CEO VS Reseller

CEO VS Reseller
terima kasih sherly



sesuai permintaan mel siang ini abizar akan bertemu dengan sherly. tadi malam abizar sudah mengirim pesan singkat kepada sheely dan wanita itu menyetujuinya.


sherly lebih dulu tiba direstoran dan hampir setengah jam menunggu abizar.


"menyeb•lkan sekali, aku harus menunggu" batin sherly.


sherly menunggu abizar sambil membuka aplikasi belanja online diponselnya.


abizar akhirnya datang tanpa rasa bersalah karena membuat sherly menunggu.


"kau benar-benar orang yang tidak sopan" ucap sherly kesal


"apa salahku?" ucap abizar


"masih bertanya?, sudah jam berapa ini?" ucap sherly


"macet" ucap abizar


"alasan" ucap sherly


"Ok, aku traktir kau" ucap abizar


"memang seharusnya kau kan yang mengajakku" ucap sherly


"kau terlalu perhitungan" ucap abizar


"sudah, aku lapar karena menunggumu" ucap sherly


"baiklah kita makan dulu, setelah itu kita bicara" ucap abizar


sherly dan abizar menikmati makanan mereka masing-masing dan sibuk dengan ponsel mereka juga. tidak ada yang berniat sedikit berbasa basi.


"aku ingin bicara serius padamu sher"ucap abizar setelah selesai makan


"bicara saja?" ucap sherly yang juga telah selesai makan


"kita akhiri saja pertunangan ini, apa kau setuju" ucap abizar


"Ok" ucap sherly singkat


"maaf" ucap abizar


"untuk apa?" ucap sherly


"karena aku tidak menghargaimu dan hubungan Kita" ucap abizar


"sudah jangan dibahas" ucap sherly


"bagaimana dengan orangtuamu" ucap abizar


"itu akan jadi urusanku" ucap sherly


"terima kasih, dan semoga kau dapat jodoh yang baik dan sangat mencintaimu nantinya " ucap abizar


"sudah santai saja, jangan buat seolah-olah aku ini wanita yang menyedihkan" ucap sherly


"kita teman sekarang? "ucap abizar sambil mengulurkan tangannya


"baiklah" ucap sherly menyambut tangan abizar dan mereka bersalaman


"ngomong-ngomong apa hubungannya dengan dokter itu" ucap abizar


"dokter mana? " ucap sherly


"ayahnya stephani" ucap abizar


"itu hanya kebetulan" ucap sherly


"tapi kalian cocok" ucap abizar


"please bi jangan mulai berpikir aneh tentang aku dan dia" ucap sherly


"ia.. ia maaf, tapi sher kau kan cantik cocok dengan dia" ucap abizar


"kau memang tidak bisa dikasih hati abizar" ucap sherly


"aku kan hanya memberi saran" ucap abizar


"tidak diterima, Ok karena aku sudah kenyang aku mau pulang" ucap sherly


"dasar SMP" ucap abizar


"apa itu SMP? " ucap sherly


"siap makan pulang" ucap abizar


sherly hanya menanggapi ucapan abizar dengan tertawa dan beranjak dari duduknya lalu pergi.


"kemarin dia begitu tergila-gila padaku kenapa sekarang biasa saja, sidokter itu saja menangis mengucapkan kata perpisahan pada mel" batin abizar


abizar langsung mengirim pesan singkat pada mel mengabarkan bahwa ia sudah menemui sherly dan semua sudah selesai dengan baik. kemudian abizar beranjak dari restoran dan ia akan kembali kekantor.


abizar dan mel sibuk dengan dunia mereka masing-masing walau mereka pasangan kekasih dikantor yang sama. tetapi mel lebih banyak bekerja diluar kantor. hingga malam tiba dan mereka pulang ke rumah masing-masing.


keesokan harinya abizar berniat akan menjemput mel dan berangkat bersama kekantor. abizar juga akan menceritakan apa saja yang ia bicarakan dengan sherly kemarin.


mobil abizar tiba saat mel sedang mengunci pintu pagar rumahnya.


"mas abi" ucap mel dengan senyumannya


"kau sudah mau berangkat" ucap abizar


"ya mas" ucap mel


"kenapa tidak bilang sebelumnya, aku hari ini juga tidak bawa bekal" ucap mel


"kenapa tidak bawa bekal?" ucap abizar


"bahan makanan dikulkas habis nanti sore baru aku akan membelinya" ucap mel


"baiklah karena aku kekasih yang baik hari ini kau aku traktir" ucap abizar


"terima kasih mas abi yang baik hati" ucap mel.


sedangkan ditempat lain sherly sedang sarapan bersama kedua orang tuanya.


"sher, bagaimana kelanjutan hubungannya dengan anak tuan mandala" ucap papa sherly


"kami sudah putus" ucap sherly


"putus? bagaimana bisa" ucap papa sherly


"tidak jodoh" ucap sherly


"aneh ya pa kemarin anak gadis kita ini yang ngotot mengejar anak pak mandala" ucap mama sherly


"sekarang kami sudah jadi teman ma" ucap sherly


"apa kau baik-baik saja, apa papa perlu bicara dengan pak mandala" ucap papa sherly


"tidak perlu pa, ini keputusan kami berdua" ucap sherly


" ya sudah kalau itu keputusan kalian, dan papa dengar kau sedang dekat dengan seorang duda" ucap papa sherly


"apa? duda? siapa?" ucap sherly


"sher, jangan aneh-aneh ya nak" ucap mama sherly


"papa dapat kabar dari mana?" ucap sherly


"kau tidak perlu tau nak, yang penting kau jangan aneh-aneh" ucap papa sherly


"aneh-aneh bagaimana pa" ucap sherly


"mata media cepat menangkap, papa tidak mau ada berita aneh-aneh tentangmu" ucap papa sherly.


akhirnya sherly menceritakan kabar yang didengar papanya tersebut. dan perkenalannya dengan rendy atau duda yang dimaksud papanya adalah hanya kebetulan dan tidak ada hubungan apapun. smua ini karena ia menolong anaknya.


"besok malam ajak gadis kecil itu dengan papinya makan bersama kita" ucap papa sherly


"apa? untuk apa pa? "ucap sherly


"papa ingin berkenalan dengan gadis kecil yang menyebutmu tante cantik dan baik hati itu" ucap papa sherly


"ia pa, Mama setuju siapa tau ya kan Pa dapat hati anaknya lalu bapakny" ucap mama sherly menggoda putri semata wayang mereka itu.


"apa sih ma, kami tidak punya hubungan apa-apa" ucap sherly


"kan mama bilang siapa tau" ucap mama sherly


"aku kapok dijodohkan" ucap sherly


kedua orang tua tertawa sukses menggoda putri mereka. dan mereka ingin kenal dengan stephani dan papinya itu sedangkan sherly pusing memikirkan bagaimana cara dirinya mengajak stephani dan rendy untuk makan malam dirumah bersama keluarganya.


"dokter itu pasti berpikir aneh-aneh padaku" batin sherly.


saat sherly memikirkan bagaimana cara mengajak rendy. ponselnya berdering dan panggilan masuk tertulis nama rendy


"hah? dia menelponku" batin sherly terkejut


📞hallo


📞Hallo tante cantik


📞Hallo sayang apa kabar sayang


📞tante mau curhat aku kesal dengan papi


📞kesal kenapa sayang?


📞papi mau bawa aku pulang ke jerman tante hik... hik....


deg


jantung sherly berdetak lebih keras saat mendengar perkataan gadis kecil itu. sherly terdiam sesaat.


📞hallo tante


📞Hallo sayang


📞aku tidak mau pulang tante aku mau main sama tante


hingga terdengar suara rendy disana.


"sayang kau sedang apa? "ucap rendy


"aku pinjam ponsel papi mau telepon tante cantikku" ucap stephani


"ya sudah nanti letakkan kembali ditempatnya" ucap rendy


"Ok papi" ucap stephani


sherly tidak menyangka gadis kecil itu berinisiatif menghubungi dirinya sendiri.