CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
meeting WO



tanpa terasa waktu berjalan dengan cepat dan 2 minggu lagi abizar dan mel akan melaksanakan resepsi pertunangan mereka. yang akan digelar dirumah mel. dan hari ini mel dan abizar akan meeting dengan team Wedding organizer dikantor abizar. karena abizar hari ini sangat sibuk dan tidak sempat untuk pergi ke alamat WO yang mereka gunakan dan percayakan untuk mengurus acara mereka. abizar menghubungi mel untuk datang kekantornya untuk meeting dengan team WO.


mel tiba dikantor abizar tepat dijam dua siang setelah membereskan sebagian pekerjaannya sebelum diberikan kepada dina. mel langsung naik ke lift menuju ruangan abizar tanpa bertanya lagi. tidak lupa ia membawa bekal kue dan beberapa camilan dari rumah untuk makan berdua dengan abizar.


setelah tiba dilantai dimana ruangan abizar berada.mel langsung menuju kesana, melihat kedatangan mel sekretaris abizar langsung menyuruh mel untuk masuk.


"selamat siang mas CEO" ucap mel sambil membuka pintu ruangan abizar


"hai sayang kau sudah datang" ucap abizar mengalihkan pandangannya dari laptopnya ke arah mel


"kau terlihat sangat sibuk mas dan lelah" ucap mel


"demi kau dan sebuah hati sayang" ucap abizar


"gombal" ucap mel tersenyum


"kau bawa apa itu sayang" ucap abizar


"camilan untukmu mas" ucap mel


"oh, aku terharu sekali melihat calon istriku yang perhatian ini" ucap abizar


"oya apa team WO belum datang" ucap mel


"katanya sih jam 3 siang" ucap abizar


"aku kecepatan dong" ucap mel


"kau tidak senang bisa berdua dan menemaninya bekerja sayang" ucap abizar


"tentu saja aku senang, apalagi beberapa minggu ini mas sangat sibuk" ucap mel


"benarkah, sini duduk dip•ngkuanku, aku begitu merindukanmu" ucap abizar


"malu ahh mas" ucap mel


"buat apa malu, kau harus latihan dari sekarang cara melayani dan memanjakan suami" ucap abizar


"tidak mau" ucap mel


"kalau kau tidak mau, aku akan mendorongmu dan membawamu kelakar pribadinya diruangan ini dan kita buat anak sekarang" ucap abizar


"mas, malu didengar orang" ucap mel


"mendekat atau aku gendong" ucap abizar


"baiklah" ucap mel


mel pun mendekat kerah meja kerja abizar.kemudian ia berdiri dibelakang kursi kebesaran abizar. dan memijat pundak kekasihnya itu.


"hei apa kau lakukan sayang" ucap abizar


"kau terlihat lelah jadi aku akan charger tenagamu dengan pijatanku" ucap mel dengan semangat


"kau ingin tau cara untuk charger tenagaku yang benar" ucap abizar


"apa mas" ucap mel


"beri aku satu C•uman tenagaku akan full kembali" ucap abizar


"jangan harap, tunggu sampai kita sah jadi suami istri ok" ucap mel


"please 1 kali saja 1 menit saja" ucap abizar


"i say no" ucap mel


abizar berdiri dari kursinya dan berjalan mendekat kearah mel dan sudah memegang salah satu tangan mel


"sayang, boleh ya" ucap abizar merayu


"no, ini kantor mas" ucap mel.


abizar makin mendekat ketub•h mel dan menggenggam kedua tangan mel lelaki ini begitu menginginkan satu kec•pan dari b•bir mel yang kali ini tidak bisa ia tahan


"please.. " ucap abizar


"mas.. " ucap mel ragu dan takut karena ini bukan tempat yang tepat.


abizar semakin mendekat dan tangannya kini melepas genggaman tangannya pada mel. ia kini menangkap wajah mel, gadis itu menutup matanya, abizar mengartikan itu adalah tanda setuju dari mel. abizar menatap b•bir merah mel ia sungguh tidak tahan untuk melihatnya. ia mendekatkan bib•rnya hanya setipis kertas batas antara mel dan abizar.hingga ketukan dan pintu yang terbuka mengejutkannya.


"aisssshh sial" ucap abizar dalam hati


"suruh masuk dan jangan lupa bawakan minuman" ucap abizar berusaha menutupi rasa keterkejutannya.


"baik pak" ucap sekretaris


sedangkan mel gadis itu menutupi mulutnya menahan tawa dengan ekspresi wajah kekasihnya tersebut. abizar menatap kesal pada mel


"sayang, setelah ini kita akan lanjutan kegiatan kita yang tertunda" ucap abizar


"hah?? aku tidak mau" ucap mel


team WO pun masuk terdiri dari tiga orang lelaki dan satu orang wanita yang akan ikut meeting bersama mel dan abizar. mereka dipersilahkan duduk oleh abizar dan mel. mereka pun menunjukkan konsep yang sudah mereka persiapkan sesuai permintaan mel. abizar pun terlihat juga menyukai selera kekasihnya tersebut. mel pun akhirnya setuju dengan konsep yang telah dibuat oleh team WO.


"terima kasih ya sudah membuat konsep sebagus ini" ucap mel tersenyum


"kepuasan client adalah prioritas kami mbak" ucap tim wo


"jadi kapan kita bertemu lagi mas" ucap mel


" dua hari sebelum hari H kami akan menghubungi Mbak lagi" ucap team WO


"bagaimana mas" ucap mel


"saya percaya pada pilihan calon istri saya, dan saya percaya pada kalian" ucap abizar


"terima kasih tuan abizar atas kepercayaannya dan kami juga akan melakukan yang terbaik" ucap tuam wo


merekapun izin untuk undur diri dan kini tinggallah abizar dan mel berdua dituangkan tersebut. mel terlihat bersiap meninggalkan ruangan abizar.


"kau mau kemana sayang" ucap abizar


"pulang mas" ucap mel


"tidak boleh" ucap abizar


"mas, aku harus melanjutkan pekerjaan yang tadi aku tinggalkan" ucap mel


"dan kau memilih meninggalkan aku dan tadi kau bilang mau makan cemilan berdua" ucap abizar


mel kemudian mendekat dan memeluk erat kekasihnya tersebut dan tak lupa memberi kec•pan dipipi kanan abizar.


"begini, sudah full kan tenanganya" ucap mel sambil teesenyum


"baiklah, karena kau hari ini membawakanku makanan walau aku harus makan sendiri ditambah dipeluk aku rasa tenagaku sudah lumayan dicharger walau tidak full" ucap abizar


"terima kasih mas CEO calon suami idaman dan baik hati melati putih" ucap mel


"pandai gombal sekarang, ingat ya gombalanmu hanya untukku" ucap abizar


"ok mas, aku pamit dulu ya" ucap mel


"aku antar ya" ucap abizar


"tidak usah mas" ucap mel


"aku panggil supir" ucap abizar


"tidak, aku naik ojek online" ucap mel


"kenapa kau suka sekali naik ojek Online, begitu enakkah dilonceng olehnya" ucap abizar


"ongkos murah dan cepat sampai karena bisa nyalip" ucap mel


"what?? bahaya sayang" ucap abizar


"aman kok, aku kan pegangan" ucap mel


"kau memeluknya" ucap abizar


"memegang bukan memeluk" ucap mel


"sama saja" ucap abizar


"sudah jangan berpikir macam-macam, setiba dirumah aku hubungi" ucap mel


"hati-hati" ucap abizar


mel dan abizar hari ini sangat puas dengan konsep dan penjelasan dari team WO.karena sesuai dengan keinginan mel.sedangkan abizar hanya mengikuti keinginan calon istri yang sangat ia sayangi karena melihat kebahagiaan mel adalah harapan terbesar abizar