
mel kini telah bersiap untuk pergi ke resepsi pernikahan ricky dan bella hari ini. kemarin malam tari memgabarkan bahwa ia tidak bisa menemani mel karena sedang tidak enak badan dan juga Rendy yang belum pulang dari bandung. melpun pun memutuskan tetap pergi kesana seorang diri. ia menuju hotel tempat resepsi itu digelar.gadis itu memesan taksi Online untuk menjaganya kesana. mel mencuri perhatian para tamu terutama para kaum pria yang mengagumi kecantikan dan penampilan mel yang memukau sore ini.
sedangkan abizar masih dikantor sedang meeting dengan investor barunya yang datang dari Jepang. setelah hampir empat jam akhirnya abizar dan Mr. pujimoto menemukan kesepakatan kerja sama setelah mendengar presentasi dari abizar tentang produk yang dihasilkan perusahaan. abizar benar-benar tidak mengingat acara pernikahan sahabatnya. dan melanjutkan agendanya dengan jamuan makan siang bersama Mr. pujimoto. hingga sekretarisnya membisikkan padanya bahwa Ricky sahabatnya menghubunginya sedari tadi.
📞halo ric
📞kau dimana
📞tentu saja dikantor
📞kau lupa ini hari apa
📞hari sabtu, kenapa
📞dasar sahabat si•lan, kau lupa hari ini aku menikah
📞astaga aku lupa, sorry bro
📞kau tidak usah datang lagi, biar mel aku jodohkan dengan sahabatku yang lain
📞jangan! baik aku akan segera kesana
abizar berpamitan untuk undur diri dengan mr. pujimoto dan dilanjutkan dengan asistennya Reni. Untung saja Mr.pujimoto orang yang sangat bersahabat dan ia tidak masalah dengan kepergian abizar.
abizar melajukan mobilnya ke hotel tempat resepsi pernikahan Ricky. abizar berusaha menghubungi mel tapi gadis itu tidak menjawab panggilan saja.
"awas saja kalau gadis itu berani selingkuh lagi dariku, bukan mengabariku untuk pergi bersama" batin abizar.
abizar sampai diresepsi Ricky ia mengedar Pandangannya mencari keberadaan mel. dan ia melihat mel sedang berbincang dengan beberapa pria yang mencoba mendekatinya.
ehemmm. abizar sengaja berdeham
"hai baby, maaf aku telat" ucap abizar
mendengar kata "baby" para pria yang mendekati mel menduga abizar adalah kekasih mel. merekapun memilih pergi apalagi melihat wajah abizar yang sangat tidak bersahabat. sedangkan mel sangat kesal dengan panggilan abizar kepadanya.
"kau selingkuh" ucap abizar
"hah" ucap mel heran
"ini kedua kalinya kau selingkuh" ucap abizar
"selingkuh dari hongkong, mereka hanya mengajakku ngobrol" ucap mel
"kau ini seperti tidak tau pria saja kalau melihat wanita cantik dan seksi" ucap abizar
"apa? kau bilang aku cantik dan seksi" ucap mel
"ya kau cantik hari ini tapi kenapa punggungmu bolong begitu mirip seperti sinderbolong saja" ucap abizar.
"mulutmu benar-benar pedas tuan kau tadi memujiku cantik setelah itu kau bilang aku mirip seperti sinderbolong, apa kau tidak tau fashion" ucap mel kesal
"aku tidak suka model bajumu itu, atau kau sengaja"ucap abizar
"ia aku sengaja kenapa, kemarin Kak ricky bilang ingin mengenalkanku pada sahabatnya" ucap mel lalu meninggalkan abizar
"dasar kau gondrong jah•nam, kau ingin mati, berani menjodohkan mel dengan pria lain" batin abizar.
abizar kemudian mencari mel yang tadi meninggalkan dirinya. dia tidak akan membiarkan mel dijodohkan atau didekati pria lain selain dirinya. ia melihat gadis itu sedang mengambil minuman. abizar mendekati dan berdiri tepat disebelah mel.
"maaf" ucap abizar pelan
"untuk apa" ucap mel
"karena tadi aku mengataimu" ucap abizar
"mmm" ucap mel
"baiklah" ucap mel mengaitkan jari kelilingkingnya dengan abizar.
abizar kemudian merapatkan tubuhnya kepada gadis itu dan memeluk pinggang mel.
"tolong tangannya dikondisikan tuan" ucap mel
"kita kan pasangan sekarang" ucap abizar
"sejak kapan" ucap mel heran
"kemarin malam, apa kau lupa" ucap abizar
"aku bisa cepat tua jika terus meladenimu tuan"ucap mel
"panggil aku mas, kau sudah berjanji juga padaku tadi malam" ucap abizar
"baiklah kau tuannya dan kau rajanya" ucap mel
suara MC mengalihkan perhatian semua tamu Undangan. mc memanggil nama mel untuk naik kelas pentas untuk menyanyi sesuai permintaan sang pengantin kemudiam lampu menyorot kearah mel. mel naik dan menyanyikan sebuah lagu dengan sangat apik.
semua undangan terpukau dengan penampilan mel terutama abizar. walau menyayikan lagu galau diacara pernikahan tak menghilangkan pesona dan syahdunya suara mel. ia turun dari atas pentas dan berjalan ke arah abizar kembali. dan kemudian mc melanjutkan acara dengan sesi dansa.
"mau berdansa denganku" ucap abizar
"aku tidak bisa dansa" ucap mel
"aku akan mengajarimu" ucap abizar
"lihatlah heelsku sangat tinggi nanti aku bisa jatuh, dan kau akan malu" ucap mel
"asalkan jatuhnya denganmu aku tidak masalah, apalagi bisa membuat jatuh cinta kepadaku" ucap abizar
"kan kau mulai lagi tuan" ucap mel
"please mel, hargai usahaku" ucap abizar
"baiklah" ucap mel
abizar berdiri dihadapan memeluk pinggang ramping gadis itu dan merapatkan tubuhnya dengan mel. detakan jantung mel dia ia dengar rasakan walau alunan musik lebih mendominasi. mel mengalungkan lengannya di celah leher abizar. mereka lebih mirip berpelukan daripada berdansa, tetapi abizar lebih senang dan bahagia dengan posisi seperti ini apalagi tanpa penolakan dari mel.
mel memang belum pernah berdansa. ia lebih banyak menginjak kaki abizar daripada melangkah mengikuti alunan musik.
"maaf" ucap mel
"untuk apa" ucap abizar
"aku menginjak kakimu terus, tadi aku sudah memperingatimu bahwa aku tidak bisa berdansa"ucap mel
"tidak masalah, kenapa kau tertunduk tataplah wajahku" ucap abizar
"aku tidak mau" ucap mel
"kau takut jatuh cinta padaku" ucap abizar
"tidak kata siapa" ucap. mel
"buktikan" ucap abizar
mel menatap abizar dan merasakan debaran jantung abizar. ia dapat melihat jelas wajah yang terpatri sempurna dari wajah tampan abizar yang ada dihadapannya dengan jarak yang begitu intim. begitu dengan abizar menatap mel sambil sesekali melangkah mengikuti alunan musik romantis. abizar menatap wajah mel yang telah mencuri hatinya ia mengagumi semua bagian diwajah mel. terutama bibir tipis merah jambu itu. ia sungguh tidak tahan dan tidak bisa mengendalikan dirinya jika melihat bibir mel. abizar semakin mendekap gadis itu lebih dalam ke pelukannya.ia mendekatkan wajahnya ke wajah mel. hal ekstrim kini ada diotaknya ia akan menc•um mel disini didepan para tamu undangan. tidak peduli mel akan marah atau pun malu dihadapan orang banyak sekarang ia sudah tidak peduli. ia berniat mendahului sesi ci•man sang pengantin.
"mel.." ucapnya terbata dan mencoba meredam jantungnya yang berdetak sangat kencang.
"mm" ucap mel
ia menangkup kepala mel dari belakang, mel yang tidak berpengalaman masih berpikir ini bagian dari gerakan dansa. saat bibir abizar sedikit lagi hanya setipis kertas akan menemukan muaranya. tetapi seseorang menepuk pundaknya
"kau sedang apa bro " ucap ricky