
setelah persidangan dan abizar dibebaskan. kesehatan nyonya rossa menurun ia dihantui rasa bersalah tetapi tidak berani mengatakan kebenaran kepada suami dan anak-anaknya. ia hanya diam dan memendamnya. hingga hal itu menimbulkan kecurigaan pada suami dan anak-anaknya.
arnold juga memutuskan mengundurkan diri dari keluarga mandala. ia sudah mendengar semuanya dari tari istrinya. ini adalah salah satu alasan mel menghentikan kasusnya karena ancaman nyonya rossa memecat arnold. mel sudah mengorbankan keadilan untuk dirinya demi orang lain. gadis itu mencoba berdamai dengan rasa sakit yang ia rasakan. kini arnold bekerja membantu diyayasan milik keluarga istrinya. mereka sempat mengajak mel tapi gadis itu menolak, gadis itu akan kembali membuka usaha onlinenya dan tetap menjadi seorang reseller seperti awal mula.
tuan mandala sebenarnya sudah merasa curiga ada yang tidak beres di keluarganya saat dipersidangan waktu itu. dan ditambah kini arnold mengundurkan diri tanpa memberi alasan yang bisa ia terima secara logika. mel kini pun sangat sulit ditemui. gadis itu seperti menghindari dirinya selalu saja ada alasan menolak ajakan tuan mandala.padahal dulu gadis itu begitu hangat dan begitu baik. sebesar apapun gadis itu memiliki masalah dengan abizar ia tidak pernah menyinggung atau acuh terhadap ia dan istrinya. ia bersikap biasa saja. kini gadis itu berubah pasti ada seseorang yang menekannya.
begitu juga dengan abizar yang merasa aneh dengan sikap aneh mel terhadap kedua orang tuanya. gadis itu berubah 180 derajat. abizar memang sengaja menjauh dari mel. ia akan memberi mel kesempatan untuk melupakan luka hatinya, membebaskan dia meraih apa yang ia inginkan dan memberi mel waktu. abizar akan mencoba mengikhlaskan mel bahagia walau itu begitu sulit baginya. tetapi ia tetap memantau mel dari jauh. dan terus mencoba mencari tau apa yang menyebabkan mel berubah. kemarin abizar sempat berpapasan dengan mel saat di restoran.gadis itu hanya diam melewatinya. seperti orang asing yang saling tidak kenal ia memberi senyuman tapi tidak menyapa.
satu tahun kemudian
mel dengan kesibukannya sebagai reseller online yang banjir orderan dengan 6 karyawan.
abizar dan tuan mandala sibuk dengan perusahaan mereka masing-masing. kini abizar juga sudah memiliki anak perusahaan. ia membuktikan kemampuannya kepada papanya.
nyonya rossa yang banyak berubah lebih banyak diam.
tari sibuk dengan kuliahnya, mengurus rumah tangga dan kini dirinya sedang bahagia karena sedang hamil 6 bulan.
arnold sibuk dengan pekerjaan barunya diyayasan bersama mertuanya dan menjadi suami siaga bagi tari istrinya.
Rendy sibuk mengurusi rumah sakit milik keluarganya kini ia sudah menjadi direktur.
Ricky makin sukses dengan cafenya dan sebentar lagi ia akan menikah dengan kekasihnya.
hari ini Ricky akan mendatangi rumah mel, ia akan mengenalkan kekasihnya kepada mel sekalian ia akan mengundang mel diacara pernikahannya dan bella kekasihnya. mel tidak menduga kedatangan Ricky ia turut berbahagia menerima kabar ricky akan menikah. ia menerima undangan dari Ricky. dan ada foto prewedding mereka di undangan pernikahan mereka.
"kau kapan menyusul mel" ucap ricky
"aku?? " ucap mel
"ya, tentu kau siapa lagi, sampai kapan kau mengikuti tari terus, kalian itu seperti istri sah dan madunya arnold di dalam sinetron saja" ucap ricky
"sembarangan kau kak, amit-amit" ucap mel.
"apa kau butuh bantuanku mencarikanmu calon suami.aku punya calonnya sahabatku ada yang jomblo sepertimu" ucap ricky
"aku tidak yakin, sudahlah biar aku saja yang membantu mencarikan" ucap ricky
"makasih tidak perlu" ucap mel
"ok kami permisi, kau harus datang dan menyanyi untuk kami" ucap ricky
" ia kak" ucap mel
Ricky pamit permisi dengan kekasihnya bella yang sangat cantik. bella lebih banyak diam dan tersenyum karena ini pertemuan pertamanya denganku mungkin ia sedikit canggung. acara pernikahannya masih satu minggu lagi. mel masih sempat menyiapkan diri. mungkin ia akan bertemu dengan orang-orang yang selama setahun ini berusaha ia hindari. tapi untuk tidak datang kepernikahan Ricky itu tidak mungkin. dia tidak ingin jadi pengecut ataupun jahat kepada Ricky yang selama ini ikut membantunya . Ricky tidak ada hubungannya dengan masalahnya. mel pun memutuskan akan datang.
"apakah dia akan datang juga nanti, aisss buat apa aku memikirkannya" batin mel
ia akan mengajak tari si bumil untuk menemaninya ke acara Ricky. malam nanti ia akan kerumah tari untuk menemaninya dan membantunya memilih dress yang akan ia kenakan nanti disaat acara pernikahan Ricky.
mel kemudian kembali menyibukkan diri dalam orderan pelanggannya. hari ini akan merekap pesanan lebih cepat. dan banyak pesanan yang hari ini tidak dikirim karena kurirnya sedang sakit.
"siska kumpulkan barang yang akan dikirim hari ini, biar aku saja yang mengirim ke ekspedisi" ucap mel pada salah satu karyawannya
"baik kak, tetapi ini terlalu banyak, apa tidak tunggu andi saja yang mengantar besok kak" ucap siska.
"dia sedang sakit tidak masalah, lagi pula customer bisa mengeluh kalau barangnya tidak sesuai waktu" ucap mel
"baik kak" ucap siska
setelah seluruh orderan dimasukkan kekotak dan diletakkan di jok belakang motor. mel langsung melajukan motornya menuju ekspedisi. ia tidak suka menunda sesuatu jika ia masih sanggup melakukannya. apalagi dengan alasan tidak ada kurir bahkan dulu ia bisa mengantar banyak orderan dengan sepedanya.
setelah selesai mengirim barang ke ekspedisi ia menepi kepinggir jalan membeli makanan untuk dirinya dan para karyawannya walau hujan sudah mulai rintik. ia memilih membeli martabak dan somay. ia parkir didepan sebuah mobil mewah berwarna hitam. ia turun dari motor dan membuka helmnya.
abizar juga berada ditempat yang sama dengan mel. ia masih di dalam mobil saat mel datang dan memarkirkan motornya didepan mobilnya. abizar terkejut dan jantungnya berdetak saat mel berada didepan mobilnya. bahkan gadis itu tidak mengenali lagi mobil milik abizar. abizar berniat turun dan menemui mel, ia begitu merindukan gadis yang selama setahun ini menghindari dirinya dan keluarganya. tetapi niatnya ia urungkan.abizar takut gadis itu akan lari saat ia akan menghampiri mel. melihat seperti ini saja sudah cukup baginya untuk saat ini. setelah pesanan martabak dan somay milik mel selesai ia melajukan motornya walau hujan mulai deras membasahi bumi.
"dasar sudah besar suka main hujan, kalau sakit nanti siapa yang menolong" batin abizar
setelah kepergian mel abizar memajukan mobilnya lalu menurunkan kaca mobilnya untuk memesan martabak yang diinginkan adiknya.ia memesan dari dalam mobil karena hujan mulai deras dan juga setelah membeli pesanan adiknya ia harus kembali lagi kekantor. setelah mendapatkan pesanannya ia menuju rumahnya.
"kali ini martabak manis bonus bertemu mel yang manis" batinnya