
abizar dan mel kini sudah dirumah orang tua abizar. mereka ingin menunjukkan apa saja yang sudah mereka beli dan persiapan apa yang sudah mereka lakukan.
"lihat Ma, ini cincinnya" ucap abizar
"simple sekali bi, kenapa tidak mencari yang lebih mewah" ucap mama
"mel yang memilih Ma, ia tidak mau yang berlebihan, menantu mama berbeda dari menantu kebanyakan" ucap abizar
nyonya mendekat ke tempat mel duduk dan mengenggam tangan gadis cantik yang sebentar lagi jadi menantunya itu.
"mel, apa kau tidak menginginkan sesuatu untuk menjadi emas hantaranmu sayang" ucap nyonya rossa
"apa itu emas hantaran ma" ucap mel
"emas hantaran itu adalah mahar untuk pernikahanmu sayang" ucap mama
"Mama sudah memberikan cincin keluarga untukku dan mas abi membeli sepasang cincin berlian untuk kami. ini sudah sangat cukup bagi mel" ucap mel
"sayang katakan apapun yang kau inginkan, katakan pada mama apa kau punya pesta pernikahan impian, Mama akan mewujudkannya sayang" ucap nyonya rossa dengan semangat
"tidak ada Ma, memiliki kembali orang tua seperti mama papa yang menganggapku seperti anak sendiri dan mendapatkan kekasih sebaik mas abi sudah mimpi indah yang terwujud jadi nyata dalam hidup mel Ma" ucap mel
"pokoknya kali ini kau tidak boleh menolak jika kau menganggap aku adalah mamamu"ucap nyonya rossa
"mama mau melakukan apa?" ucap mel
"mama akan menyiapkan dua set berlian dan perhiasan emas sebagai emas hantaran abizar untukmu sayang " ucap mama.
"tidak perlu Ma itu terlalu berlebihan, mel tidak mau dianggap asas manfaat oleh orang lain" ucap mel
"siapa yang berani mengatakan itu padamu sayang katakan padaku " sambung abizar.
"tidak ada tapi aku takut akan terjadi seperti itu" ucap mel.
"itu kewajiban abi yang menjadi hakmu sebagai calon istri mendapatkan emas hantaran" ucap nyonya rossa.
"ia mel tau, tapi mel cinta sama mas abi itu tulus tanpa syarat ma" ucap mel
"lihat Ma, calon menantu mama sekarang suka pintar menyukir kata" ucap abizar sambil mengacak rambut mel.
"kan memang aku sangat mencintaimu mas, tidak percaya? " ucap mel
"percaya sayang, abi serahkan semua kepada mama, kalau mel ditanya dia akan tidak enak hati dan menolak semua yang seharusnya menjadi miliknya.
mel hanya bisa pasrah menerima permintaan abizar dan nyonya rossa tentang emas hantaran. ia dan abizar menyerahkan semuanya kepada nyonya rossa.
setelah pembicaraan dengan mamanya abizar mengantar mel pulang. saat dimobil abizar memulai pembicaraan dengan mel.
"apa kau bahagia sayang" ucap abizar sambil menggenggam tangan mel
"tentu saja aku bahagia mas" ucap mel
"aku sudah tidak sabar kau jadi istriku" ucap abizar
"sabar ya pak, sebentar lagi" ucap mel
"pokoknya aku mau punya banyak anak sayang" ucap abizar
"ia mas" ucap mel
"aku ini sudah tua mel, jadi aku akan kejar target" ucap abizar
"hah?? mas ini anak kok pakai target sudah seperti reseller saja" ucap mel
"harus dong sayang, dalam hidup kita harus punya target" ucap abizar.
"ia ia mas yang terbaik" ucap mel.
hingga mobil abizar tiba didepan pagar rumah mel, abizar mengatakan akan langsung pulang ia ingin membantu mamanya mencari wedding organizer terbaik untuk mempersiapkan acara pertunangannya hingga pernikahan mereka. mel hanya mengangguk tanda setuju apa yang abizar sampaikan.
sepeninggalan abizar. mel pun masuk ke dalam rumah ia ingin menghubungi tari dan menceritakan tentang persiapannya. mel merasa perlu bertukar pikiran dengan ibu satu anak. selain tari sudah berpengalaman tari juga sebenarnya pendengar yang baik dan pemberi saran yang baik juga walau kadang suka bertingkah aneh. setelah mandi dan berganti baju mel mengambil ponselnya ditas kecilnya. ia akan menghubungi sahabatnya tari.
📞aku baru saja sampai dirumah, ada apa mel
📞aku mau bertanya sesuatu padamu ri
📞apa itu mel
📞tentang emas hantaran
📞kau mau pamer padaku
📞bukan begitu
📞apa yang diberikan si CEO itu padamu
📞tadi kami kerumah ibu, Mama mengatakan akan memberimu dua set berlian dan perhiasan emas
📞kau kaya mendadak mel
📞kau ini, sebenarnya aku merasa tidak enak kepada mama mas abi, dia kemarin sudah memberimu cincin keluarga pertanda aku calon menantunya dan mas abi juga sudah membeli sepasang cincin berlian.
📞wah mel kau bisa membuat iri wanita se indonesia raya
📞kau bercanda terus ri, aku serius aku takut semua ini berlebihan.
📞kalau aku jadi kau, aku minta tambah mel, percuma menikahi seorang CEO yang notabene anak kongklomerat yang kaya raya keluarga mandala.
📞ri kau ini bukan kasih masukan yang baik malah menyuruhku aneh-aneh
📞mel, emas hantaran adalah hak kita sebagai calon pengantin wanita jadi semua itu wajar apalagi disanggupi oleh keluarga calon suamimu.
📞aku takut dianggap asas manfaat oleh orang lain ri
📞tidak akan ada yang berpikir begitu mel semua itu wajar tandanya kau disayangi dan diterima dengan baik oleh calon mertuamu
📞benarkah seperti itu
📞tentu saja, mertua idaman itu namanya mel wah aku juga mau jika kau berubah pikiran.
📞mau kau kemanakah suami dan anakmu
📞hahahaha aku kan hanya bercanda mel, kau pantas mendapatkannya dan berbahagialah mel
📞kau jangan melupakan aku, suamiku dan putriku, belikan kami seragam nyonya. walau aku bukan bridesmatemu
📞pasti ri, kita akan mencari bersama
📞ingat kau harus minta gaun paling mahal, perhiasan yang mahal, MUA paling terkenal dan sepatu yang branded
📞kenapa harus begitu ri
📞kau itu calon istri CEO yang sedang naik daun dan calon menantu keluarga mandala
📞aku tidak mau berlebihan ri, nanti kau temani aku ya mencari butik yang terbaik untuk gaun pengantinku
📞beres nyonya
📞ri jangan panggil aku seperti, sangat tidak enak didengar kau kan sahabatmu
📞baiklah, nanti kita lanjut lagi ya bayiku minta jatah
📞bayi yang mana
📞tentu saja baby audrey, kau kira siapa? otakmu jangan mes•m begitu
📞hehehe ya sudah bye.
mel menutup telponnya kini ia mengerti maksud dari nyonya rossa dan abizar. mereka menyayangi dan menerima dirinya didalam keluarga mereka. penjelasan tari betul-betul membuka pikiran mel tentang makna emas hantaran. ia sudah tidak bingung atau merasa tidak enak hati lagi pada calon mertuanya. sekarang ia juga merasa beruntung mendapatkan mertua seperti nyonya rossa yang begitu mencintainya. wanita paruh baya yang berusaha mewujudkan pernikahan impiannya, mempersiapkan segala sesuatu untuk acara lamaran dan pernikahan abizar dan mel. nyonya rossa turun langsung membantu walau dengan menggunakan jasa wedding organizer. berusaha memberikan yang terbaik untuk acara pertunangan dan acara pernikahan putra-putrinya.
"aku sangat beruntung, mama adalah mertua idaman" batin mel