CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
sulit akur




kini mel dan abizar sudah berada diatas kapal pesiar begitu juga dengan tari dan arnold. mereka berempat akan berlayar selama 6 hari 5 malam dengan rute Indonesia-singapura-Malaysia-Thailand. kapal pesiar dengan fasilitas mewah ini membuat mel terkagum.


"kak abi, pasti mahal Kalau mau naik kapal ini ya" ucap mel.


"tentu saja" ucap abizar


"aku sungguh beruntung, aku tidak akan melupakan liburanku kali ini terima kasih ya kak" ucap mel sambil tersenyum.


"ini tidak gratis" ucap abizar


"maksudnya? aku membayar" ucap mel


"tentu saja" ucap mel sambil mengedipkan matanya kepada mel.


"aku sudah menduga " ucap mel kesal.


abizar mengajak mel begitu juga dengan tari dan arnold berkeliling kapal pesiar tersebut karena ini pertama kali mereka naik kapal pesiar. pelayan mengantar dan menunjukkan kamar mereka masing-masing dengan tipe suite. dan abizar mengatakan ketika kapal bersantar disebuah kota, mereka dapat ikutan tur untuk melihat objek wisata dikota tersebut.


"jadi kita tidak hanya dikapal saja kak" ucap mel


"tentu saja tidak"ucap abizar


"berada dikawal besar ini saja aku sudah senang sekali" ucap mel


"ya sudah jika kalian ingin berkeliling kapal atau mau istirahat silahkan, dan kau ikut aku" ucap abizar menunjuk wajah mel.


arnold dan tari mutuskan untuk masuk kekamar dahulu, sedangkan mel mengikuti langkah abizar.


"kita mau kemana kak" ucap mel


"ikut saja" ucap abizar


abizar membawa mel ke bridge tour kapal ini.


tempat dimana kapten dan para kru kapal mengontrol bawa kapal berlayar aman dilaut.


"waw aku seperti menjadi rose difilm titanic bisa bertemu dengan kapten kapal pesiar" ucap mel.


"kapten dan para kru tertawa dengan ucapan mel.ucap mel


"selamat menikmati liburan anda" ucap sang kapten.


setelah dari ruang dimana kapten berada. mel kemudian bertanya sesuatu yang membuat langkah abizar terhenti.


" kak aku lapar dan.... aku lupa bawa bekal makanan" ucap mel


"hahahaha kau ini kampungan sekali, ayo ikut aku" ucap abizar.


"aku cape dan lapar kak dari tadi ayo-ayo terus" ucap mel kesal karena sudah kelaparan.


"kau itu harusnya diet, lihat badanmu aku hampir mati menggendongmu kemarin" ucap abizar.


"siapa juga yang menyuruhmu menggendongku" ucap mel


"kau tidur seperti orang m•ti" ucap abizar


"enak saja kalau bicara, lebih baik aku kembali kekamar saja" ucap mel


saat mel akan melangkah menjauhi abizar lengannya ditarik abizar.


"lepas" ucap mel


"kau ini pemarah sekali jadi perempuan"ucap abizar


"terserah aku" ucap mel


"kau tidak ingin makan" ucap abizar


"sudah kenyang, lepas aku mau kekamarku" ucap mel


"mau aku temani" ucap abizar


"kau g•la dasar mes•m" ucap mel


"hei kau ini suka sekali berpikir yang l•ar, tapi jika kau menginginkannya aku dengan senang hati nengabulkannya" ucap abizar.


"kau ini niat mengajakku liburan atau mengakali bertengkar" ucap mel


"keduanya" ucap abizar.


"kau benar-benar menyebalkan" ucap mel semakin kesal


abizar kemudian menggandeng tangan mel membawanya kerestoran yang berada dikawal pesiar tersebut. mel sungguh tidak menyangka ada restoran mewah dikapal ini karena ini adalah pengalaman pertamanya naik kapal pesiar. di restoran tersebut terdapat banyak jenis makanan dari asian hingga western.



mel terkagum dengan suasana restoran dikapal ini. abizar membawanya mendekati sajian direstoran prasmaran ini.



"kak abi aku yakin selama berada disini aku akan bertambah gend•t" ucap mel


abizar menatap gadis cantik yang ada disampingnya.


"biar kamu gend•t aku tetap cinta kok mel" batin abizar.


mel melihat lawan bicaranya hanya melamin sambil menatapnya.


"hei, kak abi kenapa" ucap mel


" tidak" ucap abizar


"tadi Kak abi melamun" ucap mel


" ia aku banyangin kamu kalo beratnya 100kg" ucap abizar sambil mencubit pipi mel


"jahat sekali bayangku, aduh sakit"ucap mel kesal menahan sakit dipipinya karena dicubit abizar.


"biarkan saja, mereka sedang kerja keras" ucap abizar asal.


"maksudnya? mereka jam honeymoon kak bukan mau kerja disini" ucap mel.


"astaga mel, haruskah aku menjelaskan apa yang mereka lakukan saat dikamar berduan" ucap abizar


" tidak perlu, ayolah kita makan aku sudah sangat lapar" ucap mel


mereka pun mengambil makanan sesuai selera mereka. abizar banyak membawa makanan kemeja mereka. ia ingin berlama-lama berdua memandangi dan berbincang dengan gadis itu walaupun ujungnya akan ada perdebatan diantara mereka. dari itu ia mengambil sangat banyak makanan sebagai alasan.


"astaga Kak apa yang kau lakukan" ucap mel


"aku hanya membantumu kenyang" ucap abizar.


"kau niat sekali membuatku gend•t" ucap mel


"iya nanti malam kita akan melihat pertunjukan" ucap abizar


"dimana kak" ucap mel polos


"didalam laut" ucap abizar


"aku tidak bisa berenang Kak" ucap mel sambil menyantap makanannya.


"aku akan mendorongmu dari pinggir kapal" ucap abizar


"tega sekali kau" ucap mel


"kau ini bod•h sekali, sudah cepat habiskan semua ini makanan ini, aku sudah bayar mahal" ucap abizar


"dasar pemarah, aku kan hanya bertanya padanya" ucap mel


mel meneruskan makannya tanpa berbicara ia fokus menghabiskan semua makanan dimejanya. ia menuruti abizar untuk menghabiskan semua makanan ini. abizar yang berada didepan meja mel duduk memandangi gadis itu makan dengan lahap hingga selesai menghabiskan seluruh makanan diatas meja.


"gadis ini benar-benar banyak makan" batin abizar.


mereka kembali kekamar masing-masing setelah selesai makan.dan akan bertemu kembali untuk menonton pertunjukan nanti malam bersama tari dan arnold. mel merasa sangat kenyang dan ia langsung tidur sesampai dikamar. ia cukup lama tertidur.


abizarpun memutuskan membersihkan tubuhnya sebelum beristirahat. ia terbayang dengan mel yang tadi menghabiskan seluruh makanan yang ia ambil.


"bisanya kau menurut padaku, aku tetap mencintaimu walaupun makanmu banyak begitu mel" batin abizar.


setelah menyelesaikan ritual mandinya ia kemudian beristirahat.


hingga malam menjemput mereka. tari dan arnold bermaksud mengajak mel untuk makan malam. tari mengetuk kamar mel dan memanggil gadis itu berulang kali tetapi tidak dijawab.hingga tari mengetuk sangat keras dan berteriak memanggil nama mel. mel yang merasa terganggu lalu bangkit dari kasur empuk tersebut dan menuju pintu untuk membukanya.


"siapa" ucap mel sambil menguap


"aku tari" ucap tari


"ada apa ri"ucap mel


"ayo kita makan malam" ucap tari sambil menarik tangan mel


"kalian saja yang makan, aku tadi siang sudah makan dengan kak abi" ucap mel masih mengantuk.


"kenapa kalian tidak mengajak kami" ucap tari protes


"kata kak abi kalian sedang kerja keras" ucap mel polos


"dasar laki-laki itu, sayang bosmu itu mes•m" ucap tari kesal


"sudah sana kalian pergi makan, aku sudah sangat kenyang tadi aku makan merangkap makan makan dan sarapan pagi"ucap mel lalu menutup pintunya


"dasar gadis tidak sopan main tutup pintu langsung" ucap tari


"sudahlah sayang lebih baik kita menuju restoran sekarang, aku sudah sangat lapar" ucap arnold


"harusnya yang lapar itu aku, kau benar-benar membuatnya kehabisan tenaga tadi siang" ucap tari secara gamblang.


arnold kemudian langsung menutup mulut istrinya itu. bagaimana bisa tari mengucapkan itu secara sembarangan.


abizar terbangun dan melihat jam dilengannya.ia kemudian bangkit untuk bersiap makan dalam dan setelah itu akan menonton pertunjukan bersama mel.


lelaki itu mengetuk pintu kamar mel yang berada disebelah kamarnya


"mel... mel.." ucap abizar


"aduh siapa lagi yang mengganggu tidurku" batin mel


gadis itu kembali bangkit dan membuka pintu kamarnya.


" ada apa lagi"ucap mel


"hei kenapa kau belum siap-siap" ucap abizar


"aku mau tidur" ucap mel


"Klo disini kau hanya tidur lebih baik kau tidur dirumah saja" ucap abizar


"kau suka sekali cara masalah denganku"ucap mel


"tadi siang aku sudah mengingatkanmu" ucap abizar


"aku tidak ingat" ucap mel


" aku tau yang kau ingat itu cuma makan" ucap abizar


"cepat bersiap sekarang, atau aku yang akan memand•kanmu" ucap abizar


"baiklah kau tuannya. kenapa kau cerewet sekali jadi laki-laki" ucap mel


"jangan banyak alasan aku tunggu 10menit dari sekarang untuk kau bersiap" ucap abizar


"dasar lelaki menyebalkan"batin mel