pernah Nonton film putri salju"ucap abizar


"pernah" ucap mel


"disapa ada adegan pangeran tampan menc•um sang putri yang tertidur" ucap abizar


"terus apa hubungannya denganku" ucap mel


"aku pangerannya dan kau putri saljunya" ucap abizar dengan percaya diri


"kau pintar sekali memanfaatkan situasi ya mas" ucap mel yang mulai mengerti maksud abizar


"aku memang pintar dari dulu sayang" ucap abizar


"ya sudah kita jadi pergi tidak"ucap mel


"tentu sayang, aku ingin membawamu kesatu tempat" ucap abizar


"kemana mas" ucap mel penasaran


"rahasia" ucap abizar


abizar pun menarik tangan kekasihnya dan melangkah bersama menuju mobil. mel begitu penasaran kemana abizar akan mengajaknya malam mingguan. hingga mobil berhenti disebuah studio photo. mel sempat heran mengapa abizar mengajaknya ketempat ini.


"kita mau ngapain disini mas" ucap mel


"photo" ucap abizar


"untuk apa" ucap mel


"untuk kita" ucap abizar


"maksudnya apa sih mas" ucap mel


"kita kan belum pernah Photo studio berdua sayang anggap saja ini latihan sebelum kita melakukan sesi Photo prewedding" ucap abizar


"buang-buang uang saja" ucap mel


"kan jarang-jarang sayang, ayo turun" ucap abizar


"selamat datang tuan abizar" ucap reseptionis


"dimana bos kalian" ucap abizar


"tuan felix sudah menunggu diatas tuan" ucap resepsionis tersebut


abizar dan mel pun naik kelantai dua gedung tersebut dan disana sudah ada dua orang lelaki dan seorang wanita seperti menata rias.


"selamat datang bro, wah ternyata kakak ipar sangat cantik" ucap felix


"dia bukan kakak iparmu" ucap abizar


"kau ini tetap saja pemarah" ucap felix


"semua sudah kau siapkan" ucap abizar


"kau meragukanku" ucap felix


felix pun memanggil seorang wanita dengan kode. wanita tersebut bernama luna yang merupakan penata rias dan juga yang akan membantu mel memilih busana yang akan digunakan saat sesi Photo.


"kakak ipar ikutlah bersama luna ia akan membantu bersiap dan tampil sangat cantik" ucap felix sambil mempersilahkan mel


"silakan nona ikut dengan saya" ucap dina menimpali


"baik" ucap mel dan mengikuti luna


pandangan abizar mengikuti mel hingga gadis itu masuk kedalam ruang makeup dan wardrobe yang ada dilantai dua tersebut.


"apakah dia yang terbaik" ucap abizar


"tentu saja, ia sering dipakai artis ibukota dan kau juga harus bersiap juga tuan" ucap felix menggoda abizar


"ok, oya aku mau Photo yang romantis dengan mel" ucap abizar


"hahahaha dulu kau setengah mati membenci gadis itu sekarang kau malah menikah dengannya" ucap felix


"itu nama jodoh" ucap abizar


"sejak kapan kata-kata itu bisa keluar dari mulut pria pemarah sepertimu" ucap felix


"sejak aku jatuh cinta padanya" ucap abizar


"dasar bucin" ucap felix


abizar pun pergi keriang ganti disebelah ruangan mel ia juga akan bersiap sebelum sesi Photo. abizar lebih dulu keluar. ia masih harus menunggu mel bersiap dan berdandan.


"lama sekali dia didalam" ucap abizar


"hei tuan sabarlah sebentar" ucap felix


dan pintu ruang make up dibuka oleh luna sang menata rias dan ikuti mel dari belakang.abizar tak berkedip saat sang kekasih mendekat padanya. mel berlipat-lipat lebih cantik kali ini. tepukan felix dibahu abizar menyadarkannya.


"bagaimana" ucap felix


"sempurna" ucap abizar


mel malu-malu melihat ekspresi abizar saat melihatnya.


"kenapa mas, tidak pantas ya aku jelek ya"ucap mel


" kau cantik bak bidadari yang turun dari surga" ucap abizar


membuat mel tersenyum dan pipinya memerah. felixpun mengatakan sesi photo akan dimulai abizar dan mel menuju latar yang sudah disiapkan sang Photografer. abizar dan mel memposisikan diri mereka sesuai yang arahan photografer. walau pertamanya mereka terlihat kaku untuk berpose sangat mesra dan intim.


"hei kalian mesra sedikit, sudah menikah masih malu-malu" ucap felix


"kau ini kami kan baru pertama kali photo seperti ini" ucap abizar


"kau rajanya bi, parade kalo Photo kalian jelek para pelanggan yang memakai jasamu akan kabur semua" ucap felix


"sayang ayo kita buktikan kepada sib•tak itu kita adalah pasangan paling romantis sejadat raya" ucap abizar semangat


"tapi aku malu mas" ucap mel


"dengar, anggap saja mereka yang ada disini lalat yang tak terlihat"ucap abizar


"enak saja kau bilang kami lalat" ucap felix tak terima


"ok sayang kau pasti bisa, hanya ada aku dan dirimu disini" ucap abizar


"terus yang lainnya mas" ucap mel


"ngontrak" ucap abizar


abizar menyakinkan mel agar gadis itu percaya diri berpose mesra dengan abizar didepan kamera. tidak butuh waktu lama dengan sugesti dari abizar mereka berhasil melakukan sesi photo sesuai keinginan photografer.