CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
kau kekasihku



abizar terus mengikuti dari belakang, ia ingin tau seberapa bisa gadis ini menghindar dari dirinya.


"aku mau makan, aku lelah mengejarmu" ucap abizar lalu menuju restoran.


langkah mel terhenti gadis ini juga merasa sangat lapar karena energinya habis untuk menghadapi kelakuan abizar. egonya kalah dengan rasa laparnya


"astaga perut ini tidak bisa diajak kompromi disaat begini buat malu saja, apa aku harus memanggilnya baby agar ia memberiku makan" batin mel


mel berbalik dan mengikuti langkah abizar menuju restoran. abizar tersenyum melirik dengan ekor matanya saat mel mengikutinya.


"dasar tukang makan, aku akan buat kau berulang kali memanggil ku Baby kekasihku" batin mel.


abizar mengambil makanannya lalu duduk dikursi untuk menikmati makanannya. ia berpura-pura sedang marah dengan mel.


"kenapa kau mengikutiku terus" ucap abizar sambil menyendokkan makanan kemulutnya.


"maafkan aku baby" ucap mel


"apa tadi kau bilang" ucap abizar


"maafkan aku baby" ucap mel sambil menatap makanan yang sedang disantap abizar


" kenapa kau memanggilku baby bukannya tadi kau menolak memanggilku seperti itu" ucap abizar


"aku bukan bermaksud begitu" ucap mel


"jadi maksudmu apa?, sudah sana pergi aku mau makan" ucap abizar berpura-pura kesal dan mengusir mel


abizar berpura-pura marah dan tidak memperdulikan mel. disaat yang sama suara perut mel terdengar oleh abizar. dan abizar menatap wajah mel yang tergiur melihat makanan yang sedang ia santap.


"sana pergi tidur, tadi kan kau bilang mau tidur" ucap abizar


"aku tidak ngantuk baby, aku ingin menemanimu kencan hari ini" ucap mel yang sebenarnya mual mengucapkan kata baby


"kenapa tiba-tiba kau penurut begini" ucap abizar


"kau kan kekasihku baby" ucap mel


abizar tertawa melihat ekspresi mel yang terpaksa merayunya tapi sangat mengemaskan baginya.


"mel aku mana bisa marah denganmu, tapi aku hanya menjahilimu kekasihku" batin abizar


"kau mau makan" ucap abizar


"tentu baby" ucap mel


" ya sudah bayar saja sendiri" ucap abizar


"kau kekasihku tega sekali menyuruhku membayar sendiri" ucap mel dengan raut wajah sedih.


"kau kan terpaksa" ucap abizar


"tidak Baby aku tidak terpaksa, aku dengan senang hati menjadi kekasihmu"ucap mel mencoba merayu abizar demi makanan.


"apa buktinya" ucap abizar


"aku akan menuruti semua perkataanmu dan keinginanmu baby" ucap mel


"ya Allah mel kau mempertaruhkan harga dirimu kepada lelaki menyebalkan ini demi makan" batin mel.


"kau serius baby" ucap abizar


"tentu saja baby " ucap mel


"jika kau membohongiku biaya tiket dan biayamu selama dikapal ini kau tanggung sendiri, mereka tidak akan membiarkannya turun dari kapal ini sampai kapanpun " ucap abizar berbohong menakuti mel


"aku tidak mau huaa... huaa kau kejam sekali padaku katamu kau kekasihku" ucap mel sambil menangis menahan kesal dan lapar sekaligus.


mel hendak berlalu meninggalkan abizar walau sebenarnya ia sangat ingin makan.


"ya sudah aku pergi saja, kau jahat" ucapnya mel yang hendak berlalu


abizar menangkap lengan mel, sepertinya ia sudah cukup menjahili mel.


"ayo baby aku ambilan kau makanan, kau lapar kan" ucap abizar


gadis itu hanya mengangguk dan mengikuti abizar mengambil makanan. sebelum menerima makanan gadis itu bertanya kepada abizar


"kau yang bayarkan baby" ucap mel memastikan.


"ia asal kau menepati janjimu" ucap abizar


"janji apa" ucap mel


"menjadi kekasihku yang penurut dan......" ucap abizar terjeda


"dan apa" ucap mel curiga


"segala keinginanku akan kau penuhi" ucap abizar dengan tersenyum nakal melihat ke arah tubuh mel.


"dasar mes•m" ucap mel sambil menyilangkan tangannya didadanya.


"hei singkirkan pikiran anehmu itu, cepat makan aku butuh tenagamu setelah ini" ucap abizar dan kembali ke meja tempat ia makan tadi.


"apa yang sedang ia rencanakan, mencurigakan sekali" ucap mel.


setelah selesai makan abizar diikuti mel menuju sport area .abizar berniat mengajak mel main golf.


"kita mau kemana kak eh maksudku baby" ucap mel


"kau bercanda main golf dikapal" ucap mel


"tentu tidak kita akan main golf dikapal ini" ucap abizar


mel terperangah melihat area yang dikhususkan untuk berolahraga bowling, panahan bahkan golf diruangan ini diatas kapal.


"aku lihat saja ya baby" ucap mel


"tidak kau harus ikut, kau sudah janji pada kekasihmu ini" ucap abizar


abizar mengajarkan mel cara bermain golf dari memegang stick hingga memukul bola golf.tanpa diduga mel menikmati permainannya. gadis itu bisa memukul dengan baik bola menggunakan stick golf


"kau hebat baby" ucap abizar sambil bertepuk tangan.


" apakah benar" ucap mel


"tentu saja itu karena aku kekasihku yang mengajarkanmu dengan sabar" ucap abizar


"Klo begini saja kecil" ucap mel


"mungkin karena tadi kau makannya banyak"ucap abizar mulai menggoda mel kembali.


"apa hubungannya" ucap mel


"pasti ada baby" ucap abizar


"suka sekali mengada-ngada" ucap mel


"aku akan memberimu hadiah" ucap abizar


"benarkah, hadiah apa baby" ucap mel


"coba kau lihat kekiri" ucap abizar


"tidak ada apa-apa" ucap mel polos


"coba kau lihat ke arah kanan" ucap abizar


"mana, tidak ada" ucap mel


"aku hadiahmu, lelaki yang tampan, kaya, baik hati dan kau kekasihku" ucap abizar


"kau bukan hadiah tapi musibah bagiku lelaki menyebalkan"batin mel


"Ok aku akan benar-benar memberimu hadiah kali ini"ucap abizar.


" aku tidak mau kau pasti menjahiliku lagi" ucap mel memalingkan wajahnya kekiri.


tiba-tiba abizar menci•m pipi kanan mel tanpa permisi.


"nah itu hadiah dariku" ucap abizar


"kenapa kau menci•m pipimu sembarangan ditempat umum" ucap mel


"berarti kalau ditempat sepi boleh" ucap abizar menggoda mel lagi


" tidak" ucap mel singkat


"kau harus konsisten jika berbicara dengan kekasihmu" ucap abizar


"ahh aku tidak tau aku mau kekamarku saja" ucap mel


"kau pasti senang sekali dengan hadiahku" ucap abizar


"tidak" ucap mel


"katakan saja sejujurnya aku akan senang hati melakukannya baby" ucap abizar


"enak dikamu rugi di aku" ucap mel.


mel berlalu menuju pintu keluar area olahraga diikuti oleh abizar.


"kenapa kau mengikutiku terus" ucap mel


"kau kan kekasihku aku hanya mematikanmu tidak selingkuh" ucap abizar asal.


" apa kau g•la" ucap mel


"kau memang membuatku gila dari itu jadilah kekasih yang penurut dan setia" ucap abizar


"kau mulai aneh" ucap mel


"pokoknya kau harus menepati semua janjimu padaku baby" ucap abizar


"tidak semua, harus ada batasnya kita bukan suami istri" ucap mel


"waw kau ingin sekali menikah denganku baby" ucap abizar


"tidak kau salah pengertian" ucap mel


"yang mana" ucap abizar


"maksudku kita harus ada batasan dalam hubungan kita" ucap mel


"biar tidak ada batasan lagi mari kita menikah dan punya anak yang banyak" ucap abizar


"ahhh... lelaki ini susah sekali dijelaskan, ngakunya saja tampan dan kaya tapi isi ot•knya sudah rusak " batin mel